Breaking News

Lakalantas Maut di Sergai

Korban Luka-Luka Penumpang Bus Halmahera di Sergai Terpaksa Gagal Ikut Seleksi Koperasi Merah Putih

Beberapa diantara pasien yang masih dirawat yakni Lamria Sihombing dan Elvira Leliana Nainggolan. 

Tayang:
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
DIRAWAT : Penumpang bus Halmahera Lamria dan Elvira masih mendapat perawatan di RS Sari Mutiara Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang, Selasa (12/5/2026). Karena kejadian ini keduanya gagal untuk ikut seleksi Koperasi Merah Putih. 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM- Para penumpang bus Halmahera yang mengalami kecelakaan di Jalur Tol Tebing Tinggi Medan kawasan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai masih mendapat perawatan di rumah sakit yang ada di Kabupaten Deli Serdang, Selasa (12/5/2026).

Saat ini kondisi mereka lebih baik dari hari sebelumnya.

Beberapa diantara pasien yang masih dirawat yakni Lamria Sihombing dan Elvira Leliana Nainggolan. 

Saat Tribun Medan menjenguk keduanya di ruang 312 RS Sari Mutiara Lubuk Pakam mereka masih dalam kondisi lemah.

Perban masih menempel dibagian kening Elvira karena Luka akibat benturan. Sementara itu Lamria masih kesakitan dan belum bisa berjalan. 

"Kami sedang tidur saat kejadian itu jadi nggak tau gimana kejadiannya. Aku sampai tercampak ke luar," ucap Elvira. 

Lamria dan Elvira adalah teman akrab yang sama-sama tinggal di Desa Asam Jawa Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhan Batu Selatan.

Mereka berangkat ke kampung dengan niat hati untuk ikut ujian seleksi Koperasi Merah Putih di Lubuk Pakam. 

"Rencananya hari ini jam 13.00 WIB, kami ujian makanya kemarin itu berangkat. Rupanya kecelakaan gini nggak bisalah. Aku belum bisa jalan, masih sakit digerakkan kakiku," kata Lamria. 

Lamria juga mengaku saat kejadian sekitar pukul 05.30 itu dirinya masih dalam kondisi tidur.

Ia baru sadar setelah bus terguling-guling dan keluar dari jalur tol.

Ia masih ingat kalau posisi duduk ia dan Elvira saat itu berada di posisi samping dekat pintu belakang. 

"Aku rasa terbang lah bus kami itu karena sampai keluar dari tol itu (lewat pembatas tol). Kalau dia (Elvira) tercampak keluar kalau aku di dalam tercampak-campak.

Nggak tau aku apakah ngebut posisinya saat itu atau gimana tapi setau aku sopirnya itu sudah berganti dari yang diawal," bilang Lamria. 

Wina kakak dari Elvira menyebut sangat terkejut begitu mendapat kabar bus yang ditumpangi adiknya kecelakaan. Begitu mendapat kabar ia langsung bergegas ke rumah sakit.

 "Mau ujian Koperasi Merah Putih orang ini makanya mau datang ke rumah. Aku tinggal di Patumbak karena ujiannya di Lubuk Pakam hari ini. Sekarang ini sudah lumayan membaik kondisi mereka tapi belum tau kapan bisa pulang," sebut Wina.

Dalam peristiwa kecelakaan yang dialami bus Halmahera total ada 4 penumpangnya yang tewas.

Total ada 19 orang yang menjadi korban luka-luka setelah bus menabrak mobil pick up L 300 yang mengalami patah as dan terguling di jalur tol Km 63+200 kawasan Perbaungan.

Seluruh korban sempat dievakuasi ke 3 rumah sakit. 

Selain di RS Sari Mutiara juga ada di Grand Med dan RSUD Amri Tambunan.

Setelah mendapat perawatan penumpang bus sudah ada yang pulang dan berobat jalan. (dra/tribun-medan.com). 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved