Viral Medsos
VIRAL Kisah #LayanganPutus, Selebgram Lola Diara Berang Dikait-kaitkan, Simak Fakta-faktanya
VIRAL Kisah #LayanganPutus, Selebgram Lola Diara Berang Dikait-kaitkan, Simak Fakta-faktanya
Petaka Pengantin Lelaki Kabur, Keluarga Miskin Kelabakan Mesti Tanggung Rp 1,6 Miliar ke WO
Pengantin Ini Gelar Pernikahan Mewah, Tak Disangka Hal Buruk Ini Terjadi di Tengah Acara
Gaya Berpakaian Terkini Muzdalifah yang Semakin Keren bak ABG, Ini Potret saat ke Mal Bareng Suami
BPJS Kesehatan Terkini - Iuran Kelas Satu Diusulkan Naik Rp 160 Ribu per Bulannya, Peserta Mandiri?
Viral Postingan Struk Makanan di Tempat Wisata Rp 587 Ribu, Ini Rincian Tagihan yang Harus Dibayar
Akhirnya Terkuak Kronologi Penculikan Vokalis Widy Vierra tatkala Pulang dari Tempat Hiburan Malam
5. Hijrah
Pada tahun 2017, Lola Diara memutuskan untuk hijrah.
Sebelum ini, Lola Diara dikenal sebagai seorang sosialita dengan penampilan yang menarik mata.
Namun ia lalu memutuskan hijrah dan mengubah penampilannya.
Lola Diara sempat mengungkap alasannya hijrah.
Diakuinya, ia sempat terpukul karena kehilangan sahabat.
Akhirnya ia memutuskan untuk lebih dekat dengan Tuhan dan memperdalam ilmu agama.
(TribunStyle.com/Galuh Palupi)
Viral Kisah Perselingkuhan Layangan Putus, Reflek Manusia Sambungkan Fakta & Suka Melebih-lebihkan
Berita viral hari ini - Kisah Layangan Putus antara suami pelakor dan istri. Reflek manusia sambungkan fakta yang sebenarnya tidak ada hubungannya.
Kisah unik dan menarik memang selalu dicari oleh para pembaca yang benar-benar ingin tahu.
Apalagi jika kisah tersebut dirasa sangat 'relatable' atau yang biasa disebut sangat dekat dan pernah dialami oleh pembacanya, seperti Kisah Layangan Putus ini.
Sebelumnya juga ada kisah viral, berjudul KKN di Desa Penari, banyak yang mengatakan bahwa cerita tersebut nyata.
Dan juga tidak sedikit yang mengatakan bahwa hal tersebut palsu atau hanya kisah belaka.
Entah benar atau tidak, namun faktanya, si penulis kisah horor tersebut telah membuatkan buku dari kisah viralnya.
Dilansir dari WartaKota pada (24/10/2019), meski mendapat hujatan karena kisah itu kemudian diangkat ke novel bahkan film, kisah horor KKN di Desa Penari tetap ditunggu orang.
Meski belum resmi dirilis, pemesanan awal Novel KKN di Desa Penari yang diterbitkan penerbit Bukune sudah mendekati angka 10 ribu eksemplar.
"Hebatnya @SimpleMan, dari royalti penjualannya akan disumbangkan ke anak panti asuhan," kata Manoj Punjabi, Produser MD Pictures, di Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2019).
Dan kali ini satu lagi kisah viral yang membuat warganet ramai dengan judul Layangan Putus.
Cerita tersebut mengisahkan tentang kondisi pasangan suami istri yang terpaksa berpisah karena adanya orang ketiga.
Kisah Layangan Putus tersebut menuai simpati dari warganet.
Segera setelah mendapatkan atensi, netizen ramai-ramai membagikan cerita tersebut.
Bahkan viralnya kisah ini membuat banyak orang memercayai kisahnya hingga mencari tahu sosok laki-laki dan perempuan yang dituduh menjadi orang ketiga dalam hubungan tersebut.
Kejadian ini kemudian menimbulkan pertanyaan, mengapa banyak warganet yang terbawa emosi dengan kisah tersebut.
Padahal seperti diketahui, cerita itu belum diketahui kebenarannya.
Dilansir dari Kompas.com dan Psychology Today ternyata ada beberapa alasan mengapa manusia mudah percaya dan bagaimana pengalaman diri sendiri menjadi fakta.
1. Cepat Menyimpulkan
Salah satu penyebabnya adalah manusia secara rutin menggunakan jalan pintas mental untuk bisa memahami hal-hal yang terjadi di sekitar mereka.
Ini terjadi karena, manusia tidak memiliki waktu untuk menganalisis kebenaran kabar yang diterima dengan cermat.
Dengan demikian, manusia cenderung menggunakan aturan praktis yang cepat dan tidak disadari untuk menentukan apa yang harus dipercaya.
Sehingga, hal ini mengarahkan mereka untuk memercayai kabar yang belum diketahui kebenarannya.
2. Melebih-lebihkan Kejadian
Manusia memilih untuk memikirkan jalan pintas yang mengarahkan seseorang untuk melebih-lebihkan suatu peristiwa.
Selain itu, kondisi ini terjadi ketika sebuah kejadian itu lebih terasa atau hidup dalam ingatan seseorang.
Kemudian, ingatan tersebut mengendap dan menjadi kepercayaan umum, dan banyak orang mengamini kejadian lalu mengatakan kisah tersebut benar terjadi.
Ingatan dan pengalaman yang pernah dialami bisa mengakibatkan adanya bias pada suatu peristiwa.
Dengan demikian, seseorang bisa langsung memercayai sebuah kabar karena adanya kedekatan atau akan ingatan khusus yang mengendap atas peristiwa tersebut.
3. Membenarkan Perilaku yang Terbawa Emosi
Sebagian besar orang dapat dengan mudah terombang-ambing oleh emosi.
Banyak manusia yang berpikir jika perasaan dan emosi mereka dikendalikan oleh logika dan alasan yang masuk akal.
Sayangnya, hal ini selalu terbalik.
Terkadang, manusia pada akhirnya menggunakan kemampuan berpikir mereka untuk membenarkan perilaku mereka yang memang terbawa emosi.
Fenomena ini dikenal dengan nama emotional reasoning atau penalaran emosional yang bisa menyesatkan seseorang tanpa mereka sadari. Psikiater Aaron T. Beck pertama kali memperhatikan hal ini terhadap pasien yang mengalami depresi.
Dia menemukan banyak pasien yang menyimpulkan hal yang tidak benar terhadap diri mereka sendiri berdasarkan apa yang mereka rasakan, dibanding pada fakta sebenarnya.
Kondisi ini kemudian bisa memengaruhi keyakinan seseorang akan sebuah topik.
Bahkan ketika mereka merasa takut, cemas, atau bahkan tidak nyaman terhadap suatu topik. Maka, mereka dapat dengan mudah melompat ke kesimpulan jika topik tersebut buruk atau berbahaya.
4. Lingkaran Opini & Fakta
Sekali manusia percaya pada suatu hal, maka ia akan berpegang teguh pada hal tersebut.
Bias konfirmasi adalah kecenderungan seseorang untuk mencari informasi tambahan guna mendukung kepercayaan mereka, meski hal tersebut salah.
Hal ini dilatarbelakangi karena adanya kecenderungan manusia mengelilingi dirinya sendiri dengan hal yang mereka percayai.
Sebagai contoh di media sosial, seseorang cenderung mengikuti akun-akun yang sesuai dengan kepercayaan dan kepribadian mereka sendiri.
Kecenderungan inilah yang membuat mereka pada akhirnya mendapatkan pandangan sesuai dengan apa yang mereka yakini.
Dengan kata lain, ketika sebuah kabar tersebar dan sesuai dengan apa yang diyakini, sebagian besar orang bisa langsung memercayainya.
(Tribunstyle/Dhimas Yanuar)
#VIRAL Kisah #LayanganPutus, Selebgram Lola Diara Berang Dikait-kaitkan, Simak Fakta-faktanya
Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul POPULER 5 Fakta Selebgram Lola Diara Dikaitkan #LayanganPutus, Usia 23 Tahun, Miliki Berbisnis Saham
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/viral-kisah-layanganputus-selebgram-lola-diara-berang-dikait-kaitkan-simak-fakta-faktanya.jpg)