Liga 4 Sumut Digelar, 17 Tim Dibagi Tiga Grup

Persiapan kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara musim 2025/2026 terus dimatangkan oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumut.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
LIGA 4 – Ilustrasi Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara. PSSI Sumut terus mematangkan persiapan Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara setelah dua tim mengundurkan diri. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Persiapan kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara musim 2025/2026 terus dimatangkan oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumut. Sejumlah aspek teknis hingga non-teknis kini dipastikan berjalan sesuai rencana demi menghadirkan kompetisi yang kompetitif dan berkualitas.  Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh PSSI Sumut, kompetisi kasta keempat ini akan mulai kick-off pada 26 Maret 2026.

Sekretariat PSSI Sumut, Yosephine Sembiring, menyampaikan bahwa secara umum progres persiapan berjalan cukup baik. Meski demikian, dinamika terjadi menjelang pelaksanaan kompetisi, menyusul keputusan dua tim, Mahkota Palas dan Batak United FC, yang memilih mengundurkan diri.

“Persiapan sejauh ini cukup baik, dan kita akan menggunakan tiga lapangan untuk kompetisi. Kemudian jumlah peserta kita bagi menjadi tiga grup dengan total 17 tim, setelah Mahkota Palas dan Batak United FC mengundurkan diri,” ujar Yosephine kepada Tribun Medan.

Mundurnya dua tim tersebut membuat PSSI Sumut harus melakukan penyesuaian, termasuk menggelar ulang proses pengundian (drawing) grup. Langkah ini diambil guna menjaga keseimbangan dan keadilan dalam pembagian grup peserta. “Setelah kedua tim mundur, kita langsung lakukan drawing ulang supaya pembagian grup lebih adil. Jadi komposisi grup sekarang sudah berbeda dari sebelumnya,” jelasnya.

Adapun hasil pembagian grup terbaru adalah sebagai berikut, Grup A diisi oleh PS Kwarta, Poslab Labuhanbatu, PS Harjuna Putra, Binjai City SC, Brimo Langkat, dan Gunung Sitoli Khoda FC. Kemudian, Grup B dihuni Gumarang FC, Ratu FC, PS TGM, Agtagana United FC, PS Taruna Satria Tebingtinggi, serta Batubara FC. Sementara Grup C terdiri dari Muspika Unimed FC, Tanjungbalai United FC, Paya Bakung United, Satria Muda FC, dan Pelita Medan Soccer.

Baca juga: Laga Lawan PSPS, PSMS Kembali Latihan dan Bidik Kemenangan Krusial

Terkait pengunduran diri Mahkota Palas dan Batak United FC, Yosephine menyebut pihaknya masih menunggu keputusan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengenai kemungkinan sanksi yang akan diberikan.

“Kita masih menunggu dari Komdis terkait sanksi apa yang akan diberikan. Namun pada prinsipnya, kami juga memaklumi karena kondisi setiap klub berbeda-beda, apalagi keputusan mundur ini diambil saat kompetisi sudah semakin dekat. Kalau dipaksakan juga kasihan, jadi harapannya mereka bisa kembali berpartisipasi di musim berikutnya,” ungkapnya.

Untuk mendukung kelancaran jalannya kompetisi, PSSI Sumut telah menyiapkan tiga venue pertandingan, yakni Lapangan Cadika, Lapangan Yon Zipur, dan Lapangan Unimed. Penentuan penggunaan masing-masing lapangan tersebut sepenuhnya diatur oleh operator kompetisi, yang berkoordinasi langsung dengan pihak pengelola venue guna memastikan kesiapan fasilitas serta kelancaran setiap pertandingan.

“Penentuan penggunaan lapangan itu dari operator yang berkomunikasi dengan pihak lapangan. Kami dari PSSI tentu mendukung penuh, yang penting kompetisi bisa berjalan dengan baik,” tambah Yosephine. (cr29/Tribun-Medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved