Liga Italia

Lazio Tantang Inter Milan ke Final Piala Coppa, Hebatnya Kiper Lazio Gagalkan 4 Penalti Atalanta

Lazio lolos ke final Coppa Italia usai membentung 4 tandangan penalti pemain Atalanta

Editor: Salomo Tarigan
(twitter/Lazio)
SKUAT LAZIO - Pemain Lazio. Lazio lolos ke final Coppa Italia 2025-2026, Kamis (23/4/2026). Edoardo Motta mementahkan 4 tandangan penalti pemain Atalanta 

TRIBUN-MEDAN.com - Kemenangan Lazio diwarnai kehebatan Edoardo Motta.

Lazio lolos ke final Coppa Italia usai Edoardo Motta mementahkan 4 tandangan penalti pemain Atalanta.

Edoardo Motta akan menantang Inter Milan di final nanti.

Laga leg kedua semifinal Coppa Italia antara Atalanta dan Lazio berlangsung pada Rabu (22/4/2026) di Stadion Atleti Azzurri d'Italia.

Leg pertama di kandang Lazio pada 5 Maret lalu berakhir imbang 2-2.

Lazio sudah hampir mengunci tiket lolos ke final dalam laga 90 menit setelah Alessio Romagnoli menjebol gawang Atalanta di menit ke-84.

 Namun, tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan lewat Mario Pasalic pada menit ke-86.

Setelah melewati perpanjangan waktu, pertandingan berakhir imbang 1-1 sehingga skor agregat sama kuat 3-3.

Adu penalti harus dilakukan untuk menentukan pemenang yang akan menantang Inter Milan di laga final pada 13 Mei mendatang di Stadion Olimpico, Roma.

Di babak inilah kiper Lazio, Edoardo Motta, beraksi gemilang.

Penjaga gawang yang masih berusia 21 tahun itu menjadi pahlawan yang membawa Tim Elang lolos ke final.

 Dalam adu penalti, Lazio sudah berada dalam posisi genting lantaran Nuno Tavares gagal menyarangkan bola setelah Atalanta unggul via Giacomo Raspadori.

Namun, Motta kemudian menggagalkan 4 penalti Atalanta berikutnya!

Gianluca Scamacca, Davide Zappacosta, Mario Pasalic, dan Charles De Ketelaere melihat eksekusi mereka semuanya dibendung oleh kiper bertinggi badan 194 cm itu.

Dari kubu Lazio, Danilo Cataldi selaku eksekutor kedua sempat gagal tetapi Gustav Isaksen dan Kenneth Taylor sukses menjalankan tugasnya.

Walhasil, Lazio menang 2-1 dalam adu penalti untuk lolos ke final Coppa Italia.

Begitu meloloskan Lazio, Motta langsung menyatakan diri siap melakukan adu penalti lagi saat nanti melawan Inter Milan.


"Kami berharap bisa menyelesaikan pertandingan final itu lebih cepat," katanya kepada Mediaset.

"Tetapi, kami juga akan siap untuk adu penalti."

Edoardo Motta menjadi simbol kebangkitan Lazio dalam beberapa minggu terakhir.

 Dia baru direkrut pada Januari lalu dari Reggiana.

Dikontrak sampai 2030, kiper Timnas Italia U-21 ini awalnya hanya menjadi deputi Ivan Provedel.

Setelah Provedel mengalami cedera, pelatih Maurizio Sarri mulai menurunkannya sebagai starter dalam laga melawan Sassuolo di pekan ke-28 Liga Italia pada 10 Maret lalu.

Motta sukses menjawab kepercayaan itu dengan membawa Gli Aquilotti mengalahkan Sassuolo 2-1, yang merupakan kemenangan pertama Lazio di Serie A sejak Februari.

Setelah itu Motta terus menjadi starter dalam 6 laga berikutnya.

Sang penjaga gawang di antaranya sukses membawa Lazio menghabisi peluang AC Milan dan Napoli meraih scudetto.

Motta berdiri di bawah mistar saat I Biancocelesti mengalahkan Milan 1-0 dan Napoli 2-0.

Sempat terpuruk ke peringkat 11 klasemen sebelum Motta menjadi starter, Lazio kini pelan-pelan naik ke posisi ke-9.

Kendati masih berada di papan tengah klasemen, tiket ke kompetisi antarklub Eropa musim depan bisa didapatkan Lazio lewat jalur Coppa Italia.

(*/TRIBUN-MEDAN.com)

Sumber: bolasport.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved