Berita Tapsel
Setelah Disorot Golkar, Wali Kota Padangsidimpuan Tinjau Lagi Proyek Rumah Dinas Rp 2,5 Miliar
Diketahui proyek rumah dinas ini sudah dianggarkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Padangsidimpuan.
Penulis: Azis Husein Hasibuan | Editor: Azis Husein Hasibuan
TRIBUN-MEDAN.com, PADANGSIDIMPUAN - Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe berjanji akan mengkaji ulang proyek pembangunan rumah dinas wakil wali kota senilai Rp 2,5 miliar pada tahun ini pascadikritik fraksi Golkar.
Diketahui Wakil Wali Kota Padangsidimpuan saat ini bernama Harry Pahlevi Harahap. Hal ini disampaikan Letnan Dalimunthe di Gedung DPRD Padangsidimpuan pada Senin (6/7/2026) siang.
"Terkait penetapan prioritas anggaran harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat khususnya mengenai urgensi pembangunan rumah dinas wakil wali kota pada tahun 2026, dapat kami sampaikan bahwasanya hal ini akan menjadi bahan pembahasan selanjutnya" ujar Letnan.
Anggaran Mencapai Rp2,57 Miliar
Diketahui proyek rumah dinas ini sudah dianggarkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Padangsidimpuan.
Berdasarkan dokumen perencanaan, pembangunan rumah dinas Wakil Wali Kota akan dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Padangsidimpuan.
Selain anggaran fisik bangunan sebesar Rp2,5 miliar, pemerintah juga mengalokasikan sekitar Rp70 juta untuk jasa konsultansi perencanaan dan pengawasan, sehingga total anggaran mencapai sekitar Rp2,57 miliar.
Pandangan Fraksi Golkar
Sebelumnya, Fraksi Golkar melalui juru bicaranya, Dewi Fortuna, menilai pembangunan rumah dinas Wakil Wali Kota belum menjadi kebutuhan yang mendesak.
Fraksi dengan jumlah kursi terbanyak di DPRD itu meminta pemerintah daerah lebih mengutamakan program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Menurut Fraksi Golkar, penyusunan prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.
Dengan masih banyaknya persoalan dasar yang perlu ditangani, alokasi anggaran sebesar Rp2,5 miliar dinilai belum tepat untuk direalisasikan pada tahun anggaran 2026.
"Dalam kondisi ruang fiskal daerah yang terbatas, setiap kebijakan penganggaran harus dipertimbangkan secara cermat," ujarnya.
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Sosok Sanusi Pane yang Namanya Kian Digaungkan Gus Irawan Menjadi Pahlawan Nasional |
|
|---|
| Paviliun Pemkab Tapsel Untung Rp 30 Juta di PRSU ke-50, Sudah 2.000 Orang yang Sudah Berkunjung |
|
|---|
| Profil Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval, Pria Kelahiran Medan yang Pernah Bertugas di Interpol |
|
|---|
| Warga Batangtoru Terharu Lihat Aksi Drama Musikal Kisah Bencana Tapsel yang Ditampilkan di PRSU |
|
|---|
| Akhirnya 2 Tahanan yang Berupaya Melarikan Diri Ditangkap, Kapolsek Batangtoru: Sudah Dapat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/letnan-rumah-dinas-padangsidimpuan.jpg)