Berita Internasional

Dianggap Penghalang Asmara, Ibu Tega Bersekongkol dengan Kekasih Bunuh Anak Kandung

Seorang ibu bernama Gurpreet Kaur diduga tega bersekongkol dengan kekasihnya, Arpit Sharma, untuk membunuh anak kandungnya sendiri.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PEMBUNUHAN: Ilustrasi bocah tewas. Ibu kandung diduga bersekongkol dengan kekasih habisi nyawa anak karena dianggap jadi penghalang hubungan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang ibu bernama Gurpreet Kaur diduga tega bersekongkol dengan kekasihnya, Arpit Sharma, untuk membunuh anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.

Bocah laki-laki tersebut diduga dihabisi karena dianggap sebagai penghalang dalam hubungan asmara antara kedua tersangka.

Dikutip dari Mstar, Selasa (23/6/2026), kasus tragis yang terjadi di Meerut, Uttar Pradesh, India, itu terungkap setelah Arpit Sharma diduga mengakui perbuatannya kepada polisi.

Pria tersebut disebut membawa korban ke sebuah lokasi sebelum membunuhnya dan membuang jasad anak tersebut di kawasan hutan Hastinapur.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dan menemukan dugaan keterlibatan Gurpreet Kaur dalam kasus tersebut. Sang ibu diduga mengetahui rencana pembunuhan terhadap anaknya sejak awal, bahkan disebut turut berperan dalam perencanaan aksi tersebut bersama kekasihnya.

Misteri kasus ini bermula ketika korban dilaporkan hilang oleh neneknya pada 16 Juni lalu. Perempuan lanjut usia tersebut mendatangi Kantor Polisi Bahsuma untuk membuat laporan kehilangan setelah cucunya tidak diketahui keberadaannya.

Dalam laporan tersebut, nenek korban menyebut cucunya diduga dibawa pergi oleh Arpit Sharma menggunakan sebuah mobil jenis WagonR. Keluarga yang khawatir terhadap keselamatan anak tersebut kemudian meminta bantuan pihak kepolisian untuk melakukan pencarian.

Menindaklanjuti laporan itu, polisi segera membentuk beberapa tim khusus untuk menyelidiki keberadaan korban. Petugas melakukan berbagai upaya pencarian dengan memanfaatkan sejumlah bukti, termasuk rekaman kamera pengawas atau CCTV, data pemantauan, serta bukti teknis lainnya.

Hasil penyelidikan akhirnya mengarahkan polisi kepada Arpit Sharma. Saat menjalani pemeriksaan, Arpit diduga memberikan pengakuan terkait keterlibatannya dalam kematian anak berusia enam tahun tersebut.

Dalam keterangannya, Arpit disebut membawa korban menuju sebuah area perkebunan sebelum melakukan pembunuhan. Setelah korban meninggal dunia, jasadnya kemudian diduga disembunyikan di kawasan hutan Hastinapur.

Polisi yang melakukan pencarian berdasarkan informasi tersebut akhirnya menemukan jasad korban. Selain itu, petugas juga mengamankan sebuah senjata yang diduga digunakan dalam aksi pembunuhan serta kendaraan yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Setelah menemukan keterlibatan Arpit Sharma, penyidik kemudian memperluas pemeriksaan untuk mengetahui apakah ada pihak lain yang terlibat. Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan sejumlah bukti komunikasi digital yang diduga menunjukkan adanya hubungan antara Arpit dan Gurpreet Kaur dalam kasus tersebut.

Bukti yang ditemukan berupa pesan percakapan, rekaman panggilan video, serta data komunikasi lainnya. Polisi menduga bukti-bukti tersebut menunjukkan adanya kerja sama antara kedua tersangka dalam merencanakan pembunuhan korban.

Saat diperiksa oleh penyidik, Gurpreet Kaur juga diduga mengakui bahwa dirinya mengetahui niat Arpit Sharma untuk membunuh anaknya. Pengakuan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam penyelidikan mengenai keterlibatan sang ibu dalam kasus tersebut.

Superintenden Polisi Wilayah Pedesaan Meerut, Abhijeet Kumar, mengatakan bukti digital yang diperoleh selama penyelidikan semakin memperkuat dugaan keterlibatan kedua tersangka.

Menurut pihak berwenang, dugaan sementara menunjukkan bahwa anak tersebut menjadi korban karena dianggap menghalangi hubungan antara Arpit Sharma dan Gurpreet Kaur. Motif tersebut menjadi salah satu fokus penyelidikan dalam mengungkap latar belakang pembunuhan.

Kasus ini memicu kemarahan warga setempat setelah mengetahui seorang anak berusia enam tahun diduga menjadi korban tindakan yang melibatkan orang terdekatnya sendiri.

Hingga kini, proses hukum terhadap Gurpreet Kaur dan Arpit Sharma masih berlangsung. Kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk melengkapi bukti serta memastikan seluruh fakta dan peran masing-masing tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut.

(cr31/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 2
Rabu, 24 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
VS
Uzbekistan
Uzbekistan
Grup L - Matchday 2
Rabu, 24 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Ghana
Ghana
Grup L - Matchday 2
Rabu, 24 Juni 2026 | 06:00 WIB
Panama
Panama
VS
Croatia
Kroasia
Grup K - Matchday 2
Rabu, 24 Juni 2026 | 09:00 WIB
Colombia
Kolombia
VS
DR Congo
RD Kongo
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved