Begal di Ring Road

Kapolsek Sebut Korban di Ring Road Tewas Akibat Lakalantas, Sedang Dalami Percobaan Jambret

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi angkat bicara terkait korban yang tewas di Jalan Amal Simpang Ringroad, Sunggal, Minggu (26/1/2020).

Tribun-Medan.com/Victory Hutauruk
Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi 

Ia juga membeberkan barang-barang milik korban tidak ada yang hilang. Namun demikian, tali tas milik istrinya terputus.

"Jadi tas istri saya itu juga sudah terputus, itu bukti kalau memang dua orang tersebut berniat untuk mengambil tas dan paketnya," pungkas Nasir.

Cerita Korban

Sementara itu, Kana Rizky Ramadhani (18) tak kuasa menahan tangis menceritakan detik-detik peristiwa yang menewaskan ibunya.

Kana menuturkan, awalnya ia bersama ibu berangkat sekitar pukul 10.00 WIB ke Loket Putra Pelangi yang berada di Jalan Ring Road, untuk mengambil paket obat-obatan dari Pekanbaru.

"Jadi awalnya kami sama ibu itu berangkat naik kereta (sepeda motor) untuk ambil paket obat-obatan dari loket Putra Pelangi," ucap Kana.

Lalu, ia menerangkan sewaktu pulang dari loket ada dua orang pria yang mengendarai motor matic warna putih yang menyalip dari kanannya dan mencoba mengambil paket tersebut.

Sang ibu terkejut dan langsung berteriak.

"Jadi waktu sudah masuk Jalan Amal setelah lampu merah yang di bawah jembatan penyambung gedung kanan-kiri. Tiba-tiba dari kanan saya ada dua laki-laki yang mencoba mengambil paket itu. Lalu ibu saya terkejut gitu sambil teriak, ‘Kana, Masya Allah’. Saya terkejut, dan kami jatuh," ucap Kana.

Kana terjatuh ke kiri dan tertimpa sepeda motor, sedangkan ibunya terjatuh ke kanan dan tertabrak mobil.

"Saya jatuh ke kiri ketimpa kereta (sepeda motor), di situ memang kosong, tapi ibu saya jatuh ke kanan ada mobil jadi kelindas atau cuma nyenggol aja. Karena saya juga jatuh jadi saya tidak tahu keadaan ibu saya di belakang, saya cuma minta pertolongan sampai teriak-teriak," ucap Kana.

Kana juga menuturkan dirinya langsung ditolong warga.

Saat itu Kana melihat ibunya sudah tergeletak di jalan dan sudah bersimbah darah.

"Lalu saya ditepikan, waktu itu baru saya lihat ibu saya di jalan sudah tergeletak berdarah, wajahnya, hidungnya mengeluarkan darah dan dari lehernya juga. Padahal disitu ibu pakai masih pakai helm," ucap Kana.

Dengan kaki dan tangan yang terluka, Kana langsung berusaha menemui ibunya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved