4 Fakta Anggota Paskibraka Meninggal, Kronologi Kematian Aurellia, Siswa Diduga Plonco dan Wali Kota
4 Fakta Anggota Paskibraka Meninggal, Kronologi Kematian Aurellia, Siswa Diduga Plonco dan Wali Kota
2. Dugaan Dipelonco Senior
Keluarga menyebut tubuh Aurellia memiliki banyak bekas luka lebam yang membiru.
Romi menduga Aurellia menjadi korban perpeloncoan seniornya, mengingat Aurellia juga mengaku pernah dipukul oleh seniornya di Paskibraka.
"Tubuhnya lebam membiru. Dia (Aurellia) juga sempat cerita kalau pernah dipukul oleh seniornya di Paskibra," kata Romi.
Lantaran menemukan kejanggalan dalam kematian Aurellia, Romi mewakili pihak keluarga meminta pemerintah Kota Tangerang Selatan mengusut kasus kematian Aurellia.
"Saya minta kepada Dispora Tangsel usut kasus ini," kata Romi.
Romi meminta agar pemerintah Kota Tangerang Selatanmenindaklanjuti masalah ini atau jika tidak, keluarga akan menempuh jalur hukum.
"Kalau tidak ditangani masalah ini, kami berencana melaporkan kepada pihak berwajib," ujarnya.
Paman Aurellia yang bernama Indra menyebut di antara perintah senior dalam latihan keras Paskibraka Aurellia adalah push up cincin.
Indra terkejut lantaran latihan Paskibraka Aurellia ternyata begitu keras.
"Dia pernah cerita ke kami, kalau di Tangsel itu latihannya mengenal sebutan latihan cincin."
"Yaitu push up di aspal dengan cara tangan mengepal, sehingga jari-jari cincin tangan menghitam," terang Indra.
Baca: Hukuman Berat Lionel Messi Akibat Tuduh Korupsi, Sasar Wasit CONMEBOL, Denda dan Larang Main 3 Bulan
3. Curhat di Diary
Aurellia menuangkan kecintaannya di dunia Paskibraka melalui diary 'Merah Putih'
Diary 'Merah Putih' Aurellia sebelumnya pernah dirobek seniornya di Paskibraka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/aurellia-qurratuaini-anggota-paskibraka-meninggal.jpg)