Sepak Terjang Irjen Martuani Sormin, Penumpas Teroris Thamrin yang Kini Ditunjuk Jadi Kapolda Sumut
Sosok Irjen Martuani Sormin Siregar melejit saat peristiwa teror ledakan bom di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, medio Januari 2016 silam
Sepak Terjang Martuani Sormin, Penembak Teroris Thamrin yang Ditunjuk Jadi Kapolda Sumut
TRIBUN-MEDAN.com - Gerbong mutasi di jajaran perwira tinggi Polri kembali bergulir. Kursi Kapolda Sumatera Utara beralih dari Irjen Pol Agus Andrianto kepada Irjen Martuani Sormin Siregar.
Irjen Agus Andrianto dipromosikan menjadi Kabaharkam Polri, menggantikan Komjen Firli Bahuri yang akan dilantik menjadi Ketua KPK.
Mutasi terbaru Polri ini tercantum dalam Surat Telegram Nomor ST/3229/XII/KEP/2019 tertanggal 6 Desember 2019, Jumat.
Sosok Irjen Martuani Sormin Siregar bukan nama asing bagi masyarakat Sumatera Utara, ataupun di Tanah Air.
Nama jenderal bintang dua asal Tapanuli Utara itu, melejit saat peristiwa teror ledakan bom di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, medio Januari 2016 silam.
Ya, Martuani Sormin yang kala itu berpangkat Komisaris Besar (Kombes) dan menjabat Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, menuai apresiasi publik karena respons cepatnya menghadapi teroris.
Saat itu Martuani Sormin sebenarnya cuma melintas di kawasan Sarinah. Ia hendak menuju ke gedung Mahkamah Konstitusi (MK) untuk pengamanan sidang sengketa Pilkada Serentak, sekaligus ke RSPAD Gatot Subroto untuk menjenguk istrinya yang sedang dirawat.
Namun, ledakan bom mengguncang kawasan Sarinah. Sekelompok teroris melakukan aksi teror yang mengancam masyarakat dan memicu kepanikan publik.
Martuani Sormin tak mau berpangku tangan. Ia turun dari mobil dan terlibat baku tembak melawan kelompok teroris tersebut.
Aksi Martuani Sormin saat itu terbilang nekat. Ia tak mengenakan rompi antipeluru saat adu tembak kontra teroris.
Bahkan mobil dinas Martuani Sormin sempat dilempar bom oleh Afif cs. Meski begitu, Martuani Sormin tak gentar atas serangan teroris.
Martuani Sormin bersama sopirnya kemudian mendekati kerumunan warga. Ia melihat seorang pria berbaju putih dengan membawa senjata api di pinggangnya.
Martuani Sormin langsung menanyakan identitas orang tersebut, yang ternyata AKBP Untung Sangaji.
Martuani Sormin lalu memerintahkan sejumlah anggota lalu lintas untuk mengamankan TKP.
Ia kemudian bersama Untung Sangaji dan seorang anggota lalu lintas kemudian mengevakuasi anggota polantas yang terkena ledakan, ke dalam mobil patroli lalu lintas.
Saat itulah, kelompok teroris melepaskan tembakan yang mengenai seorang bernama Rais. Selain itu, sopir mobil patroli lalu lintas juga kena tembakan.
• BREAKING NEWS: Mutasi Terbaru Polri, Irjen Martuani Sormin Kapolda Sumut, Irjen Agus Kabaharkam
• Kisah Cinta Ustaz Abdul Somad dan Mellya Juniarti, Nikah Tanpa Pacaran, Pisah Ranjang 2016 dan Cerai
Tak mau mati konyol, Martuani kemudian mencari perlindungan bersama sopirnya dan Untung Sangaji. Mereka berlindung di depan parkiran Starbucks Coffee.
Namun, kelompok teroris mengetahui lokasi persembunyian itu, dan menembaki mereka.
Martuani kemudian mengatur strategi untuk menumpas kelompok teroris Sarinah. Ia memerintahkan Untung Sangaji menjaga dirinya dari belakang, sedangkan sopir jaga dari sisi kiri.
Ketiganya lantas bergerak menyerang kelompok teroris Sarinah.
Baku tembak berlangsung sekitar 10 menit. Martuani Sormin bahkan menghabiskan dua magazen, atau 22 peluru.
Barulah setelah itu, polisi berdatangan ke lokasi. Kelompok teroris Tharmrin itu pun berhasil ditumpas.
Setelah situasi aman, Martuani Sormin baru menemui istrinya yang terbaring sakit di RSPAD Gatot Subroto.
Peran Martuani Sormin dalam penumpasan teroris Sarinah, Thamrin, dempak positif pada perjalanan kariernya di institusi Polri.
Karier lulusan Akpol 1987 itu pun makin moncer, hingga kini ditunjuk sebagai Kapolda Sumatera Utara.
• Pengantin Kecewa Acara Pernikahan Hancur, Tamu Undangan Tak Datang, Padahal Sudah Persiapan 1 Tahun
• Setelah Heboh Lem Aibon, Kini Heboh Pengadaan Super Komputer Rp 128.9 Miliar, Muncul Sosok Ini
Dikutip dari laman Wikipedia, Martuani Sormin Siregar lahir di Lobu Sonak, Lumban Sormin, Pangaribuan, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada 30 Mei 1963.
Martuani, lulusan Akpol 1987 yang berpengalaman dalam bidang reserse.
Riwayat Pendidikan:
SD (1975)
SMP (1978)
SMA (2014)
Pendidikan Polri
AKABRI (1987)
PTIK (1996)
SESPIM (2002)
SESPIMTI (2012)
Pendidikan Kejuruan
PADAS SERSE (1989)
PA BRIMOB (1994)
Riwayat Jabatan
Pamapta Kepolisian Resort Aceh Tenggara (1987)
Kepala Satuan Sabhara Resort Aceh Tenggara Kepolisian Daerah Aceh (1988)
Kepala Kepolisian Sektor Lawe Sigala-Gala Resort Aceh Tenggara (1989)
Kepala Satuan Serse Narkotik Direktorat Serse Kepolisian Daerah Aceh (1992)
Kepala Pusat Komando Pengendalian Operasi Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan (1996)
Kepala Kepolisian Sektor Metro Gambir Resor Metro Jakarta Pusat (1998)
Kepala Bagian Pengamanan Satuan Direktorat Intelijen dan Pengamanan Kepolisian Daerah Sumatra Selatan (2002)
Kepala Kepolisian Resort Musi Banyuasin (2003)
Wakil Kepala Kepolisian Kota Besar Palembang (2006)
Penyidik Utama Tk. III Direktorat III/Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri (2007)
Direktur Reserse Kriminal Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (2010)
Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (2011)
Analis Kebijakan Madya bidang Pideksus Bareskrim Polri (2012)
Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah Maluku (2013)
Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah Jawa Barat (2014)
Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah Metro Jaya (2015)
Widyaiswara Madya Sespim Lemdikpol (2016)
Kepala Biro Pengamanan Internal Divisi Profesi & Pengamanan Polri (2016)
Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat (2016)
Kepala Divisi Profesi & Pengamanan Polri (Kadiv Propam) (2017)
Kepala Kepolisian Daerah Papua (2018)
Asisten Operasi Kapolri (2019)
Kapolda Sumut (2019)
(Abdi Tumanggor/berbagai sumber)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapolda-papua-irjen-pol-martuani-sormin-evakuasi-warga.jpg)