Cerita Presiden PKS Sohibul Iman, Ungkit Pesan Prabowo 'Kawan Lama Jangan Dilupakan'

Cerita Presiden PKS Sohibul Iman Ungkit Pesan Prabowo 'Kawan Lama Jangan Dilupakan'

Editor: Salomo Tarigan
dok/KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Cerita Presiden PKS Sohibul Iman Ungkit Pesan Prabowo 'Kawan Lama Jangan Dilupakan' 

T R I B U N-MEDAN.com - Cerita Presiden PKS Sohibul Iman Ungkit Pesan Prabowo 'Kawan Lama Jangan Dilupakan'.

//

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menceritakan perbincangannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada suatu acara.

BERITA KESEHATAN: Hubungan Penyakit Jantung dengan Kematian Suami BCL Ashraf Sinclair,Jenis Penyakit

Sohibul mengatakan, Prabowo meminta PKS tidak meninggalkan teman lama karena memiliki teman baru.

"Pak Prabowo bilang ke saya, 'tolong dong, kawan lama jangan dilupakan, mentang-mentang punya kawan baru'. Kawan baru saya siapa, saya enggak tahu. Mungkin Pak Surya Paloh, mungkin dianggapnya kan," kata Sohibul di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Jumat (21/2/2020) malam.

Awalnya, Sohibul menjelaskan tema acara PKS yaitu Ketahanan Nasional. Ketahanan nasional, kata dia, tidak hanya pada aspek persenjataan tetapi aspek kohesi sosial.

Namun, ia menyatakan, tema acara tersebut tidak ada hubungannya dengan Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan.

"Enggak ada hubungannya, kok dihubung-hubungkan? Pak Prabowo ngurusin pertahanannya biar, saya enggak nyinggung-nyinggung beliau," ujarnya.

Lebih lanjut, Sohibul menceritakan, pada pertemuan tersebut, ia memastikan kepada Prabowo bahwa PKS akan tetap bersahabat dengan Partai Gerindra.

BERITA PSMS: Wajah Baru Bergabung dengan Kiper Abdul Rohim, Instruksi Pelatih Kiper PSMS M Halim

Jadwal Daihatsu Astec Open di Medan 2020, Coaching Clinic Legenda Bulutangkis Alan & Susi Susanti

"Saya bilang, 'Pak kita tetap berkawan, cuma kita tidak sekutu, itu aja'. Berkawan tetap, tapi kebetulan dalam kontestasi politik sekarang kita tidak bersekutu," pungkasnya.

Seperti diketahui, PKS dan Partai Gerindra pernah satu koalisi selama Pilpres 2019.

Namun, setelah pergelaran Pemilu 2019 selesai digelar, Partai Gerindra memutuskan masuk menjadi bagian koalisi pemerintahan. Sedangkan PKS tetap menjadi oposisi.

Prabowo Subianto Menteri Terpopuler

Berikut Ini 10 Kementerian dengan performa terbaik di 100 hari Kabinet Indonesia Maju.

 Hasil survei Indo Barometer bukan hanya pada kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo saja, namun beserta menteri- menterinya.

Diantaranya adalah Prabowo Subianto yang dinyatakan menjadi Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik.

Artinya, Prabowo menjadi menteri yang paling dikenal publik.

Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat jalan bersama dalam rapat yang dihelat di Lapangan Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020.
Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat jalan bersama dalam rapat yang dihelat di Lapangan Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020. (Istimewa)

Urutan dibawah Prabowo Subianto adalah Sri Mulyani.

Survei yang dilakukan Indo Barometer menunjukkan bahwa Menteri Pertahanan Prabowo Subianto adalah menteri yang paling dikenal publik.

"Saya kira wajar karena beliau adalah mantan calon presiden, dua kali," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari saat konferensi pers di Century Park Hotel, Jakarta Pusat, Minggu (16/2/2020).

Dari total 1.200 responden, sebanyak 18,4 persen memilih Prabowo Subianto.

Menteri yang paling dikenal kedua, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani yang dipilih oleh 10,6 persen responden, disusul Menteri BUMN Erick Thohir dipilih 8,2 persen dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD yang dipilih 7,9 persen responden.

Setelah itu, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim yang dipilih 5,3 persen responden dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebesar 5,2 persen.

Kemudian, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dengan 5 persen responden dan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko dengan 3,2 persen.

Menteri yang menempati urutan dua terakhir dikenal publik, yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebesar 2,5 persen dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung sebesar 2,2 persen.

Tidak hanya sebagai menteri yang paling dikenal publik, Prabowo Subianto rupanya juga dinilai responden sebagai menteri dengan kinerja terbaik.

Selain Prabowo, menteri lain yang dinilai memiliki kinerja baik adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Keamanan Mahfud MD, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim.

Qodari berpandangan, keputusan Prabowo untuk menjadi menteri dinilai tepat karena membuat panggung politiknya terus bertahan.

Survei nasional ini dilakukan selama 9-15 Januari 2020 dengan total 1.200 responden yang dipilih secara multistage random sampling.

Survei ini dilakukan Indo Barometer jelang 100 hari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Responden terdiri dari warga negara Indonesia (WNI) yang sudah memiliki hak pilih, yaitu minimal berusia 17 tahun atau sudah menikah saat survei dilakukan.

Metode survei dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.

Margin of error survei tersebut sebesar kurang lebih 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. 

10 Kementerian dengan performa terbaik di 100 hari Kabinet Indonesia Maju

Namun berdasarkan publish databoks.katadata.co.id, ada 10 Kementerian dengan performa terbaik di 100 hari Kabinet Indonesia Maju. 

Kementerian dengan Performa Terbaik (100 Hari Kabinet Indonesia Maju)
Kementerian dengan Performa Terbaik 100 Hari Kabinet Indonesia Maju. (databoks.katadata.co.id)

Menurut catatan mereka, berdasarkan survei Evaluasi dan Pengukuran Persepsi Publik atas Kinerja 100 Hari Kabinet Indonesia Maju, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menjadi kementerian yang memiliki performa paling baik dalam Kabinet Jokowi-Maruf Amin saat ini. 

Kemenlu mendapat skor tertinggi yang dipilih 84% responden. 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyusul setelah dipilih 80,3% responden.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)dipilih 77% responden.

Beberapa faktor yang menjadi tolok ukur dalam penilaian persepsi publik ini adalah hasil kerja, konsistensi pernyataan, popularitas, pintar, tegas, dan lainnya.

Survei evaluasi dan persepsi pengukuran persepsi publik ini disebar pada 1.600 responden yang penyebaran wilayahnya terbagi atas tiga tempat, mulai dari Indonesia barat hingga timur oleh Indonesia Political Opinion.

(*)

Pertemuan Wali Kota Risma dan Jokowi, Ogah Jabatan? Bikin Rosiana Silalahi Penasaran

JADWAL BARU LIGA 1: Arema FC Vs Persib Bandung, Persija vs Persebaya, Laga Big Match Lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Survei Indo Barometer: Prabowo Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik" dan Databoks.katadata.co.id berjudul 10 Kementerian dengan Performa Terbaik di 100 Hari Kabinet Indonesia Maju dan  Sohibil iman . . .

Cerita Presiden PKS Sohibul Iman Ungkit Pesan Prabowo 'Kawan Lama Jangan Dilupakan'

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved