Viral Video Bocah Enam Tahun Dapat Sambutan Penuh Haru di Sekolah setelah Sembuh dari Kanker Darah

Setelah berjuang melawan kanker, akhirnya bocah enam tahun dapat kembali menjalani aktivitasnya bersekolah. Ia pun dapat kejutan ini di sekolah.

Twitter@akitwts
Viral Video Bocah Enam Tahun Dapat Sambutan Penuh Haru di Sekolah setelah Sembuh dari Kanker Darah 

Sementara itu, Ibu dari John, Megan Zippay mengaku senang anaknya bisa kembali ke sekolah dan melakukan aktivitas seperti bocah pada usianya.

"Kami senang anak kesayangan kami bisa kembali ke sekolah dan menyongsong masa depannya," ujar Megan.

Embedded video 

 

Senyum bahagia tak terkira pun terus mengembang di wajah tampan John saat mendapat sambutan dari semua temannya.

Seluruh murid dan guru di sekolah pun tak kuasa menahan rasa bahagianya melihat John telah kembali.

Tepuk tangan begitu riuh menyambut kembalinya John Oliver bocah enam tahun yang sempat bertarung nyawa melawan kanker.(TribunStyle.com/*)

Sebagian artikel ini sudah tayang di HaiGrid.id dengan judul Kalahkan Kanker, Bocah Ini Disambut Tepuk Tangan Semua Guru dan Siswa Saat Kembali ke Sekolah

Tarmuji bersama putri bungsunya yang lumpuh berkeliling berjualan roti
Tarmuji bersama putri bungsunya yang lumpuh berkeliling berjualan roti (Kompas.com/Ari Himawan)

Istri Meninggal Dunia, Pria Ini Terpaksa Bawa Putrinya yang Lumpuh untuk Keliling Berjualan Roti

Perjuangan seorang ayah sekaligus ibu diemban oleh Tarmuji (52), warga Desa Tegaldowo, Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Penjual roti keliling ini menjajakan barang dagangan bersama anaknya, Fitri Agustina (6,5), dengan menggunakan sepeda motor.

Apa yang dilakukan Tarmuji bukan tanpa sebab. Fitri digendongnya saat di rumah tidak ada yang mengurus.

Kakak Fitri, Tika Novianti, belajar di sekolah menengah. Rumah dalam keadaan sepi sehingga Tarmuji membawa Fitri ketika berjualan.

Fitri sudah 6,5 tahun mengidap lumpuh layuh, tetapi ia tetap bisa berjalan dengan keadaan lemas.

"Kalau jualan saya gendong di depan motor keliling kabupaten, bahkan Kota Pekalongan, seperti di Pasar Batik Setono," kata Tarmuji di rumahnya, Jumat (10/1/2020).

Tarmuji bercerita, ia berjualan dari pagi hingga menjelang maghrib.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved