Pewarta Foto Indonesia Medan Ajak Akhyar Nasution "Hunting" Foto

Kegiatan "hunting" foto digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) PFI ke-16.

Dok. Humas Pemerintah Kota Medan
Audiensi pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan dengan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution, di Balai Kota Medan, Rabu (19/2/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Medan Rahmad Suryadi mengajak Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution untuk hunting foto bersama seluruh komunitas foto di Kota Medan, Sabtu (7/3/2020).

Rahmad menyampaikan ajakan itu saat pengurus PFI melakukan audiensi dengan Akhyar di Balai Kota Medan, Rabu (19/2/2020).  Kegiatan hunting foto tersebut dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) PFI ke-16.

“Jika ada waktu, kami mengajak bapak Plt wali kota untuk hunting foto,” kata Rahmad dalam keterangan tertulis.

Akhyar pun sangat mengapresiasi ajakan tersebut karena fotografi merupakan salah satu hobinya. Dalam sejumlah kegiatan, tak jarang ia membawa kamera dan mengabadikan langsung kegiatan yang dihadiri.

“Jika ada waktu, saya akan ikut. Terus terang, saya sangat senang fotografi,” kata Plt Wali Kota Medan.

Menurut Rahmad, rencananya hunting foto akan mengambil bangunan heritage Kota Medan sebagai objek, seperti Masjid Raya, Istana Maimun, dan Rumah Tjong A Fie. 

"Seluruh foto hasil hunting akan ditampilkan pada pameran foto di Merdeka Walk, Jumat (13/3/2020) mendatang,” imbuh dia.

Rahmad melanjutkan, seluruh peserta berkumpul terlebih dulu di Lapangan Merdeka. Kemudian pada 09.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), peserta dilepas untuk memulai hunting foto.

Pada audiensi itu, Akhyar sempat menyampaikan sejumlah rencana yang akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, salah satunya menjadikan kawasan Kesawan seperti Malioboro di Yogyakarta.

Akhyar juga meminta dukungan pengurus dan anggota PFI dalam gerakan Yuk, Bikin Cantik Medan, sebagai salah satu upaya menggugah kesadaran masyarakat untuk menjadikan Kota Medan lebih cantik.

“Jargon atau gerakan Yuk Bikin Cantik Medan dibuat berdasarkan masukan anak-anak muda yang mengajak membuat cantik Kota Medan,” kata dia.

Akhyar menambahkan, meski gerakan Yuk, Bikin Cantik Medan belum lama digulirkan, hasilnya perlahan-lahan mulai terlihat. Kelurahan-kelurahan mulai bergerak membenahi dan mempercantik diri.

Akhyar memberi contoh, salah satunya usai acara pembukaan MTQ ke-53 tingkat Kota Medan di Kecamatan Medan Selayang, ia senang karena tidak menemukan kemasan air mineral. Warga yang hadir umumnya membawa tumbler.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved