Cerita Seleb
Ini Resep Bungkam Ala Agnez Mo Saat yang Bisa Dicontoh Saat Ditanya Kapan Nikah
Penyanyi yang sudah go international, punya resep membungkam pertanyaan tersebut dengan segudang prestasi yang dicapainya.
Ini Resep Bungkam Ala Agnez Mo Saat yang Bisa Dicontoh Saat Ditanya Kapan Nikah
TRIBUN-MEDAN.com- Terkadang kamu akan merasa risih jika bertemu saudara atau temen lama saat ditanya "Kapan nikah?".
Secara psikologis, bagaimana efek pertanyaan "Kapan nikah?" yang kerap ditanyakan saat silaturahim keluarga, termasuk pada momen Lebaran?
Menurut Psikolog Unit Layanan Psikologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Laelatus Syifa, M.Psi, mengatakan, pertanyaan "Kapan nikah" bisa jadi sebenarnya hanya basa-basi.
• Menag Fachrul Razi Tunjuk Plt Dirjen Bimas Katolik dari Islam, Pengamat: Keputusan Off Side
Jika kamu bosan ditanya mengenai asmara apalagi tentang pernikahan, mungkin kamu ada baiknya meniru pemikiran dan ucapan dari Agnez Mo.
Penyanyi yang sudah go international, punya resep membungkam pertanyaan tersebut dengan segudang prestasi yang dicapainya.
Hal ini dia ungkap dalam sebuah wawancara dengan Najwa Shihab.
"Aku sering ngomongin ke my staff, kadang ada tuntutan keluarga, 'sudah umur segini, stop doing whatever you're doing, supaya bisa fokus ke cowok. For me, it's like I don't get it, like...(bagiku, aku seperti tidak paham, seperti...)," kata Agnez di video kanal YouTube Najwa Shihab.
"Kamu masih suka ditanyain itu (kapan kawin?) enggak?" tanya Najwa Shihab.
Agnez Mo menjawab bahwa dia bersyukur memiliki keluarga yang berpikiran maju, yang lebih mementingkan perkembangan karakternya.
• Reaksi Sandiaga Uno dan Beda Nasib PSK dan Andre Rosiade, Tak Jadi Pilihan Gerindra Pilgub Sumbar
"They focus on my character, karakter Agnez gimana, bukan karakter si cowok yang Agnez mau married-in gimana," kata Agnez Mo.
Meski begitu Agnez Mo tak memungkiri, tetap ada saja pertanyaan seperti itu yang ditujukan padanya.
"Ada yang misalnya kayak ngomong, komplain, 'Duh Nez, kenapa fokusnya mesti karier mulu, entar telat'. Seolah-olah tujuan utama seorang perempuan itu kayaknya harus married," ucap Agnez Mo
Menurut dia, pertanyaan seperti itu justru menurunkan nilai seorang wanita.
"I feel like it so degrading ya. Karena value-nya seorang perempuan adalah value dari perempuan itu sendiri. Value perempuan itu tidak depend on who you're marrying," kata Agnez Mo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/agnez-mo_20180426_095253.jpg)