Sylvia Lolos Seleksi Djarum Bulutangkis ke Kudus
Sylivia Elda Murni lolos seleksi turnamen Djarum Bulutangkis 2015 untuk perwakilan Sumatera, yang dilakukan di Gor Bulutangkis Cemara
Laporan Wartawan Tribun Medan / Silfa Humairah
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Sylivia Elda Murni lolos seleksi turnamen Djarum Bulutangkis 2015 untuk perwakilan Sumatera, yang dilakukan di Gor Bulutangkis Cemara, Medan beberapa waktu lalu. Ia lolos ke final bersama Trin Intan Syahfitri, dengan kemenangan itu ia juga mendapatkan tiket untuk bertanding ke Kudus, Jawa Timur mengikuti turnamen yang lebih besar, yakni melawan perwakilan tiap kota dari delapan provinsi di Indonesia.
Ia berharap banyak dari Beasiswa Djarum Bulutangkis 2015 karena akan menjadi tahun terakhirnya bisa mengikuti seleksi U15, mengingat usianya sudah mencapai 15 tahun pada 2016.
Sylivia menuturkan telah melakukan persiapan sejak jauh hari, dalam setahun ia telah latihan setiap hari dan rutin mengikuti turnamen lokal dan nasional untuk mengasah teknik dan kemampuan saya agar lolos mendapatkan beasiswa Djarum Bulutangkis 2015. Dalam sehari ia bisa menghabiskan waktu 2 hingga 3 jam latihan usai pulang sekolah.
"Tahun lalu saya juga ikut, namun kalah seleksi di tahap 2. Oleh sebab itu tahun ini saya banyak latihan dan berlatih khusus dengan pelatih profesional. Ini kesempatan terakhir saya, oleh sebab itu saya harus main total dan mengharumkan nama daerah saya," jelasnya.
Tidak setengah melewati rintangan dan tantangan saat latihan, ia bahkan harus melakukan perjalanan 16 jam dari kota asalnya Meulaboh untuk mengikuti seleksi Djarum Bulutangkis 2015 di Medan dan tetap prima saat bertanding keesokannya.
"Saya sempat keletihan saat melakukan perjalanan ke sini, perjalanan 16 jam melewati gunung dan jalan rusak membuat badan pegal dan pusing, tapi saya harus prima dan menyiapkan energi, dan bersyukur kerja kerasnya saya berbuah manis," katanya.
Menurutnya, bermain bulutangkis bukan sekadar hobi baginya tapi bagian dari rutinitas wajib seperti makan dan tidur. Ia melakukan olahraga tersebut setiap hari, bahkan lebih lama jika di hari weekend. Ia bercita-cita ingin menjadi pemain bulutangkis yang mengharumkan nama Indonesia, seperti Susi Susanti.
"Awalnya saya tertarik di bidang ini saat belajar mata pelajaran olahraga saat kelas IV Sekolah Dasar (SD) yang mewajibkan praktik bulutangkis. Saya pun semakin tertarik saat tahu Indonesia memiliki atlet berprestasi seperti Susi Susanti, Rosihan Tendean dan lain-lain, sejak itu saya latihan setiap hari dan mengikuti beberapa kali kompetisi, hingga orang tua mengarahkan saya untuk berlatih di club atlet bukutangkis," katanya.
(Sil/tribun-medan.com)
Nama: Sylivia Elda Murni
Nama ayah: Makmur
Nama ibu Yeni Efrida
Prestasi:
Finalis Turnamen Beasiswa Djarum Bulutangkis 2015
Juara 1 Kretek Kudus 2014 Juara Mujakkir Manaf piala Wakil Gubernur Aceh 2014
Juara 1 Piala Kapolda Aceh 2013
Juara 1 Aiqua Wijaya (club bulutangkis) di Medan 2013
Juara 1 Samrock (Club Bulutangkis) di Medan 2012