Plang Jalan di Medan Banyak Dirusak OTK, Dinas Perhubungan Tak Berdaya

Jika dilihat dari bentuk rusaknya, plang tersebut diduga sengaja dirusak oleh orang yang tak bertanggung jawab.

Tribun Medan/Gita Tarigan
Plang Jalan Timor yang dipotong-potong oleh orang tak dikenal. 

TRIBUN-MEDAN.com - Beberapa plang jalan di sejumlah lokasi di Medan terlihat rusak. Jika dilihat dari bentuk rusaknya, plang tersebut diduga sengaja dirusak oleh orang tak dikenal.

Tidak hanya di satu titik saja, namun plang rusak tersebut terdapat di beberapa titik dengan jarak yang tidak begitu jauh. Sebut saja plang nama di Jalan Tjong Yong yang hanya tersisa setengah saja.

Tidak jauh dari Jalan tersebut terdapat pula plang Jalan Surakarta yang sedikit bengkok dan terlihat sobek di pinggirnya.

Jarak 1,8 km dari Jalan Tjong Yong, terlihat pula plang nama Jalan Timor yang terlihat sobek di sisi kanan dan kiri dan bengkok ke belakang sehingga kode pos, kecamatan, dan status jalan tertutupi.

Plang Jalan Tjong Yong.
Plang Jalan Tjong Yong. (Tribun Medan/Gita Tarigan)

Seorang pengendara sepeda motor yang kerap lewat di sekitar plang tersebut, Alvin Tarigan mengatakan rusaknya Plang nama di jalan Timur sudah cukup lama.

"Hampir tiap hari lewat sini, kalau aku perhatikan yang Jalan Timor itu hampir beberapa kali lewat jalan situ, plang rusaknya yang tulisan kecamatannya, kayak dibengkok kan ke belakang. Tapi enggak tau udah sejak kapan itu udah begitu," katanya.

Plang Jalan Surakarta.
Plang Jalan Surakarta. (Tribun Medan/Gita Tarigan)

Selain itu Alvin juga mengatakan bahwa terdapat plang lainnya yang rusak seperti di Jalan Sei Ular Baru yang terlihat sobek di sisi kiri.

Plang Jalan Sei Ular Baru.
Plang Jalan Sei Ular Baru. (Tribun Medan/Gita Tarigan)

"Kalau yang di Sei Ular baru itu aku baru tahu, karena baru aja tadi lewat," katanya.

Alvin berharap Pemko Medan dapat memberikan instruksi kepada masyarakat ataupun kelurahan setempat agar memantau perusahaan plang tersebut.

Sebab jika dilihat dari bentuknya Plang tersebut masih terlihat kuat dan baru, sehingga kecil kemungkinan rusak karena faktor usia.

"Harapannya Pemko Medan bisa memberi instruksi supaya bisa ditangkap pelakunya, kalau seandainya memang ada oknum yang melakukan perusakan. Karena percuma juga diganti jadi baru, kalau ujung-ujungnya bakal dirusak lagi kan," katanya.

Seorang pejalan kaki, Prist Tarigan mengaku sudah selama beberapa hari belakang melihat Plang nama Jalan Tjong Yong robek setengah.

"Aku sadarnya itu (plang nama jalan) robek sejak Sabtu kemarin. Tapi kayaknya udah lama, cuma aku sadarnya kemarin pas lewat dari sana," katanya

Ia mengatakan Plang tersebut sama sekali tidak menggangu jalan, sebab berada dipinggir. Namun herannya bagaimana Plang nama yang cukup keras tersebut bisa terbelah.

"Aku rasa ya perbuatan manusia, enggak mungkin ditabrak kan? Karena kalau ketabrak pasti tiangnya ikut jatuh. Inj tiangnya aman-aman saja, malah papan namanya yang terbelah, padahal materialnya kan cukup keras," katanya.

Dihubungi terpisah, anggota DPRD Medan Wong Chun Sen menyayangkan peristiwa tersebut. Sebab sebagaimana fungsinya plang nama jalan sangat berguna bagi pengendara ataupun pejalan kaki untuk menemukan alamat yang dicari dengan mudah.

"Kita sangat menyesalkan adanya ulah orang-orang tak bertanggung jawab ini," katanya.

Ia berharap pihak kepolisian bisa mengambil tindakan sebab bukan hanya satu atau dua plang saja yang dirusak.

"Kita meminta polisi mengusut dan menangkap pelakunya," katanya.

Ia berharap Pemerintah Kota Medan dapat berupaya mengusut pelaku perusakan plang nama jalan tersebut.

"Kedepannya, kepling, lurah dan camat agar mengawasi plang nama agar tidak dirusak orang," katanya

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis mengatakan akan segera melakukan perbaikan plang yang rusak.

"Fasilitas plang rusak akan tetap kami perbaiki," katanya.

Ia meminta masyarakat agar ikut menjaga agar kedepannya tidak terjadi lagi hal serupa, sebab plang jalan adalah fasilitas publik.

"Namun besar harapan kami kiranya semua kita, masyarakat ikut merasa memiliki sehingga sama-sama menjaga dan memelihara fasilitas yang telah disediakan pemerintah," katanya.

Belum diketahuinya siapa oknum yang diduga merusak plang jalan, Iswar berharap masyarakat ikut peduli dan menjaga fasilitas publik tersebut.

"Kalau nggak diketahui (pelaku), kami hanya bisa saran aja secara umum kepada seluruh masyarakat agar sama-sama menjaga," katanya

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved