Deli Serdang Terkini

Sudah 3 Hari BBM Langka di Deli Serdang, Pengendara Antre hingga Berjam-jam

Antrean panjang masih terjadi di beberapa SPBU di sekitaran Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kawasan Tanjung Morawa.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
ANTRE BBM - Sejumlah pengguna sepeda motor antre berlapis lapis untuk mendapatkan pelayanan di SPBU Paluh Kemiri, Senin (1/12/2025). Sudah tiga hari lamanya BBM langka di Deli Serdang. 

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Antrean panjang masih terjadi di beberapa SPBU di sekitaran Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kawasan Tanjung Morawa dan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang, Senin (1/12/2025).

Untuk mendapatkan BBM warga harus rela antre hingga berjam-jam. Antrean panjang terlihat sampai ke Jalinsum hingga mengganggu lalulintas. Terhitung sudah 3 hari lamanya BBM sulit untuk didapatkan masyarakat di Lubuk Pakam dan Tanjung Morawa. 

Pantauan www.tribun-medan.com Senin pagi tidak semua SPBU melakukan pelayanan. Beberapa diantaranya banyak yang kosong dan kehabisan stok. Tidak hanya BBM bersubsidi yang non Subsidi pun ikut kosong. 

Sementara salah satu SPBU yang paling banyak diserbu masyarakat adalah SPBU samping Suzuya Tanjung Morawa dan SPBU Paluh Kemiri Lubuk Pakam.

Khusus di SPBU samping Suzuya karena area halaman sempit membuat antrean sampai ke Jalinsum. 

Meski pihak Dinas Perhubungan dan Kepolisian ikut mengatur lalulintas namun di area ini Jalinsum tampak padat merayap.

Sementara itu di SPBU Paluh Kemiri antrean sepeda motor tampak sudah berlapis-lapis. Jeritan pengendara yang sudah jenuh mengantre berulang kali terdengar. 

"Woi agak dipercepat sikitlah,"teriak warga. 

Nurhalimah salah satu warga yang antri saat itu terlihat datang ke SPBU dengan membawa anak kecil.

Meski sedang cuaca panas namun ia tidak ada pilihan lain. Anaknya pun ikut kena panas saat itu. 

"Kemarin sempat antre tapi rupanya sudah dekat habis pertalitenya. Ini ya takut juga udah lama-lama antre rupanya habis. Sudah satu jam lebih untuk dapatkan pertalite. Udah dikit lagi ini minyaknya di sepeda motor dipakai buat kerja dan antar jemput anak sekolah ya habis," kata Nurhalimah. 

Kepala Regu di SPBU Paluh Kemiri, Eka mengatakan sudah dua hari SPBU di tempatnya ini tidak ada pelayanan.

Hal ini lantaran tidak adanya pasokan BBM yang datang dari Pertamina. Diakui sejauh ini belum ada dapat tambahan pasokan untuk mereka. 

"Tadi malam setengah 12 baru masuk BBM tempat kita. Pertalite 16 ton dan Pertamax 8 ton. Normal memang segitu biasanya dapat. Kemarin itu 2 hari nggak ada pelayanan karena banjir jadi nggak dikirim minyaknya," kata Eka.

(dra/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved