Istri Aniaya Suami
Istri Aniaya Suami, Sempat Berencana Bakar Diri Hingga Konsultasi ke Psikolog
Yettiur Rosida juga menuturkan bahwa dirinya juga pernah konsultasi pada ahli kejiwaan.
TRIBUN-MEDAN.com-Tak kuasa menahan beban ekonomi hingga pernah berencana membakar diri, Yettiur Rosida (51) nekat aniaya suaminya sendiri, Iskandar (56), di kediamannya di Jalan Sejarah, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Minggu (23/2/2020).
Dalam pengakuannya, Yettiur mengungkapkan dirinya pernah berencana nekat membakar diri hingga berkonsultasi ke psikiater.
"Saya tidak tahan dengan perlakuan suami. Saya juga pernah berpikir buntu hingga berencana untuk membakar diri karena tidak tahan dengan adalah yang saya hadapi," ungkap wanita yang menggunakan baju kaos tahanan Polsek Delitua, Senin (24/2/2020).
Yettiur juga menuturkan bahwa dirinya juga pernah konsultasi pada ahli kejiwaan.
"Pada 2017 lalu, saya pernah berkonsultasi ke psikiater untuk menemukan solusi permasalahan saya," ungkapnya.
Dengan keadaan kedua tangan dalam keadaan diborgol, mata berkaca-kaca, wanita paruh baya ini menyesali perbuatannya kepada suaminya.
"Saya menyesal telah melakukan penganiayaan kepada suami saya. Tidak tahu apa yang harus dilakukan. Saya menyesal, menyesal sekali," jelasnya.
Lanjut Anita berhijab ini, menyesal, mau gimana lagi. Semua udah terlanjur.
"Saya rasanya udah malas, udah bosan kali menghadapi hidup ini. Rasanya gak ada lagi ceria hidup ini, gembiranya gak ada lagi. Saya rasanya sudah malas mau kemana mana. Saya enggak pernah keluar rumah lagi.
Suntuk kali, stres kali, kalut kali rasanya, tiga hari saya gak buka jualan. Suntuk kali rasanya memikirkan hidup ini," kesal pelaku.
Lanjut wanita yang memiliki dua orang anak ini, bahwa dirinya juga memikirkan biaya sekolah anaknya di luar mencari nafkah untuk sehari-hari.
"Mana anak mau sekolah, anak yang satu lagi belum ada berumah tangga. Ekonomi semakin susah, cari makan susah, sakit yang dihadapi. Mana yang sakit ini lebih kejam sama kita, ngusir, memukuli, melempar.
"Saya sudah nekat mau bunuh diri karena gak sanggup menjalnkan hidup ini, pahit kali rasanya, berat kali cobaan. Udah sakit, cari makan susah, udah sakit kasar pulak sama kita. Saya diusir, dikasari, dilempar-lempar. Aku rasanya enggak sanggup menjalankan hidup ini," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
• Ayok Kenali Gejala Depresi, Baik Secara Mental Maupun Fisik
Kepolisian Sektor Delitua mengatakan, motif kasus penganiayaan wanita bernama
"Kasus penganiayaan ini dipicu oleh faktor ekonomi," ujar Panit II Polsek Deli Tua Ipda Bambang Wahid saat dijumpai di Polsek Delitua.
Berdasarkan keterangan pelaku sambung Bambang, aksi nekad tersebut mengunakan besi dan kayu broti ini lantaran tak tahan lagi dengan masalah ekonomi yang dihadapi keluarganya.
Selain itu, pelaku juga mengaku kerap mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya.
"Istrinya yang bekerja karena suaminya lumpuh. Pelaku sering dipukul sama korban. Karena tidak tahan, pelaku akhirnya menganiaya korban," ujarnya.
(mft/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/istri_pukuli_suami.jpg)