Pengemudi Ojol Nyaris Adu Jotos dengan Penumpangnya, Gara-gara Kehabisan Minyak

Mereka sempat saling memaki dan sempat hampir beradu jotos. Keributan itu berlangsung sekitar 5 menit. Polisi Lalu lintas coba menenangkan.

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ KAHFI
Pengemudi ojol nyaris adu jotos dengan penumpang gara-gara kehabisan minyak di Jalan Sudirman simpang Jalan Agus Salim Medan, Selasa (29/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Keributan terjadi antara pengemudi ojek online (Ojol) dan penumpangnya di persimpangan lampu merah Jalan Sudirman/Jalan Agus Salim Medan, Selasa (29/10/2019) sore.

Awalnya biasa saja, tak lama berselang sekitar pukul 16.20 WIB, tiba-tiba seorang pemuda pengendara Ojol terlihat beradu argumen dengan penumpang yang menaiki sepeda motornya.

Bahkan, mereka sempat saling memaki dan sempat hampir beradu jotos. Keributan itu berlangsung sekitar 5 menit. Polisi Lalu lintas coba menenangkan.

Tapi, karena emosi kedua orang yang sedang berseteru sedang tinggi-tingginya, polisi coba tetap mengayomi secara perlahan. Sampai akhirnya si penumpang merasa malu dengan banyaknya sorot kamera dan pergi.

Pengemudi Ojol laki-laki yang diketahui berinisial YN (18) mengatakan awalnya dia mengambil order dari Sei Serayu yang diketahui dinaiki oleh penumpang dengan tujuan Medan Maimun.

"Pas ditengah jalan, saya merasa sepeda motor saya seperti mau habis minyak (kayak mau mogok). Terus saya tanya ke penumpang bilang minyak mau habis dan saya tanya SPBU terdekat di Jalan Sudirman dimana," kata YN, Selasa (29/10/2019) sore.

"Terus penumpang saya bilang, ada itu sepertinya di Simpang Sudirman. Tapi karena lagi renovasi, saya bilang lagi waduh bagaimana ini ya. Ada enggak jual minyak eceran disekitar sini," sambungnya.

Tak lama berselang, sepeda motor matic berwarna hitam yang dikendarai oleh YN akhirnya mogok tepat di depan Pos Lantas Simpang Jalan Agus Salim dan langsung mati. Lantaran kondisi minyak benar-benar sangat kosong.

"Dari atas sepeda motor, sudah saya bilang waduh bagaimana ini bang?. Terus saya sarankan untuk coba mencari driver Ojol lainnya saja untuk melanjutkan perjalanan," sebut YN.

Tapi, bukannya mendapatkan empati dari penumpangnya atas peristiwa yang dialami, YN malah mendapat perkataan kasar dari penumpangnya itu.

"Ah kau, enggak lihat minyak kau. Buat rencana orang batal aja kau taik," ucap YN menirukan perkataan penumpangnya yang marah-marah kepadanya.

"Terus saya bilang, abang kok kayak gitu ngomongnya. Abang customer enggak boleh ngomong seperti itu. Terus saya balas lagi ucapan dia, kaulah taik," sebut YN.

Mendapat ucapan yang sama seperti yang dilontarkannya kepada pengemudi Ojol itu, sang penumpang kemudian kembali berbalik arah dan berniat untuk memukul driver Ojol.

"Terus saya tantang dia, kita sama-sama laki-laki. Saya berani saya enggak salah," sebut YN yang sudah 5 bulan terakhir menjadi pengemudi Ojol.

Namun, adu mulut yang akhirnya menjadi tontonan masyarakat, membuat si penumpang kalah malu dan akhirnya pergi.

"Tadi ordernya belum saya ambil. Lupa saya. Karena saya enggak lihat HP. Tahu-tahunya order jadi cancel dan dia enggak ada bayar. Dia pergi malah maki saya," jelas YN kesal.

(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved