Dahnil Anzar Akhirnya Bocorkan Hasil Pertemuan Prabowo dengan Jokowi di Istana, Oposisi atau Koalisi
Dahnil Anzar Akhirnya Bocorkan Hasil Pertemuan Prabowo dengan Jokowi di Istana, Oposisi atau Koalisi
Prabowo menyarankan agar Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 mengenai perkonomian mulai diperkuat.
"Pak Prabowo tadi menyebutkan 'Pak, agaknya perlu kita kembali kepada identitas ekonomi Indonesia yang sesungguhnya, yaitu pasal 33 Undang-Undang Dasar 45," ucap Dahnil Anzar
Melalui pasal itu, Prabowo menekankan untuk mengarahkan perekonomian Indonesia yang lebih mendukung rakyat kecil.
Baca: Prabowo Akhirnya Angkat Bicara, Alasan Penusukan Wiranto Sulit Dicegah bukan Kecolongan
Pembicaraan mengenai ekonomi negara menjadi hal utama pada pertemuan Jokowi dan Prabowo.
Selebihnya Dahnil Anzar mengatakan tidak ada pembicaraan yang lebih spesifik pada pertemuan tersebut.
"Sehingga tidak kemudian spesifik, misalnya bicara tentang apa jabatan yang tepat untuk Gerindra atau Pak Prabowo," ucap Dahnil Anzar.
Sedangkan mengenai kabar adanya kemungkinan Prabowo bergabung dalam koalisi, Dahnil Anzar tidak bisa memberikan jawaban pasti.
Namun kini Partai Gerindra hanya terfokus untuk memberikan masukan-masukan positif mengenai pemerintahan.
Baca: Viral Video Rosa Meldianti Kabur dan Emosi saat Diminta Perkenalan di Depan Puteri Indonesia 2019
"Pada prinsipnya Pak Prabowo memenuhi undangan Pak Jokowi dan sudah berulang kali, Pak Prabowo menyampaikan terkait dengan konsepsi dan padangan beliau terhadap pembangunan lima tahun ke depan," ucap Dahnil Anzar.
Baca: KERACUNAN - 108 Siswa SMA Muntah-muntah Seusai Makan Nasi Ayam Geprek, Dirujuk ke Rumah Sakit
Sedangkan mengenai kabinet, Prabowo tidak pernah membicarakan hal itu secara langsung.
"Nah Pak Prabowo tidak pernah secara langsung menyampaikan, misalnya minta harus masuk kabinet atau menjadi menteri dan sebagainya," ucap Dahnil Anzar.
Baca: Video detik-detik Alexander Disambar Petir Terpental, Bagian Tubuh Terbakar, tapi Mukjizat Terjadi
Walau begitu Dahnil Anzar mengatakan bahwa Partai Grindra dan Prabowo siap untuk memberikan kontribusi pada pemerintah.
Sedangkan bentuk kontribusi yang diberikan belum diketahui pasti hingga kini.
"Pada dasarnya Gerindra dan Pak Prabowo ingin berkontribusi untuk kepentingan bangsa dan negara. Nah berkontribusi itu bisa sebagai oposisi dan bisa juga jadi bagian dari pemerintah," jelas Dahnil Anzar.
Hal itu juga termasuk posisi yang ditawarkan sebagai koalisi atau oposisi masih belum pasti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dahnil-anzar-simanjuntak.jpg)