Hadir dalam Pesta Emas SMP Swasta Kartini Parsoburan, Bupati Effendi: Saya Teringat Sekolahku Dulu

Hadir dalam Pesta Emas SMP Swasta Kartini Parsoburan, Bupati Effendi: Saya Teringat Sekolahku Dulu

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Aisyah Sumardi
TRIBUN MEDAN
Hadir dalam Pesta Emas SMP Swasta Kartini Parsoburan, Bupati Effendi: Saya Teringat Sekolahku Dulu 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Bupati Toba Effendi Napitupulu hadir dalam acara Pesta Emas SMP Swasta Kartini Parsoburan, Jumat (24/4/2026). Pesta ini berlangsung di lokasi SMP Kartini Parsoburan yang dihadiri para alumni, yayasan, pendidik, dan para pelajar SMP Kartini Parsoburan. 

Dalam sambutannya, ia mengetengahkan kehadiran SMP Kartini Parsoburan menjadi pelita bagi pengembangan pendidikan di Toba. Torehan prestasi dari pelosok Habinsaran mampu bersaing dengan sekolah lain yang ada di Toba. 

 

Ia juga sempat berkisah soal pengalamannya mendapatkan pendidikan di SMP Santa Maria Jalan Pemuda, Kota Medan pada tahun 1990-an. 

"Saya mengecap pendidikan di SMP Swasta Santa Maria yang berada di Jalan Pemuda, Kita Medan. Saat itu, saya ikut dengan seluruh rangkaian kegiatan sejak pagi hingga sore hari," terang Bupati Effendi Napitupulu, Jumat (24/4/2026). 

Hadir dalam Pesta Emas SMP Swasta
Hadir dalam Pesta Emas SMP Swasta Kartini Parsoburan, Bupati Effendi: Saya Teringat Sekolahku Dulu

"Sejak pagi hari, kami sudah disuguhi dengan ibadat pagi dan dilanjutkan dengan Misa di Gereja sebelum ke sekolah. Ingatan ini tetap membekas dalam diri saya," terangnya. 

Baginya, pendidikan semasa SMP menjadi modal baginya menelisik lebih dalam soal nilai kedisiplinan. Semuanya mengajarkanku akan nilai hidup. Maka, ketika datang ke tempat ini, saya teringat dengan situasi pendidikan dan ciri khas bangunan yang terbuat dari batu bata. 

 

Ia berharap SMP Kartini menjadi wadah bagi anak bangsa mendalami nilai-nilai hidup sembari mempersiapkan masa depan cerah. 

Sebelumnya, sejumlah alumnus SMP Swasta Kartini Parsoburan menyampaikan motivasi kepada anak didik yang tengah mengecap pendidikan. 

 

Kepala Sekolah SMP Swasta Kartini Suster Ferdinanda Pane, KSSY menyampaikan sejumlah poin penting yang mesti diperjuangkan selama mendidik. 

"SMP Kartini Parsoburan tidak boleh hanya menjadi pabrik yang mencetak robot-robot pekerja. Semangat Imago Dei mesti hidup dalam hati kita," ujar Suster Ferdinanda Pane, KSSY, Jumat (24/4/2026).

Pertama, martabat manusia (human dignity). Seluruh siswa adalah pembawa citra Allah. Dengan demikian, sekolah tidak tidak boleh melakukan perundungan dan  diskriminasi, serta tidak boleh ada anak yang merasa "dibuang".

 

Kedua, kreativitas tanpa batas. Jika Sang Pencipta adalah Kreator Agung, maka manusia sebagai rupa-Nya adalah mahluk kreatif.  Tugas pendidik bukan memaksakan isi kepala guru ke kepala murid, melainkan menggali potensi kreatif yang Tuhan sudah titipkan sejak lahir.

Ketiga, integritas moral. Menjadi serupa dengan gambar Allah berarti memiliki karakter yang mulia. Di era disrupsi informasi ini, kepintaran tanpa integritas adalah bahaya. 

 

"Mari kita sejenak kembali ke tahun 1976. Pada masa itu, Parsoburan mungkin hanya titik kecil dalam pendidikan nasional. Akses jalan yang sulit, keterbatasan listrik dan minimnya sarana-prasarana menjadi pemandangan sehari-hari," lanjutnya. 

"Dalam keterbatasan tersebut, ada para visioner, para suster pendiri sekolah ini, guru-guru sesepuh kita yang memiliki iman sebesar biji sesawi," lanjutnya. 

Ia juga mengatakan, sekolah tersebut menjadi rahim bagi ribuan pemikir. 

 

"Kita telah melewati berbagai pergantian pemerintahan, kurikulum. Kita tetap teguh karena akar kita kuat menghujam pada batu karang yang teguh," sambungnya.

"Kita tidak hanya membangun gedung, tetapi kita membangun manusia," tuturnya.

Malam harinya, para alumnus telah membicarakan soal pengurus ikatan alumni. Kepengurusan telah dibentuk dan dilantik pada Sabtu (25/4/2026).(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved