Pakpak Bharat

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Tradisional

Bupati Franc Tumanggor menekankan bahwa pengawasan terhadap bahan pokok semakin diperketat selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/DISKOMINFO PAKPAK BHARAT
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, bersama istri, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor, melakukan kunjungan ke pasar tradisional Singgabur di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Pakpak Bharat, Sumatera Utara, pada 11 Maret 2026. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, bersama istri, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor, melakukan kunjungan ke pasar tradisional Singgabur di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Pakpak Bharat, Sumatera Utara, pada 11 Maret 2026.

Kehadiran mereka bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi pasar, khususnya terkait ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Franc berkeliling pasar, menyapa pedagang serta berdialog dengan para pengunjung.

Ia ingin memastikan langsung bahwa kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar.

“Kehadiran saya di sini utamanya adalah memastikan stok kebutuhan pokok tetap aman, tersedia, dan bisa dijangkau masyarakat, serta tidak ada kenaikan harga,” jelasnya.

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor melakukan kunjungan ke pasar tradisional Singgabur
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, bersama istri, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor, melakukan kunjungan ke pasar tradisional Singgabur di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Pakpak Bharat, Sumatera Utara, pada 11 Maret 2026.

Bupati Franc menekankan bahwa pengawasan terhadap bahan pokok semakin diperketat selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri.

Menurutnya, momentum ini sangat penting bagi umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah.

“Bulan Ramadhan dan Idul Fitri merupakan momen penting bagi saudara-saudara kita umat Muslim. Jangan sampai kegiatan ibadah mereka terganggu karena stok pangan yang sulit atau harga yang mahal. Ini tugas kita sebagai pemerintah,” tegasnya.

pasar tradisional Singgabur di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, bersama istri, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor, melakukan kunjungan ke pasar tradisional Singgabur di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Pakpak Bharat, Sumatera Utara, pada 11 Maret 2026.

Peran Pemerintah Daerah

Langkah pengawasan langsung ke pasar tradisional mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Pasar tradisional adalah pusat aktivitas ekonomi rakyat, sehingga kondisi di pasar menjadi indikator nyata apakah kebijakan pemerintah berjalan efektif.

Dengan turun langsung Bupati Franc, pemerintah dapat mendengar keluhan pedagang, memahami dinamika harga, dan segera mengambil langkah antisipatif bila terjadi gejolak.

Upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal ketenangan sosial.

Ketika harga pangan stabil, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa terbebani oleh masalah kebutuhan sehari-hari. Hal ini juga memperkuat rasa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Kunjungan Bupati Franc Bernhard Tumanggor ke pasar tradisional Singgabur menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat, terutama di saat-saat krusial menjelang hari besar keagamaan.

Dengan pengawasan ketat terhadap stok dan harga bahan pokok, diharapkan masyarakat Pakpak Bharat dapat menyambut Idul Fitri dengan penuh suka cita, tanpa khawatir akan kesulitan pangan maupun lonjakan harga.

(*/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved