Pakpak Bharat
MTQ Kecamatan Kerajaan 2026: Ajang Amal dan Pencetak Generasi Qur’ani
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Kerajaan resmi dibuka Camat H. Wenta Banurea, ST, dihadiri khafilah dari seluruh desa
TRIBUN-MEDAN.COM - Suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti kompleks Kantor Camat Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Rabu (6/5/2026) hari ini.
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Kerajaan resmi dibuka oleh Camat H. Wenta Banurea, ST, dengan dihadiri khafilah dari seluruh desa.
Ajang tahunan ini bukan sekadar perlombaan membaca ayat-ayat suci Al Qur’an, melainkan juga wadah memperkuat iman, taqwa, dan kecintaan masyarakat terhadap kitab suci.
Dalam sambutannya, Camat Wenta Banurea menegaskan bahwa MTQ harus dimaknai sebagai amal sekaligus sarana meningkatkan pemahaman terhadap Al Qur’an.
“Mari kita jadikan MTQ Kecamatan Kerajaan ini sebagai ajang amal, ajang meningkatkan taqwa dan iman kepada Allah SWT, melalui pemahaman ayat-ayat suci Al Qur’an. Disamping itu, MTQ ini adalah sebuah upaya untuk mencari qori dan qori’ah terbaik yang nantinya akan kita kirim mengikuti ajang serupa di tingkat Kabupaten,” ujarnya.
Tema dan Harapan
MTQ tahun 2026 ini mengusung tema “Membangun generasi yang cinta Al Qur’an, untuk mewujudkan masyarakat yang tangguh dan berkualitas.”
Tema tersebut mencerminkan harapan besar agar generasi muda tumbuh dengan fondasi spiritual yang kuat, sehingga mampu menghadapi tantangan zaman dengan nilai-nilai Qur’ani.
Khafilah dari setiap desa tampil dengan penuh semangat, membawa identitas dan kebanggaan masing-masing.
Kehadiran para undangan, tokoh masyarakat, serta dukungan warga menjadikan acara ini lebih meriah.
Lantunan ayat-ayat suci yang bergema di aula kantor camat menghadirkan suasana syahdu, sekaligus menegaskan bahwa MTQ bukan hanya kompetisi, melainkan juga ruang silaturahmi dan dakwah.
Ajang Seleksi dan Pembinaan
Selain sebagai sarana dakwah, MTQ Kecamatan Kerajaan juga berfungsi sebagai ajang seleksi.
Qori dan qori’ah terbaik akan dipersiapkan untuk mewakili kecamatan pada MTQ tingkat Kabupaten.
Dengan demikian, acara ini menjadi bagian dari pembinaan berjenjang, memastikan kualitas bacaan dan pemahaman Al Qur’an terus meningkat.
Oleh karena itu, MTQ Kecamatan Kerajaan 2026 menjadi bukti nyata komitmen pemerintah kecamatan dan masyarakat dalam membangun generasi Qur’ani.
Lebih dari sekadar lomba, ia adalah ikhtiar kolektif untuk menanamkan nilai-nilai Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, demi terwujudnya masyarakat yang tangguh, beriman, dan berkualitas.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: Bupati Franc ke Kementerian Pertanian: Dorong Hilirisasi Gambir dan Ketahanan Pangan Pakpak Bharat
| Gereja Katolik Stasi St. Fransiskus Assisi Simervara: Simbol Kebersamaan dan Iman yang Diperbarui |
|
|---|
| Seminar Parenting Day SMP N 1 Salak: Sinergi Sekolah dan Orang Tua |
|
|---|
| Bupati Franc ke Kementerian Pertanian: Dorong Hilirisasi Gambir dan Ketahanan Pangan Pakpak Bharat |
|
|---|
| Tim Supervisi TP PKK Sumut Kunjungi Pakpak Bharat: Momentum Penguatan Gerakan PKK |
|
|---|
| Ivanre Sampitmo Manik: Putra Pakpak Bharat Menembus SMA Taruna Nusantara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/khafilah-dari-seluruh-desa-kecamatan-kerajaan.jpg)