Humas Gojek Sayangkan Tudingan Sepihak Para Driver, Sebut Kebijakan Bukan dari Medan namun Nasional

Pantauan Tribun Medan di lokasi, sebelum memulai orasinya, para pengemudi serentak menyanyikan lagu Kebangsaan Republik Indonesia.

TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Humas Gojek Sayangkan Tudingan Sepihak Para Driver, Sebut Kebijakan Bukan dari Medan namun Nasional. Para pengemudi ojek online melakukan aksi di depan kantor Gojek Medan, Selasa (13/8/2019). 

Dan kebijakan itu bukan dari kota per kota, namun kebijakan yang berlaku di Gojek itu ditetapkan dari pusat dan diterapkan ke daerah-daerah," ujarnya.

Saat disinggung terkait tudingan yang disampaikan para pengemudi ojek online saat orasi di mana mengatakan untuk menolak pimpinan di Kota Medan, dia menjelaskan bahwa tudingan tersebut tidak relevan.

"Saya rasa tidak relevan jika ada tudingan pimpinan di Kota Medan tidak becus.

Ya kami sangat menyayangkan karena adanya tudingan hal tersebut, apa lagi adanya ucapan pembodohan terhadap mitra," jelasnya.

Baca: Sistem Gagu Bikin Driver Sulit Dapatkan Orderan, Pimpinan Gojek Medan Minta Waktu 3 Hari

Baca: Raffi Ahmad Beri Jam Tangan Mewah Seharga Rumah kepada Asistennya, Merry yang Pamit Pulang Kampung

Baca: TERKUAK, Dokter Perempuan yang Merawat Kesehatan Ahok selama Mendekam di Penjara Mako Brimob

Lebih jauh dijelaskannya, tapi namanya orang lagi demo, apapun bisa keluar dari situ.

Sedangkan kami sudah mengakomodir aspirasi mitra melalui kopdar yang rutin digelar

"Kami menyayangkan kenapa ada aksi demo padahal kami selalu rutin melaksanakan kopdar yang dilakukan dua minggu sekali.

Karena dari kopdar tersebut, begitu banyak aspirasi-aspirasi pengemudi yang kami tampung," ucapnya.

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Persib vs Borneo FC, Tonton Link Siaran Langsung Liga 1 via Handphone

"Kalau orang berdemo itu, ketika kita tidak ada tempat penyalur aspirasi.

Apa sih masukan dari mitra yang tidak kami dengar.

Jika ditanya apa saja yang sudah kami jawab, ya susah jika dijawab satu-satu.

Lihat bagaimana kami dengan mitra yang sudah akrab dengan sapaan pak, abang.

Dan itu tidak mungkin terjalin jika tidak ada keakraban dan komunikasi yang baik," pungkasnya.

(mft/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved