Deli Serdang Terkini
Bertahun-Tahun Jalan Rusak dan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Adang Rombongan Bupati Deli Serdang
Dua orang warga nekat menghadang iring-iringan mobil rombongan Bupati Deli Serdang yang mau melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan STM Hulu.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Dua orang warga nekat menghadang iring-iringan mobil rombongan Bupati Deli Serdang yang mau melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan STM Hulu. Karena alasan jalan di daerah mereka rusak bertahun-tahun dan tidak kunjung diperbaiki mereka berani melakukan hal ini. Dianggap selama ini mereka seperti belum merdeka karena jalan yang rusak sepanjang 5 km lebih.
Video penghadangan dengan menempatkan sepeda motor trail di tengah jalan ini pun kini viral di media sosial setelah diunggah akun facebook bernama " STM Hulu Indah". Informasi yang dihimpun peristiwa penghadangan ini terjadi di Desa Durin Tinggung Kecamatan STM Hulu, Selasa (3/3/2026). Saat itu Bupati dan rombongan datang dari Lubuk Pakam menuju Desa Liang Pematang Kecamatan STM Hulu.
Sebelum sampai di lokasi rombongan dihadang oleh dua orang warga yang menjadi perwakilan masyarakat. Bupati dr Asri Ludin Tambunan yang mengetahui perjalanannya terhenti sempat turun dari mobil dan menemui dua itu beberapa menit. Saat itu banyak pegawai Pemkab dan Pegawai Kecamatan yang langsung sigap untuk menjauhkan pemuda tersebut dan mencoba menenangkannya.
Camat STM Hulu Sadar Purba bersama istri juga sempat turun tangan. Banyak ocehan-ocehan yang saat itu disampaikan dua orang perwakilan warga tersebut di lokasi. Meski sudah disampaikan pegawai kalau jalan yang diprotes adalah jalan dengan status jalan Provinsi namun keduanya tidak mau tahu.
Adu mulut dengan pegawai pun sempat terjadi karena mereka masih terus mencoba bertahan untuk berdiri di tengah jalan sementara pegawai Pemkab dan Kecamatan berusaha untuk mereka tidak menghalangi jalan.
Terlihat dua orang pemuda yang melakukan penghadangan ini memakai baju Ormas yang berbeda. Mereka sempat berteriak-teriak di tengah jalan sambil berputar-putar. Satu orang tampak mengibarkan bendera merah putih dan satunya lagi memegang miniatur lambang burung garuda.
"Jangan merasa kami bodoh," ucap salah seorang pemuda tersebut.
Meski saat itu Bupati sudah ada dihadapan mereka namun dua orang warga tersebut tidak ada berhadapan langsung dan menyampaikan aspirasi dengan jelas dan terinci. Mereka mengoceh sambil berputar-putar dan membuat pegawai Kecamatan dan Pemkab menjadi kerepotan. Melihat hal ini kemudian Bupati pun kembali masuk ke dalam mobil.
Sebelum dua orang tersebut menjauh, adu mulut pun sempat kembali lagi terjadi antara mereka dengan pegawai. Bahkan satu diantara mereka ada yang melepas bajunya dan menantang untuk berduel.
Kadis Sumber Daya Alam, Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Deli Serdang, Janso Sipahutar menyebut jalan yang dikeluhkan oleh dua warga tersebut adalah jalan status milik Provinsi. Kewenangan perbaikan dan pengaspalan ada pada Pemerintah Provinsi Sumut. Dalam hal ini Pemkab juga sudah sering menyampaikan kondisi yang ada kepada Provinsi agar ada tindaklanjut.
"Memang ada kerusakan jalan itu sekitar 5 Km dari Desa Durin Tinggung sampai ke Tanjung Raja. Cuma jalan STM Hulu ke Gunung Meriah ini jalan Provinsi. Kita nggak boleh anggarkan di situ (untuk perbaikan pengaspalan) karena bukan kewenangan kita," ujar Janso Sipahutar, Rabu (4/3/2026).
Janso yang juga ikut dalam rombongan Bupati juga menyayangkan kejadian tersebut. Disebut saat turun dari mobil Bupati sebenarnya sudah mendekat dengan warga tersebut. Namun bukannya aspirasi disampaikan secara langsung dengan kalimat baik-baik tapi malah mutar-mutar sambil mengoceh.
Informasi yang dihimpun untuk saat ini banyak jalan berstatus milik Provinsi di Kabupaten Deli Serdang yang kondisinya rusak dan kopak kapik. Saat musim hujan seperti kubangan kerbau dan saat musim panas banyak debu. Selain di kawasan STM Hulu menuju Gunung Meriah juga ada di kawasan Kecamatan Pagar Merbau menuju Galang serta di daerah Kecamatan Hamparan Perak menuju Binjai.
Kerusakan-kerusakan jalan ini sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu tepatnya pada saat pemerintahan dipegang oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.
Meski sudah sempat dianggarkan untuk perbaikannya oleh Pemprov Sumut namun karena masalah kekurangan anggaran kembali pelaksanaannya tidak jadi direalisasikan.
Belum diketahui secara pasti kapan perbaikan jalan Provinsi ini akan dilakukan Pemprov Sumut.
(dra/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Berbulan-Bulan Air Sungai Blumai Hitam Pekat saat Pagi Hari, Diduga Dicemari Limbah Perusahaan |
|
|---|
| Olimpiade Sains Piala Bupati Deli Serdang Bayar Rp 100 Ribu, Penyelenggara Sebut untuk Operasional |
|
|---|
| Ratusan KK di Desa Muliorejo dan Purwodadi Deli Serdang Resah dengan Debu Pabrik Gula Milik PTPN |
|
|---|
| Baru Ditunjuk Jadi Ketua PAN Deli Serdang, Bayu Sumantri Optimis Bisa Dapat 7 Kursi di Pileg |
|
|---|
| Pemudik Mulai Padati Bandara Kualanamu, Pintu Kedatangan Domestik Dipenuhi Keluarga Penumpang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bupati-Deli-Serdang-dr-Asri-Ludin-Tambunan-menemui-warga-yang-menghadang.jpg)