techno

ASUS Expertbook Ultra Resmi Diluncurkan: Tipis Tapi Mampu Menahan Beban 100 Kg

ASUS ExpertBook Ultra dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan perangkat portabel

Tayang:
Penulis: Rena Elviana Purba | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Rena Elviana Purba
(ASUS resmi meluncurkan laptop bisnis flagship terbarunya, ASUS ExpertBook Ultra di Pullman Hotel Central Park, Jakarta, Kamis (7/5/2026). Laptop flagship ultra-portabel ini menggabungkan kekuatan teknologi dari ASUS, Intel, dan Microsoft untuk menjawab kebutuhan para profesional dan pelaku bisnis berbasis kecerdasan buatan (AI) yang kian meningkat) 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA- ASUS memperkuat pasar laptop bisnis premium di Indonesia dengan meluncurkan ASUS ExpertBook Ultra, laptop flagship ultra-portabel yang mengedepankan desain ultra-tipis, bobot ringan, performa tinggi, fitur durabilitas tinggi, serta teknologi kecerdasan buatan (AI) terbaru.

Perangkat tersebut diperkenalkan dalam ASUS ExpertBook Ultra Launch Event di Pullman Hotel Central Park, Jakarta, Kamis (7/5/2026). 

Acara ini dihadiri Co-CEO ASUS S.Y. Hsu, Senior Vice President ASUS Eric Chen, Commercial Director ASUS Indonesia Eric Khoven, mantan Menteri Perdagangan Gita Wiryawan, serta ratusan tamu undangan dari kalangan mitra bisnis, kreator konten, influencer, dan media.

ASUS ExpertBook Ultra dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan perangkat portabel dengan performa tinggi serta daya tahan maksimal.

Commercial Director ASUS Indonesia Eric Khoven mengatakan ASUS terus menghadirkan inovasi teknologi untuk mendukung kebutuhan produktivitas modern.

“ASUS terus menghadirkan inovasi untuk menghasilkan perangkat terbaik bagi penggunanya,” ujar Eric dalam acara peluncuran.

Laptop ini hadir dengan bobot mulai 0,99 kilogram dan ketebalan hanya 10,99 milimeter. 

ASUS menyebut perangkat tersebut sebagai laptop 14 inci dengan footprint terkecil di dunia.

Dengan dimensi 309,1 mm x 208,7 mm, perangkat ini lebih ringkas dibandingkan sejumlah kompetitor di kelasnya. 

Meski memiliki desain tipis dan ringan, ASUS tetap membekali laptop tersebut dengan baterai 70Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 26 jam penggunaan.

Tak hanya mengedepankan desain, ASUS juga menampilkan berbagai demonstrasi ketahanan perangkat di hadapan peserta acara. 

Dalam demonstrasi tersebut, laptop dijatuhkan dari ketinggian sekitar 1,2 meter untuk menunjukkan daya tahan fisiknya.

ASUS juga memperlihatkan keyboard yang tetap berfungsi meski disiram air sekitar 600 mililiter. 

Bahkan, perangkat masih dapat menyala ketika menerima tekanan beban hingga 100 kilogram.

Menurut Eric, ketangguhan perangkat menjadi salah satu faktor penting untuk menekan risiko kerusakan serta biaya servis dalam penggunaan jangka panjang.

“Dengan kekuatan semacam ini maka kemungkinan untuk melakukan servis jadi lebih kecil, karena ketangguhan produk ini. Karena untuk biaya servis kerusakan juga bisa sangat mahal,” katanya.

ASUS turut mengklaim engsel laptop dirancang lebih kokoh dan mampu bertahan hingga 11 tahun penggunaan. 

Untuk mendukung kebutuhan enterprise, ASUS juga menghadirkan garansi bisnis hingga lima tahun serta layanan on-site service.

Dari sisi performa, ASUS ExpertBook Ultra ditenagai prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3 dengan dukungan teknologi AI terbaru dan Neural Processing Unit (NPU) hingga 50 TOPS.

Secara keseluruhan, platform AI pada laptop ini diklaim mampu mencapai performa hingga 180 TOPS, memungkinkan pemrosesan AI generatif, penerjemahan real-time, hingga menjalankan Large Language Model (LLM) secara lokal tanpa bergantung pada cloud.

Kemampuan tersebut diperkuat teknologi pendingin ASUS ExpertCool Pro yang menjaga TDP prosesor tetap stabil di angka 50W tanpa throttling, sehingga laptop mampu menangani multitasking berat, rendering, hingga pengolahan data besar dalam waktu lama.

Untuk sektor grafis, ASUS menyematkan Intel Arc B390 terintegrasi yang diklaim memiliki performa melampaui NVIDIA RTX 4050 pada konsumsi daya 30W TGP.

Performa tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5x hingga 64GB berkecepatan 9600 MT/s serta SSD PCIe Gen5 x4 hingga 2TB dengan kecepatan baca mencapai 14.000 MB/s.

Di sektor visual, ASUS menghadirkan layar sentuh Tandem OLED 14 inci beresolusi 3K dengan refresh rate adaptif 30Hz hingga 120Hz. Layar tersebut mendukung tingkat kecerahan hingga 1.400 nits HDR dan dilindungi Gorilla Glass Matte anti-glare agar tetap nyaman digunakan di berbagai kondisi pencahayaan.

Pengalaman multimedia juga diperkuat melalui sistem audio Dolby Atmos enam speaker.

Untuk keamanan, ASUS menyematkan fitur kelas enterprise seperti standar NIST SP 800-193, BIOS self-healing, sensor sidik jari, hingga IR facial recognition.

Laptop ini juga dibekali suite MyExpert AI yang memungkinkan berbagai fitur AI berjalan secara lokal tanpa biaya langganan tambahan.

Dengan kombinasi performa tinggi, desain ringan, durabilitas standar militer, dan dukungan teknologi AI terbaru, ASUS ExpertBook Ultra diposisikan sebagai laptop bisnis premium untuk kebutuhan kerja modern.

Dalam kesempatan yang sama, ASUS juga menyoroti pertumbuhan bisnis laptop komersialnya di Indonesia. Eric menyebut ASUS mencatat pertumbuhan 117 persen secara tahunan pada segmen commercial sepanjang 2025, di tengah perlambatan industri PC komersial global.

“Untuk tahun 2026, ASUS Commercial Indonesia diperkirakan berada di posisi ketiga dengan market share sekitar 17 persen,” ujarnya.

Sementara pada segmen consumer, ASUS mengklaim masih mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar laptop di Indonesia selama lebih dari satu dekade dengan pangsa pasar di atas 30 persen pada 2025.

(cr19/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved