Breaking News

Berita Seleb

Disarankan agar Dijual, Uya Kuya Masih Pertahankan Rumah Bekas Penjarahan: Itu Hasil Kerja Saya

Di tengah kondisi tersebut, banyak kerabat yang menyarankan agar rumah itu dijual saja.

Youtube channel Uya Kuya TV
RUMAH UYA KUYA DIJARAH : Tangkapan layar momen pertama kali Uya Kuya masuk ke rumah yang satu bulan lalu dijarah. Istri Uya, Astrid menangis pilu saat tahu barang langka miliknya rusak. 

TRIBUN-MEDAN.com - Meski mengalami kerusakan parah akibat penjarahan massal, Uya Kuya memilih tetap mempertahankan rumahnya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Saat ditemui di Gedung Nusantara 1 DPR RI pada Selasa, 21 April 2026, ia membeberkan kondisi terkini kediamannya yang hingga kini masih dalam proses renovasi, meski telah berjalan lebih dari setengah tahun.

Setelah menjadi sasaran amuk massa pada Agustus 2025 lalu, rumah tersebut baru selesai direnovasi sekitar 70 persen.

Peristiwa penjarahan itu terjadi di tengah memuncaknya kemarahan publik terhadap sejumlah perilaku anggota dewan.

Situasi memanas setelah insiden meninggalnya seorang pengemudi ojek online yang terlindas mobil Brimob saat aksi unjuk rasa.

Rumah Uya pun tak luput dari amukan, dindingnya dicoret-coret, sementara seluruh isi bangunan dijarah hingga nyaris tak tersisa.

RUMAH UYA KUYA - Kondisi terkini rumah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Uya Kuya di Jakarta Timur, Minggu (31/8/2025). Banyak warga datang.
RUMAH UYA KUYA - Kondisi terkini rumah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Uya Kuya di Jakarta Timur, Minggu (31/8/2025). Banyak warga datang. (Tribunnews.com)

Kondisi tersebut membuat proses perbaikan berjalan lambat. Menurut Uya, para pelaku tidak hanya mengambil barang berharga, tetapi juga melucuti bagian-bagian penting rumah.

"Rumah sampai sekarang belum selesai direnovasi dan masih dibetulin. Rumah gue kemarin benar-benar semua barang hilang," kata Uya Kuya.

"Bukan hanya barang, besi-besi, kusen-kusen, pipa-pipa aja diambil, sampai kloset WC juga diambil. Kloset WC diambil, wastafel. Jadi benar-benar kosong, bolong semua."

Akibat kerusakan yang sangat parah, keluarga besar Uya terpaksa tinggal terpencar di rumah kontrakan. Bahkan, hewan peliharaan mereka pun harus dipindahkan sementara.

"Ini udah berjalan berbulan-bulan, udah setengah tahun belum selesai-selesai juga. Baru 70 persen kali ya. Makanya kan sekarang mertua gue juga masih ngontrak," imbuh Uya.

"Tinggal di situ kan juga selain gue ada mertua, ada adik kakaknya Astrid dan keluarga juga masih ngontrak," jucap Uya.

Di tengah kondisi tersebut, banyak kerabat yang menyarankan agar rumah itu dijual saja.

Namun, suami dari Astrid Khairunisha ini memilih bertahan karena rumah tersebut memiliki nilai sejarah dalam hidupnya.

"Banyak orang yang bilang, 'udah jual aja Mas, daripada trauma'. Cuma rumah itu saya beli dan saya bangun itu berapa belas tahun yang lalu loh, kalau enggak salah sejak 2014 atau 2013," ucap ayah dua anak ini.

"Waktu saya bangun pakai hasil kerja saya di tv pagi, siang, sore, malam. Sama sekali enggak ada uang rakyat di situ," tutur Uya.

"Dan gue tetap pengin mempertahankan rumah itu karena itu punya nilai sejarah sendiri buat gua. Kayaknya untuk ngejual rumah itu terlalu berat lah, enggak."

Terkait besarnya kerugian, Uya mengaku tidak ingin terlalu memikirkan angka. Ia memilih untuk menerima kejadian tersebut dan melanjutkan hidup.

"Terus terang kalau ditanya kerugian berapa gue enggak ngitung. Tapi banyak bangetlah. Bayangin aja rumah itu seisinya hilang semua, barang-barang yang hilang, dirusak dan lain sebagainya," kata Uya.

"Cuma ya udahlah, gue ikhlas. Ddalam arti kata ya itu udah terjadi, ya sekarang kita move on lagi," tutur Uya Kuya.

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved