Tribun Travel

4 Rekomendasi Tempat Wisata di Berastagi yang Ramah di Kantong

Momen libur panjang Kenaikan Isa Almasih, Kamis (14/5/2026) yang juga bertepatan dengan libur akhir pekan dimanfaatkan untuk berlibur.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
AIR TERJUN - Wisatawan berfoto dengan latar belakang megahnya air terjun Sikulikap, di objek wisata Sikulikap, Desa Doulu, Berastagi, Kabupaten Karo. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Momen libur panjang Kenaikan Isa Almasih, Kamis (14/5/2026) yang juga bertepatan dengan libur akhir pekan dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk berlibur. Bagi warga Kota Medan dan sekitarnya, kawasan objek wisata Berastagi di Kabupaten Karo hingga kini masih menjadi pilihan untuk mengisi libur panjang. 

Area pegunungan yang khas dengan udara sejuk dan hijaunya pemandangan pepohonan, menjadi pilihan tepat bagi warga Kota Medan melepas penat. Sebagai salah satu kawasan pariwisata, Berastagi memiliki sejumlah tempat hiburan dan objek wisata ramah di kantong yang bisa dimanfaatkan wisatawan mengisi waktu liburnya. 

Berikut rekomendasi tempat healing di seputar Berastagi dengan harga terjangkau : 

  1. Puncak Tangke Tabu

Puncak Tangke Tabu merupakan objek wisata ramah keluarga yang terletak di Jalan Jaranguda, Desa Sempajaya, Berastagi.

Objek wisata yang terletak di jalan alternatif menuju inti kota Berastagi ini menawarkan wisata khas perbukitan, dimana di dalamnya terdapat pepohonan Pinus dan sejumlah wahana yang dapat dinikmati semua usia. 

Dari sini, pengunjung juga dapat melihat panorama Berastagi serta pemandangan Gunung Sinabung yang juga menjadi daya tarik membuat wisatawan betah berlama-lama di sana.

Bagi wisatawan yang akan menikmati liburan di Puncak Tangke Tabu hanya merogoh kocek sebesar Rp 5.000 untuk satu orang.

Sementara, biaya parkir kendaraan dan pondok yang disiapkan dapat dinikmati secara gratis.

"Wahana kita ada beberapa seperti taman, flying fox, jembatan gantung, penginapan, ada juga camping ground," ujar Pengelola Puncak Tangke Tabu, Benni Sitepu. 

Namun, jika pengunjung ingin menyewa tikar dikenakan biaya Rp 20.000, serta beberapa lapak yang juga dapat disewa jika ingin berlibur bersama keluarga besar seperti aula.

Dengan areal lahan yang cukup luas, di objek wisata ini juga menyediakan beberapa spot yang dapat dijadikan pengunjung untuk camping karena pengelola menyediakan area camping ground lengkap dengan fasilitas tenda. 

2. Gundaling Farmstead Berastagi

Gundaling Farmstead Berastagi adalah tempat peternakan sapi perah yang dikelola secara modern dan memasarkan produknya sendiri.

Akses ke lokasi juga sangat gampang dan bahkan pemandangan Gunung Sinabung dapat dinikmati sepanjang perjalanan ketika memasuki daerah Berastagi.

Objek wisata ini, terletak tak jauh dari objek wisata Puncak Tangke Tabu.

Di sini, tersedia sejumlah fasilitas berupa lahan parkir yang memadai, sebuah cafe yang menyediakan berbagai produk hasil dari peternakan sapi seperti susu sapi dan eskrim.

Sambil menikmati eskrim maupun susu, pengunjung bisa melihat langsung sapi penghasil susu yang didatangkan langsung dari Australia. 

Seorang wisatawan Goklas, mengaku sengaja datang ke objek wisata ini ingin melihat langsung bagaimana proses pemerahan susu sapi yang menjadi andalan objek wisata ini.

Selain itu, dengan pembelian susu langsung di peternakan tersebut ia merasa susu yang dijual lebih segar dari susu yang dijual di pasaran. 

"Karena langsung diperah dari sapi yang ada di sini terus langsung dijual di sini, lebih segar rasanya," ujar Goklas. 

Bagi pengunjung yang berwisata di objek wisata pemerahan susu ini, hanya dibebankan biaya parkir sebesar Rp 5 ribu.

Untuk susu segar dari sapi Australia yang dijual di sana, dihargai sekirar Rp 20 ribu rupiah untuk rasa original hingga Rp 35 ribu untuk berbagai rasa, selain itu untuk es krim sendiri dijual seharga Rp 8 ribu per cup. 

3. Petik Strawberry

Selain dikenal sebagai kota wisata, Berastagi juga dikenal sebagai kota penghasil buah dan sayur. Jeruk, Strawberry, merupakan dua komoditi buah unggulan di Kabupaten Karo khusunya Berastagi

Tingginya tingkat komoditas kedua jenis buah ini, bahkan dijadikan oleh pemilik kebun untuk wisata. Salah satu agro wisata pemetikan strawberry di Berastagi yang cukup ramai, berada di Jalan Jaranguda Berastagi

Salah satu kebun petik strawberry yang sering dikunjungi wisatawan, adalah Purba Family&Farm. Jika dilihat sekilas, lokasi wisata ini tampak seperti kebun buah lainnya.

Namun, yang menjadi daya tarik tempat ini adalah latar belakang kebun yang langsung mengarah ke Berastagi

Jadi, sambil memetik strawberry, wisatawan dapat melihat indahnya kawasan Berastagi dari atas. Selain itu, mata pengunjung juga dimanjakan dengan jajaran bukit-bukit yang menjulang tinggi. 

"Kalau kebun ini sudah kami kelola sama suami dari tahun 2016, kita ini bisa dibilang yang kelima buka di daerah sini," ujar pemilik kebun petik strawberry Lisbet Munthe. 

Bagi masyarakat yang ingin menikmati wisata agro ini, tidak dikenakan biaya masuk. Namun, masyarakat diwajibkan untuk berbelanja mulai dari strawberry yang memang andalan kebun, maupun buah atau panganan lain yang tersedia di sana.

Di sana, pihaknya juga menyediakan beberapa pondok untuk tempat pengunjung beristirahat sambil menikmati pemandangan.

4. Air Terjun Sikulikap

Air Terjun Sikulikap merupakan salah satu tempat wisata di Sumut yang kini banyak dikunjungi. Jaraknya yang cukup dekat menjadi alasan wisatawan berkunjung ke tempat wisata yang berlokasi di Desa Doulu, atau perbatasan antara wilayah karo dan Kabupaten Deliserdang ini.

Wisata Air Terjun Sikulikap ini menawarkan berbagai keindahan alam yang unik, serta para pengunjung bisa menghirup dan merasakan sensasi hutan cemara di sekitar air terjun yang mampu membuat para pengunjung merasa tenang.

Selain dapat menikmati pemandangan air terjun yang indah dengan sensasi cipratan airnya, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas lainnya.

Seperti kegiatan outdoor berkemah atau panjat tebing, tempat ini sangat cocok untuk pengunjung pecinta alam yang ingin berkemah dilokasi wisata air terjun yang cukup luas.

Aktivis ini, cukup banyak diminati para pengunjung, karena sensasi alam dengan suara ciri khas alam menambah nuansa petualangan outdoor. 

Selain itu, pengunjung juga bisa melakukan treking, mulai dari pintu masuk lokasi air terjun, wisatawan dapat melakukan treking menuju air terjun dengan jarak tempuh yang hanya 15 menit jika dilalui berjalan kaki.  

Jalur yang disediakan sudah tertata rapi yang dibuat seperti anak tangga untuk memudahkan pengunjung melakukan perjalan menuju air terjun.

(mns/tribun-medan.com) 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Tags
Berastagi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved