AKHIRNYA Menpora Malaysia Syed Saddiq Minta Maaf setelah Sebut Pengeroyokan Pendukung Timnas Hoax
AKHIRNYA Menpora Malaysia Syed Saddiq Minta Maaf setelah Sebut Pengeroyokan Pendukung Timnas Hoax
Menurut informasi dari akun tersebut, insiden pengeroyokan ini terjadi satu hari sebelum laga Malaysia kontra Indonesia, Senin (18/11/2019).
Saat itu rombongan suporter Indonesia memesan taksi onlin untuk pulang ke penginapan masing-masing yang terletak di kawasan Bukit Bintang.
Akan tetapi, mobi taksi online yang mereka pesan justru tidak segera menjemput meskipun lokasinya sudah dekat.
Setelah taksi online tersebut tiba, tiba-tiba saja suporter Indonesia dihadang oleh segerombolan orang berbahasa Melayu.
Mereka sempat diinterogasi dan diminta untuk berbicara menggunakan bahasa Melayu.
Namun karena tidak bisa, fans Malaysia kemudian menyeret mereka dan membawa ke suatu tempat.
Suporter Indonesia kemudian dipukul dan fans Malaysia sempat merampok tas dan paspor mereka.
Akhirnya Menpora Malaysa, Syed Saddiq ucapkan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia terkait pengeroyokan suporter Indonesia.
Permintaan maaf Syed Saddiq ini diungkapkan sehari berselang setelah ia menyebut video pengeroyokan suporter timnas Indonesia disebutnya hoaks.
Hal itu diungkapkan Saddiq melalui sebuah video yang diunggah pada akun Instagram pribadi pada Sabtu (23/11/2019) pukul 19.30 WIB.
Dalam video tersebut, menteri berusia 26 tahun ini menjelaskan bahwa pengeroyokan terjadi tidak di area Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur.
"Saya dengan rasa penuh rendah diri ingin memohon maaf kepada rekan-rekan saudara serumpun di Indoneisa," ucap Syed Saddiq.
"Saya memohon maaf karena tragedi yang terjadi di beberapa hari yang lalu.
"Kami telah mendapat laporan bahwa kasus pemukulan tidak terjadi ketika pertandingan di Bukit Jalil.
"Tetapi terjadi di 20 kilometer dari stadion Bukit Jalil pada pukul 03.00 pagi (waktu setempat).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/syed-saddiq-minta-maaf.jpg)