Pra-PON Futsal, Sumut Wajib Menangkan Sisa Laga Jika Ingin Lolos PON Papua 2020
Tim futsal Pra-PON Sumatera Utara harus bisa meraih kemenangan di dua laga sisa melawan Jambi dan Sumatera Barat.
Penulis: Chandra Simarmata |
TRIBUN-MEDAN.com - Setelah takluk pada pertandingan pertama, Tim futsal Pra-PON Sumatera Utara harus bisa meraih kemenangan di dua laga sisa melawan Jambi dan Sumatera Barat.
Selain itu, tim futsal Sumut juga harus menduduki peringkat pertama klasemen akhir jika ingin lolos berlaga pada gelaran akbar pekan olahraga Nasional (PON) Papua 2020. Pasalnya, hanya juara grup yang berhak dapat satu tiket untuk tampil pada ajang olahraga bergengsi nasional empat tahunan tersebut.
Dijadwalkan, tim futsal Sumut akan melakoni laga kedua babak kualifikasi Pra-PON kontra Jambi pada hari Selasa (17/12/2019). Sedangkan laga ketiga melawan Sumatera Barat (Sumbar) akan dilakoni tim besutan Bantuan Manday ini hari Rabu (18/12/2019).
Sebelumnya, Tim futsal Pra-PON Sumatera Utara gagal memetik kemenangan pada laga pertama Grup A Kualifikasi PON 2020 yang berlangsung di GOR ITB A Jatinangor, Sumedang, Jabar, Senin (16/12/2019).
Sempat unggul dua gol lewat pemain andalannya Aji Satria Bagus (menit ke 2) dan Irvan Agustinus (5'), tim asuhan pelatih Bantuan Manday ini harus rela takluk dari Aceh 2-3. Tim futsal Aceh yang sempat tertinggal tak terduga mampu bangkit dengan gol Nur Aulia di menit 15 dan 36 serta Azizul Akbar (39') di babak kedua.
Meski kalah, tim Sumut masih memiliki peluang untuk lolos. Seluruh tim harus bekerja ekstra keras dan berharap tim lainnya tersandung.
"Diharapkan kepada pemain untuk fokus menghadapi laga dan tetap menjunjung tinggi sportifitas" kata Ketua Umum Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sumut Letkol Marinir Ismail Effendi Rambe.
Tim Sumut memang masih berpeluang lolos PON XX/2020 Papua. Menilik potensi pemain yang dimiliki, Rambe optimistis tim futsal Sumut bisa bersaing berebut tiket ke PON Papua, 2020.
Namun diakui Rambe persaingan di grup A yang dihuni tim asal Sumatera sangat ketat. Dia berharap pemain mampu percaya diribdan mampu membawa nama Sumut Bermartabat.
"Mohon doa restu masyarakat Sumut semoga tim Sumut bisa Lolos menuju PON Papua," katanya.
Adapun dalam cabor futsal kualifikasi Pra PON ada kebijakan baru, yakni setiap tim hanya diberikan kuota 14 pemain yang didaftarkan, dan 12 pemain yang boleh dimasukkan dalam line up. Berbeda dengan gelaran yang sama tahun 2016 lalu masih diperbolehkan mendaftarkan 18 nama.
Kondisi ini ternyata sempat membuat tim pelatih agak kesulitan dalam menentukan pilihan pemain. Sebab, menurut pelatih futsal Sumut Bantuan Manday ada banyak materi pemain yang diseleksi memiliki kualitas yang baik dan layak untuk dapat kesempatan membela Sumut.
Pelatih juga menjelaskan dengan materi yang ada juga berharap para pemain dapat menampilkan permainan terbaik dan menjalankan arahan pelatih.
Adapun tim futsal Sumut berada di grup A bersama Aceh, Sumbar dan Jambi.
“Kami berusaha semaksimal mungkin dengan persiapan yang matang, dan pemain yang belum terlalu banyak pengalaman. Kami berusaha lolos ke PON Papua,” katanya.
Tim Futsal Sumut:
1. C. Lucky Putra Saragih
2. Satria Yudistira. (GK)
3. Muhammad Rifai Saragih
4. Mahyarudin Siddik Rangkuti
5. Irvan Situmorang
6. M. Zuhri Nur Akbar
7. Tampan Al Gafar Tampubolon
8. Muhammad Rifaldi
9. Aji Sutria Bagus
10. Aulia Rahmat Siregar
11. Arif Fahrozi
12. M.Lutfi Lubis
13. M Reza Pratam Harahap
(cr11/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tim_futsal_sumut.jpg)