Atasi Virus ASF, Pemerintah Pilih Kabupaten Nias Jadi Lokasi Pembibitan Ternak Babi

Pemilihan tempat ini dikarenakan Nias sampai saat ini masih steril atau bersih dari penyebaran virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika.

Penulis: Satia | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Muhammad Nasrul
Petugas dari Dinas Pertanian dan Peternakan Karo melakukan penyemprotan desinfektan ke peternakan warga, di Desa Kandibata, Kabanjahe, belum lama ini. 

Azhar mengklaim bahwa pengendalian ASF di Sumut berhasil menekan angka penyebaran virus, dibandingkan dengan negara-negara yang lain.

Virus ASF itu merebak di Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Karo, Langkat, Toba Samosir, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Tengah.

Virus juga menyebar di Tapanuli Selatan, Simalungun, Samosir, Pakpak Bharat, Tebing Tinggi, Pematang Siantar, dan Medan.

Tercatat pada 14 Januari 2020, bertambah tiga daerah yang terdampak ASF, yaitu Batubara, Mandailing Natal, dan Labuhan Batu.

(cr19/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved