Berita Olahraga

Putra Asisten Pelatih PSMS Legimin Rahardjo, Raditya Resmi Dipanggil Ikuti Seleksi Timnas U-20

Kabar membanggakan datang dari keluarga besar PSMS Medan. Raditya Rahardjo, putra dari Asisten Pelatih PSMS Medan.

|
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
SELEKSI TIMNAS - Raditya Rahardjo, putra dari Asisten Pelatih PSMS Medan, Legimin Rahardjo resmi menerima panggilan seleksi Timnas Indonesia U-20. Radit merupakan pesepakbola yang saat ini memperkuat klub Persikutim United. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kabar membanggakan datang dari keluarga besar PSMS Medan. Raditya Rahardjo, putra dari Asisten Pelatih PSMS Medan, Legimin Rahardjo, resmi menerima panggilan seleksi Timnas Indonesia U-20.

Pemanggilan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan karier sepak bola Raditya, yang selama ini menunjukkan perkembangan pesat dan kerja keras untuk menembus level tertinggi.

Raditya, yang akrab disapa Radit, saat ini memperkuat klub Persikutim United, salah satu peserta Liga Nusantara musim 2025/2026. Meski masih sangat muda, Radit sudah dikenal memiliki karakter bermain yang matang, disiplin, serta kualitas teknik yang membuatnya mulai diperhitungkan di level nasional. 

Bagi Legimin Rahardjo, kabar pemanggilan Radit bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga sebuah amanah besar. Sebagai mantan kapten PSMS dan salah satu legenda hidup sepak bola Sumatera Utara, Legimin memahami betul beratnya proses menuju tim nasional. Namun sebagai seorang ayah, ia memilih untuk menyerahkan semuanya kepada kerja keras anaknya.

“Ya, alhamdulillah. Kita berdoa saja, minta doanya semua,” ujar Legimin dengan nada penuh syukur ketika dikonfirmasi Tribun Medan, Kamis (4/12/2025).

Meski bangga, Legimin tidak ingin memberikan tekanan berlebih kepada putranya. Ia menekankan bahwa lolos atau tidak dalam seleksi nanti sepenuhnya bergantung pada kemampuan dan kesungguhan Radit saat menjalani proses di pemusatan latihan.

“Pastinya sebagai orang tua berharap dia bisa masuk, ya. Tapi selebihnya terserah dia, tergantung usahanya sendiri,” tegas Legimin.

Lebih lanjut, ia berharap Radit bisa memaksimalkan kesempatan langka ini. Di tengah persaingan yang ketat di kelompok usia muda, Legimin mengingatkan bahwa karakter, kerja keras, dan mental menjadi bagian penting dalam penilaian pelatih Timnas.

“Dimaksimalkan saja. Ini kesempatan besar untuk dia,” tambahnya.

Meski tidak besar dalam bayang-bayang popularitas sang ayah, Radit dikenal sebagai pemain muda yang bekerja keras dari bawah. Ia memulai karier sepak bolanya melalui Akademi PS Kwarta Youth di berbagai kompetisi kelompok usia. Kemudian sebelum bergabung dengan Persikutim United, Radit sempat membela sejumlah klub lokal seperti PSSA Asahan, hingga Persija Youth U-20. 

Radit disebut memiliki visi permainan yang baik, penguasaan bola yang stabil, serta kemampuan membaca permainan yang menonjol, sebuah atribut yang jarang dimiliki pemain seusianya.

Pemanggilan ke seleksi Timnas U-20 tentu menjadi awal perjalanan yang masih panjang bagi Radit. Jika lolos, ia akan masuk dalam bagian penting dari regenerasi skuad muda Indonesia yang tengah dipersiapkan menghadapi kompetisi tingkat Asia hingga dunia.

Bagi keluarga Legimin, hal terpenting adalah Radit bisa memanfaatkan momen ini dengan sikap profesional, tetap rendah hati, dan terus mengasah kemampuannya.

Dengan dukungan penuh dari keluarga, klub, dan lingkungan sepak bola Sumatera Utara, Radit kini berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan mimpinya mengenakan jersey Merah Putih.

(Cr29/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved