Cerita Kehidupan

Cerita Penyadap Karet Miliki Dua Anak Menderita Penyakit Langka

PERJUANGAN pasangan suami istri, Sahman Nasution (26) dengan Khairunnisa Rangkuti (26) demi kesembuhan dua anaknya, seakan tak pernah surut.

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN-MEDAN.COM/FATAH BAGINDA GORBY
Kondisi suami istri Sahman dan Khairunnisa dengan anak berpenyakit langka. 

Terlebih, menurut Sahman ia tak mampu lagi membayar iuran BPJS setiap bulannya.

"BPJS kami tak sanggup membayar lagi, sudah menunggak sejak lama," jelasnya.

Saat ini Sahman mengontrak rumah petak di Jalan Perjuangan 1, Patumbak, tak jauh dari SMP Negeri 1 Patumbak.

Ia bersama sang istri menanggung sewa rumah sebesar Rp 500 ribu per bulannya.

Terkait pendidikan sang anak, khususnya Haikal, Sahman mengatakan melakukan home schooling.

"Saya takut anak saya kena bully. Juga biaya yang kurang, itulah mengapa saya mengajarnya di rumah," jelasnya.

Sementara sang Ibu Khairunnisa mengatakan, saat ini kedua buah hatinya telah dibawa ke Rumah Sakit USU.

Di sana, keduanya mengetahui anaknya menderita penyakit langka yang dinamakan Epidermis Bulosa.

"Besok kami akan ke Adam Malik, karena dirujuk ke sana," tambahnya.

Khairunnisa berharap anak-anaknya segera sembuh dan dapat beraktifitas seperti anak normal.

"Saya berharap keduanya sembuh. Si Haikal saya ingin menyekolahkannya. Home schooling ini kami kekurangan buku tulis dan meja," jelasnya.

Khairunnisa juga berharap kedua anaknya mendapatkan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI).

"Karena kami tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah bang," pungkasnya.

Kulit Rapuh dan Melepuh

Dikutip dari halodoc, penyakit kulit epidermolysis bullosa ini bukan penyakit kulit biasa yang bisa disembuhkan dengan obat oles.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved