Berita Internasional

Hubungan Tak Direstui karena Beda Status Sosial, Wanita Bantu Kekasih Rampok Rumah Keluarga Sendiri

Seorang wanita ditangkap setelah diduga membantu kekasihnya merampok rumah keluarganya sendiri.

Tayang:
KOMPAS.COM
RUMAH DIRAMPOK - Ilustrasi perampokan. Wanita bantu kekasihnya merampok rumah keluarga sendiri karena hubungan tak direstui. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita ditangkap setelah diduga membantu kekasihnya merampok rumah keluarganya sendiri.

Aksi tersebut dilakukan karena hubungan asmara keduanya selama delapan tahun tidak mendapat restu dari keluarga akibat perbedaan status sosial dan kasta.

Dikutip dari Mstar.com, Minggu (17/5/2026), insiden tersebut terjadi di Moradabad, Uttar Pradesh, India dan langsung menjadi perhatian aparat kepolisian setempat.

Polisi menyebut wanita bernama Ariba itu bersekongkol dengan kekasihnya, Arshad Warsi, serta beberapa rekannya untuk melakukan perampokan bersenjata di rumah milik keluarganya.

Menurut keterangan polisi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 pagi waktu setempat. Saat kejadian, beberapa pria bersenjata menyerbu rumah pengusaha tembaga bernama Mohammad Imran yang merupakan anggota keluarga Ariba.

Para pelaku kemudian mengancam penghuni rumah menggunakan pistol sebelum mengambil uang tunai dan sejumlah perhiasan bernilai tinggi. Nilai total kerugian akibat perampokan itu diperkirakan mencapai hampir Rs 1,2 crore (mata uang India, red).

“Para tersangka mengacungkan pistol kepada anggota keluarga sebelum melarikan uang tunai dan barang-barang berharga dari rumah tersebut,” ujar pihak kepolisian dalam keterangannya.

Selain membawa kabur uang dan perhiasan, para pelaku juga mengambil alat perekam video digital atau DVR yang terhubung dengan kamera pengawas CCTV di rumah tersebut. Polisi menduga tindakan itu dilakukan untuk menghilangkan jejak dan menyulitkan proses penyelidikan.

Usai menerima laporan, kepolisian segera membentuk beberapa tim khusus untuk mengusut kasus tersebut.

Aparat kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian serta menelusuri rekaman CCTV dari area sekitar rumah korban.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan adanya keterlibatan Ariba dalam aksi perampokan tersebut. Wanita itu diketahui telah menjalin hubungan asmara dengan Arshad Warsi yang berasal dari Amroha selama delapan tahun terakhir.

Namun, hubungan mereka tidak direstui keluarga karena perbedaan kasta dan taraf hidup. Kondisi itu diduga menjadi alasan pasangan tersebut merencanakan aksi kriminal demi memperoleh uang untuk memulai kehidupan baru bersama.

Polisi menyebut Ariba memberikan berbagai informasi penting kepada kekasihnya terkait kondisi rumah dan keberadaan uang tunai yang disimpan keluarganya.

Tidak hanya itu, Ariba juga diduga menyerahkan kunci gerbang utama rumah kepada Arshad sekitar sebulan sebelum peristiwa terjadi. Pada hari kejadian, dia disebut membuka kunci digital dari dalam rumah agar para pelaku dapat masuk dengan mudah tanpa menimbulkan kecurigaan.

Berdasarkan hasil pengembangan kasus, polisi akhirnya berhasil menangkap lima tersangka, termasuk Ariba dan Arshad Warsi. Penangkapan dilakukan untuk mendalami peran masing-masing dalam aksi perampokan tersebut.

Dalam operasi penangkapan itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai sebesar Rs 47,24 lakh atau sekitar Rp379 juta. Selain itu, aparat juga menemukan empat pistol rakitan, lima unit telepon genggam, dan dua mobil yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan tersebut.

Pihak kepolisian mengatakan proses penyelidikan masih terus berlangsung. Aparat kini berupaya melacak sisa uang hasil perampokan yang belum ditemukan serta mencari kemungkinan adanya pelaku lain yang turut terlibat dalam kasus itu.

Kasus ini menjadi sorotan publik di India karena melibatkan anggota keluarga sendiri dalam aksi kejahatan serius. Selain itu, motif yang dipicu hubungan asmara yang tidak direstui keluarga juga memicu perhatian luas masyarakat setempat.

Hingga kini, para tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif oleh kepolisian. Polisi juga terus mengumpulkan bukti tambahan untuk melengkapi proses hukum terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam perampokan tersebut.

(cr31/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved