MISTERI Beda Umur Aulia Kesuma dan Anaknya Kelvin hanya 10 Tahun, Reaksi Keluarga Pupung Sadili

Pak Pupung sebelumnya sudah cerai dengan istri pertama yang kabarnya sudah nikah lagi, dua orang anak ikut istrinya.

Editor: Tariden Turnip
kolase/tribun bogor
MISTERI Beda Umur Aulia Kesuma dan Anaknya Kelvin hanya 10 Tahun, Reaksi Keluarga Pupung Sadili. Kolase foto M Adi Pradana (23) atau Dana, ibu tirinya Aulia Kesuma tersangka pembunuhan suami dan anak tirinya, Pupung Sadili dan M Adi Pradana. 

#MISTERI Beda Umur Aulia Kesuma dan Anaknya Kelvin hanya 10 Tahun, Reaksi Keluarga Pupung Sadili     

TRIBUN-MEDAN.COM - Istri Pupung Sadili berinisial AK (Aulia Kesuma, 35)  diduga memiliki cicilan utang Rp 200 juta per Bulan.

Pupung Sadili alias Edi Chandra Purnama itu menjadi korban jasad terbakar di Sukabumi bersama putranya M Adi Pradana (23) atau Dana.

Terungkap otak dari korban jasad terbakar di Sukabumi itu merupakan Aulia Kesuma, istri muda Pupung Sadili.

"Berhasil ditangkap seorang wanita berinisial AK (35) yang merupakan istri muda dari korban Edi Chandra Purnama (54) dan ibu tiri darikorban M Adi Pradana (23)," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi di Mapolda Jabar, Selasa (27/8/2019).

"Pelaku membakar mobil berisi jenazah tersebut bersama anaknya yang berinisial KV (25)," ucap Kapolda Jabar.

Kapolda menambahkan, pelaku Kelvin (KV), 25,  juga terkena luka bakar sekitar 30 persen dan dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi menjelaskan bahwa kedua korban adalah ayah dan anak asal Jakarta Selatan.

"Kedua korban beralamat dari Lebak Bulus 1 Kavling 129 B Blok U15, RT 03/05, Lebak Bulus Jakarta Selatan," kata Nasriadi dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (26/8/2019) malam.

Nasriadi menjelaskan, bahwa motif tindakan Aulia Kesuma untuk membunuh suaminya Pupung Sadili dan anak tirinya M Adi Pradana karena masalah rumah tangga dan utang piutang.

"Motifnya adalah tersangka saudari AK menyewa 4 eksekutor untuk membunuh suaminya Edi Candra dan anak tirinya Dana karena masalah rumah tangga dan hutang puitang," jelas Nasriadi.

Dilansir  dari WartaKota, selama ini rupanya istri muda Pupung Sadili, Aulia Kesuma terlilit utang sampai Rp 7 Miliar dan ia harus membayar Rp200 juta per bulannya.

Untuk melunasi utangnya tersebut, Aulia Kesuma sempat meminta Pupung Sadili untuk menjual rumah namun tak ditanggapi.

Bahkan Pupung Sadili sempat mengancam akan membunuh Aulia Kesuma jika menjual rumahnya seperti pengakuan tersangka kepada polisi.

Sejumlah anggota Polres Sukabumi mengolah tempat kejadian perkara temuan dua jasad di dalam mobil terbakar di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8/2019). (Inset) foto dua jasad gosong tiba di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta, Minggu malam.

Sejumlah anggota Polres Sukabumi mengolah tempat kejadian perkara temuan dua jasad di dalam mobil terbakar di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8/2019). (Inset) foto dua jasad gosong tiba di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta, Minggu malam. (Kolase TribunJakarta.com/Kompas.com)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan informasi Aulia Kesuma terlilit utang Rp 7 Miliar dan harus membayar cicilan Rp200 Juta per bulan.

"Infonya seperti itu. Tapi nanti akan dipastikan dan dicek lagi," kata Argo, Selasa (27/8/2019).

Argo mengatakan motif pembunuhan karena Aulia Kesuma terlilit hutang Rp 7 Miliar itu dan ingin menjual rumah mereka di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, untuk melunasi utangnya.

Namun korban atau Edi alias Pupung Sadili menolak menjual rumahnya di Lebak Bulus yang bernilai Rp 26 miliar.

Punya Harta Miliaran

Faridz (35) pemilik Ceramic Pro Platinum Jakarta itu meragukan dugaan penyebab pembunuhan jasad terbakar di Sukabumi karena utang piutang.

Menurut Faridz, harta benda Pupung Sadili itu ditaksir miliaran rupiah.

Pria keturunan Timur Tengah itu menyebut harta Pupung mencapai lebih dari Rp 30 miliar.

Perhitungannya merujuk sebuah rumah mewah dua lantai milik Pupung yang berlokasi di Jalan Lebak Bulus 1 Kavling 129 B Blok U15, RT 03/05 Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Rumah bercat putih dengan dua pilar berukuran besar pada bagian depannya itu diungkapkannya memiliki luas tanah sekitar 500 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 400 meter persegi.

Selain itu, Pupung juga memiliki lahan kosong seluas 500 meter persegi yang menempel dengan rumah tinggal.

Lahan yang disewanya untuk dibangun bengkel dan perawatan sekaligus cuci mobil miliknya saat ini.

Foto Pupung dan Dana semasa hidup (kiri), pelaku pembunuhan AK saat konferensi pers.
Foto Pupung dan Dana semasa hidup (kiri), pelaku pembunuhan AK saat konferensi pers. (Kolase Facebook M Adi Pradana dan Tribun Jabar)

"Jadi kalau dibilang dibunuh karena utang piutang kayaknya nggak tepat, bisa dilihat asetnya ini, rumah, belum tanah ini. Kalau semeternya Rp 30 juta aja duitnya udah keliatan," ungkapnya ditemui di bengkel miliknya pada Selasa (27/8/2019).

"Kalau dijual Rp 5 miliar mendingan saya aja (beli) nggak pake lama, langsung saya bayarin," tambahnya.

Keyakinan tidak adanya masalah utang piutang yang menjerat korban juga dibuktikannya lewat tidak ada seorang pun kolektor ataupun pihak tertentu yang berkunjung ke rumah korban.

"Ya, kalau utang piutang kan itu urusan pribadi, tapi selama saya bangun bengkel di tanahnya tiga-empat bulan ini, sama sekali nggak keliatan ada orang dateng, biasa aja.

Soalnya kalau begitu (utang piutang) biasanya kan orang dateng, tanya-tanya ke kanan kiri, kalo ini nggak ada," ungkapnya.

Kakak korban ungkap kondisi hubungan rumah tangga Pupung Sadili dengan Aulia Kesuma

Dilansir dari TribunJakarta, kakak Pupung Sadili, Asoka (62), mengaku belum mengetahui secara pasti motif pembunuhan adiknya itu.

"Sampai sekarang ini masih kita belum mengerti, apa penyebabnya juga kita belum tahu," kata Asoka di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (27/8/2019).

Menurut Asoka, kehidupan rumah tangga Pupung Sadili dan Aulia Kesuma terbilang harmonis.

Asoka menuturkan pihak keluarga besar tak pernah mengetahui ada pertengkaran hebat dalam keluarga adiknya.

"Kita enggak mengerti, yang saya tahu sejauh ini mereka baik-baik saja.

Yang saya tahu selama ini baik-baik saja," ujarnya.

Jika memang terjadi pertengkaran, Asoka menyebut hal itu tak sampai berbuntut panjang, terlebih sampai berujung kepada pembunuhan.

Ia menambahkan, pihak keluarga masih menunggu penjelasan resmi terkait motif dan kronologis pembunuhan keji yang menimpa keluarganya.

"Kami kan dari keluarga yang terpisah, tidak bisa mengintervensi keluarga mereka. Ini hal-hal yang tidak bisa kita duga, sebetulnya ada apa sih," tuturnya.

KK Pupung dan Aulia Kesuma

Sedangkan netizen juga menyorot perbedaan umur Aulia Kesuma (35) dengan anaknya Kelvin (25) yang hanya beda 10 tahun.

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan, perbedaan usia keduanya 10 tahun. Aulia lahir pada Oktober 1984, sedangkan Kelvin di bulan yang sama tahun 1994.

"Memang selisih umurnya dekat. Kemungkinan anak angkatnya. Kita dalami itu," ujar Rudy kepada wartawan di kantornya, Bandung, Selasa (27/8).

Melansir wartakotalive.com, berdasarkan catatan Kartu Keluarga (KK) milik korban yang diterbitkan Kelurahan Lebak Bulus pada tanggal 31 Maret 2015, terdapat sejumlah nama yang tinggal bersama di rumah korban, yakni Jalan Lebak Bulus 1 Kavling 129 B Blok U15, RT 03/05 Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Pupung tercatat sebagai Kepala Keluarga, sedangkan Aulia Kesuma (35) tercatat sebagai istri sah korban.

Anggota keluarga lainnya adalah Mohammad Adi Pradana (24) putra Pupung dari pernikahan sebelumnya dan putri dari pernikahan dengan Aulia, yakni MR (4).

Selain itu, terdapat dua orang lainnya yang tinggal serumah dari keluarga Aulia, yakni Geovanni Kelvin Octavinus Robert (24) dan Angelina Robert (21) seperti tertulis dalam KK.

UPDATE Ayah Anak Dibunuh, Siapa KV, Tersangka Pelakunya? Inilah Daftar Nama Kartu Keluarga Pupung

Kartu Keluarga (KK) milik Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) korban pembunuhan yang jasadnya dibakar dalam sebuah mobil di Sukabumi, Jawa Barat/istimewa. 

Kedua orang tersebut tercatat belum menikah dengan status lainnya dalam KK atau tidak memiliki hubungan dengan korban.

Mariati, istri Ketua RT 03/05 Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan menduga otak dari pelaku pembunuhan berinisial AK yang berstatus sebagai istri korban diduganya adalah Aulia Kesuma.

Sebab, istri pertama korban diketahui telah meninggalkan rumah pasca perceraian sekitar tahun 2013 silam.

Pupung yang menikah dengan perempuan kelahiran Jakarta, 24 Oktober 1984 itu diungkapkannya segera memperbaharui KK sesaat kelahiran putri mereka, MR pada tanggal 25 Maret 2015.

"Ibu Aulia itu bukan istri siri, tapi istri resmi.

Pak Pupung sebelumnya sudah cerai dengan istri pertama yang kabarnya sudah nikah lagi, dua orang anak ikut istrinya, kalau yang ikut pak Pupung itu anak ketiga," ungkapnya ditemui di rumahnya pada Selasa (27/8/2019).

"Jadi kalau dibilang pelakunya AK, kayaknya itu istrinya (Aulia Kesuma)," ujarnya.

Mariati juga mengaku belum mengenal ataupun bertemu dengan kedua sosok yang namanya menumpang domisili dalam KK milik korban.

Mereka, diungkapkannya, tidak pernah keluar rumah ataupun bersosialisasi dengan warga.

"Kalau yang numpang KK itu saya malah belum pernah ketemu, itu saudaranya ibu Aulia. Numpang KK karena tinggalnya memang di rumah itu bareng pak Pupung," jelasnya.

#MISTERI Beda Umur Aulia Kesuma dan Anaknya Kelvin hanya 10 Tahun, Reaksi Keluarga Pupung Sadili   

Artikel ini dikompilasi dari di Wartakotalive dengan judul UPDATE Ayah Anak Dibunuh, Siapa KV, Tersangka Pelakunya, dari Tribunjakarta.com dengan judul Cicilan Utang Istri Muda Diduga Rp200 Juta per Bulan, Terkuak Kekayaan Pupung Sadili Miliaran Rupiah

Sumber: Warta kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved