Legimin Raharjo Belum Terpikir untuk Gantung Sepatu

Legenda hidup PSMS Legimin Raharjo tersebut bercerita tentang rencananya di dunia sepakbola.

Tribun Medan/Ilham Fazrir Harahap
Legimin Raharjo 

Saya masih belum bisa tidur nyenyak, dan terus memikirkan kekalahan kemarin. Kami, semua pemain merasa terpukul, dan tak menyangka bisa kecolongan pada menit akhir menghadapi Persita Tengerang. Ketika masuk ruang ganti, tak ada yang bisa bicara satupun.

Semua diam sambil tertunduk. Terus terang kekalahan kemarin sakit sekali. Kenapa harus kecolongan pada menit-menit akhir. Saya masih enggak nyangka aja, kok bisa kalah gitu.

Apakah ada faktor lain penyebab PSMS gagal ke Liga 1 musim depan?

Tidak ada faktor lain. Semua pemain dalam kondisi bagus-bagus saja, tidak ada kendala. Gaji aman, bonus aman, cuma memang belum rezeki saja mungkin promosi tahun ini.

Pemain sudah berjuang sekuat tenaga di lapangan. Segala macam cara juga dilakukan, termasuk memperlambat tempo permainan. Tapi, kami kecolongan akibat hilang konsentrasi pada menit-menit akhir.

Kami sudah bermain sekuat tenaga. Tidak ada kami main tak pakai hati. Bisa lihat sendiri kerja keras kami di lapangan. Soal main tidak pakai hati itu, tidak ada lah.

Apa harapannya Anda untuk PSMS?

Tentu saya berharap setelah ini berbenah. Evaluasi apa saja yang perlu diperbaiki. Saya juga sebagai pemain siap dievaluasi. Yang pasti harapan semua, PSMS itu harus ke Liga 1. PSMS jangan main di Liga 2, tapi harus bersaing dengan tim-tim Liga 1. (*)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved