Pencurian di Bandara Kualanamu
BREAKING NEWS: 4 Porter LION AIR Ditangkap Polisi, Curi Uang Tunai Rp 34.8 Juta dari Tas Penumpang
BREAKING NEWS: 4 Porter Bandara Kualanamu Ditangkap Polisi, Pencurian Tas Koper Penumpang Lion Air
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Salomo Tarigan
"Jadi di antara empat orang ini ada dua yang sudah lama bekerja dan ada dua yang masih baru.
Nah, yang sudah lama inilah yang mengajari yang baru."
"Mereka saling bekerja sama ini karena pencuriannya dan merogoh barang bawaan penumpang itu saat koper masih berada di body pesawat," kata Maritua.
Disebut selama ini pada aksi-aksi yang dilakukan sudah beragam barang yang mereka curi.
Selain uang seperti yang terakhir dialami oleh Lina sebesar Rp35 juta pernah juga mereka curi handphone dan perhiasan.
"Apa yang berharga dan bisa diambil ya mereka ambil lah. Kalau hasil mereka bagi-bagi.
Yang jelas saat ini masih kami dalami kasusnya ini karena hal seperti ini tidak boleh lagi terjadi," kata Maritua.
BERDALIH GAJI TAK CUKUP
Beragam alasan diucapkan oleh empat petugas porter Lion Air Bandara Kualanamu.
Dengan nada memelas keempatnya pun mengaku menyesali perbuatannya.
Mereka sudah tau kalau efek dari apa yang melakukan itu adalah dipecat dari pekerjaan.
"Untuk kebutuhan sehari-hari saja bang. Karena gaji kami cuma Rp2,8 juta saja per bulan," ucap Boy Roganda Manurung (29) salah satu tersangka ketika diwawancarai di Polsek Beringin Selasa, (28/1/2020).
Warga Lubukpakam ini menyebut karena saat ini dirinya sudah memiliki anak satu tentu gaji yang selama ini didapat tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ia mengaku karena melakukan aksi pencurian lah dirinya bisa bertahan lama bekerja sebagai petugas porter Lion Air.
"Sudah lima tahun juga saya bekerja. Menyesal kali lah bang karena anakku masih kecil," kata Boy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/breaking-news-4-porter-bandara-kualanamu-ditangkap-polisi-pencurian-bagasi-penumpang-lion-air.jpg)