Makin Banyak Tunanetra Turun ke Jalan Cari Nafkah, Pertuni Medan Minta Guiding Block Diperbaiki

"Maunya pembuatan jalur pedestrian untuk tunanetra itu bukan hanya sebatas formalitas saja," kata Mardizon.

Tribun Medan/Natalin Sinaga
Saiful Iman, seorang tunanetra tampak berdiri di pinggir Jalan T. Amir Hamzah Medan, untuk menjual dagangannya berupa kerupuk. 

Ia berharap apabila ada penambahan jalur pedestarian untuk pejalan tuna netra pemko dapat mengkaji lebih dahulu, jalan mana yang banyak dilewati oleh Tuna Netra dan jalan mana yang dapat membantu perekonomian mereka.

"Mereka bilang untuk tunanetra untuk disabilitas tapi tidak bisa kami gunakan, kan sangat disayangkan. Harapan kami ya maunya di buat juga petunjuk jalan di tempat yang banyak digunakan sama tuna netra seperti di Jalan Ayahanda, atau jalan Sampul ini," katanya.

Mardizon juga berharap agar Pemko dapat menertibkan orang-orang yang kerap menyalahkan jalur tuna netra seperti menjadikannya lahan parkir ataupun jadi tempat berjualan.

"Makanya kita berharap kepada dinas-dinas terkait ya jangan sekedar wacana maunya dilaksanakan baik itu perbaikan atau penambahan. Kepada para pedagang terutama yang PKL yang menutup jalan untuk tunanetra maunya marilah kita saling menghargai. Jalan yang sudah disediakan itu janganlah ditutup, berikanlah akses kepada kami artinya jangan berdagang di trotoar itu tortor itu kan tempat kita berjalan," katanya.

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved