Pembuhan Bocah di Deliserdang
Ini Sosok Alisaba Nazara, Pacar Ibu Korban Tega Mencekik Bocah 4 Tahun Hingga Tewas
Ramlan Sitepu (60) pemilik rumah sewa tempat Alisaba Nazara (41) menyewa, sebut pelaku belum lama menyewa rumah miliknya tersebut.
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ramlan Sitepu (60) pemilik rumah sewa tempat Alisaba Nazara (41) menyewa, sebut pelaku belum lama menyewa rumah miliknya tersebut.
Pelaku menyewa rumah baru empat bulan terakhir. Dia jarang telat bayar uang sewa rumah yang jatuh tempo setiap tanggal 25 tiap bulan.
"Paling telat hanya sehari atau dua hari. Itupun, biasa kalau mau telat dikabarinya kerumah. Buk saya telat dua hari ya bayar uang sewa, karena uang belum cukup," ucap Nazara kepada istri Ramlan.
Untuk mengobrol, memang Nazara tak banyak cerita orangnya.
Dalam suatu kesempatan, Ramlan pernah singgah ke tempat pangkas dan menonton tv disitu.
"Pernah saya nonton ditempat pangkasnya. Ada juga dua kali saya pangkas disitu. Kalau pangkasnya biasa saja menurutku," katanya.
Terkait si perempuan dan anak, Ramlan sebut dia sering datang pagi lalu menitipkan anak di Pangkas Rapi. Terus pergi bekerja. Kadang pulang sore atau malam.
"Pelaku orangnya enggak banyak cakap. Dia sering beli sarapan di warung sebelah rumah," tuturnya.
Terkait apakah si perempuan yang bukan istrinya itu pernah menginap dirumah, Ramlan akui tak tahu soal itu.
"Pernah aku bilang sama perempuannya, kau jangan nginap disini," ucap Ramlan sewaktu lihat si perempuan masih di tempat pangkas sampai larut malam.
"Pas aku bilang begitu, perempuan itu hanya ketawa saja. Mungkin ada heng-hengnya dia itu," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kematian Aliando Saragih bocah berusia 4 tahun menggegerkan warga Desa Ujung Labuhan Kecamatan Namorambe Kabupaten Deliserdang, Kamis (21/11/2019) sekitar pukul 13.40 WIB.
Korban sempat dibawa ibunya, Dorlida Simamora (35) ke RS Kasih Insani Delitua dan ditangani oleh pihak dokter.
Setelah menemukan kejanggalan dari tubuh korban, pihak rumah sakit melaporkan kejadian dugaan pembunuhan kepada Polsek Namorambe sekitar pukul 15.00 WIB.
Setelah mengetahui informasi itu, Kapolsek Namorambe AKP Binsar Naibaho dan anggotanya pun datang ke rumah sakit untuk memastikan informasi yang didapatkan tersebut.
Dari hasil penyelidikan, pelakunya adalah pacar dari sang ibu. Alisaba Nazara (41) warga yang beralamat KTP Jalan Luku I Gang Kali Nomor 10 Lingkungan VII Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.
Pria berusia 41 tahun ini, yang berprofesi sebagai tukang pangkas dengan nama Pangkas Rapi ini, membunuh korban dengan cara dianiaya dan dicekik.
Janji Manis Mau Dinikahi
Kematian Aliando Saragih bocah berusia 4 tahun menggegerkan warga Desa Ujung Labuhan Kecamatan Namorambe Kabupaten Deliserdang, pada Kamis (21/11/2019) sekitar pukul 13.40 WIB.
Korban sempat dibawa ibunya, Dorlida Simamora (35) ke RS Kasih Insani Delitua dan ditangani oleh pihak dokter.
Setelah menemukan kejanggalan dari tubuh korban, pihak rumah sakit melaporkan kejadian dugaan pembunuhan kepada Polsek Namorambe sekitar pukul 15.00 WIB.
Setelah mengetahui informasi itu, Kapolsek Namorambe AKP Binsar Naibaho dan anggotanya pun datang ke rumah sakit untuk memastikan informasi yang didapatkan tersebut
Dari hasil penyelidikan, pelakunya adalah pacar dari sang ibu.
Alisaba Nazara (41) warga yang beralamat Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.
Pria berusia 41 tahun ini, yang berprofesi sebagai tukang pangkas, membunuh korban dengan cara dianiaya dan dicekik.
Disebut-sebut, sebelum melakukan aksi keji habisi nyawa calon anak tirinya, Nazara telah memberikan janji manis kepada Dorlida untuk menikahinya dalam waktu dekat.
Tapi tak diketahui, apakah Dorlida sudah bercerai atau belum.
Pemilik rumah sewa, Ramlan Sitepu (60) mengatakan bahwa pelaku Nazara belum lama menyewa rumah miliknya tersebut.
"Dia menyewa rumah sudah 4 bulan.
Infonya dia memang tukang pangkas. Karena dia pindahan dari Kayu Embun yang letaknya kira-kira 2 kilometer dari sini," kata Ramlan, Jumat (22/11/2019).
"Dia tidak bilang status dia dan perempuan yang sering kerumahnya apakah sudah menikah.
Tapi dibilangnya dia jaga anak si cewek sewaktu bekerja.
Setahuku disitu dia tinggal sendiri.
Cewek sama si anak mungkin enggak disitu, tapi dia sering datang," sambungnya.
Kalau perilaku si anak, Ramlan sebut anaknya masih masuk dalam kategori bandel-bandel anak kecil.
Karena anaknya sering gangguin anjing yang berada disamping rumah.
"Anaknya sering disini main gangguin anjing. Kadang dia sorong keranjang ke pasar terus kumarahi. Pas kumarahi dia lari," ujarnya.
(mak/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/alisaba-nazara-pelaku-pembunuh-anak-pacarnya-bocah-usia-4-tahun.jpg)