Simalungun Juara Umum Kejurda Muaythai Sumut

Pada Kejurda yang diikuti 85 atlet dari 12 Pengcab ini, Kabupaten Simalungun keluar sebagai juara umum setelah memperoleh 14 medali.

TRIBUN MEDAN/HO
PENUTUPAN KEJURDA - Penutupan Kejurda Muaythai Sumatra Utara (Sumut) di Gedung Serbaguna Kisaran, Kabupaten Asahan pada 4 Oktober 2025. Pada kejuaraan ini, Simalungun keluar sebagai juara umum. 

TRIBUN - MEDAN,com, MEDAN - Kejuaraan Daerah (Kejurda) Muaythai Sumatra Utara (Sumut) rampung digelar di Gedung Serbaguna Kisaran, Kabupaten Asahan pada 2-4 Oktober 2025.

Pada Kejurda yang diikuti 85 atlet dari 12 Pengcab ini, Kabupaten Simalungun keluar sebagai juara umum setelah memperoleh 14 medali terdiri dari 6 emas, 4 perak dan 4 perunggu. Sementara diperingkat kedua dihuni Tapanuli Utara dengan perolehan 6 emas, 3 perak dan 1 perunggu. Kemudian peringkat ketiga dihuni tuan rumah Asahan dengan 5 emas, 4 perak dan 2 perunggu. 

Sekum Pengprov MI Sumut, Zulkifli Lubis menjelaskan bahwa Kejurda ini merupakan ajang tahunan yang dimiliki Pengprov MI Sumut, sekaligus m persiapan untuk menatap Pekan Olahraga Provinsi Sumut Utara (Porprovsu) tahun 2026 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTT-NTB 2028 mendatang. 

"Kejurda ini merupakan agenda tahunan yang masuk dalam program kerja yang sudah kita ajukan ke KONI Sumut. Jadi ajang ini juga persiapan Porprovsu dan PON 2028. Karena muaythai masuk di cabor PON NTT- NTB," kata Zulkifli Lubis kepada Tribun Medan melalui seluler, Minggu (5/10). 

Pada kejurda ini, diakui Zulkifli bahwa banyak muncul atlet-atlet baru yang memiliki bakat yang berpotensial. Bahkan, talenta-talenta itu bisa menunjukkan persaingan ketat dengan atlet eks PON yang turut ikut dalam ajang ini. 

"Di sini banyak kemajuan dari kabupaten dan kota, terutama kabupaten kota yang baru bergabung yang sangat antusias mengikuti kejuaraan. Contohnya Tanah Karo dan Tanjung Balai ada perkembangan yang lebih bagus. Persaingan dari atlet eks PON sangat sengit,jadi permainan berimbang," ujarnya. 

Oleh sebab itu, pria yang akrab disapa Zul itu mengatakan bahwa pihaknya akan bertekad melakukan pembinaan yang berkesinambungan terhadap bakat-bakat yang muncul ini. Karena, talenta-talenta ini akan menjadi akar rumput bagi muaythai Sumut untuk menghadapi multi event olahraga di nasional maupun internasional. 

Baca juga: Tunjukkan Peningkatan yang Signifikan, Pesepakbola Putri Sumut Bergabung di KL Rangers FC

"Kalau kita sebagai Pengprov Sumatera Utara tetap akan membina dan membangun di setiap kabupaten dan kota untuk mencari bibit-bibit atlet. Sehingga kita untuk mengolahragakan dan mencari bibit untuk menuju nasional dan internasional," katanya. 

Ia berharap ke depannya seluruh pengcab kabupaten dan kota bisa bersinergi dengan pengprov untuk menjalankan seluruh program pembinaan ini. 

"Kita minta kedepannya semoga ini menjadi tetap agenda tahunan. Kita akan keliling ke seluruh kabupaten/kota yang telah terbentuk di Sumatera Utara yaitu di 23 kabupaten dan kota," ungkapnya. 
Disisi lain, Zul menyampaikan rasa perihatinnya terhadap pengurus KONI Sumut yang sama sekali tidak hadir pada Kejurda ini. Ia berharap pengurus KONI Sumut yang baru bisa menjalankan program pembinaan dengan baik, meskipun dengan keterbatasan yang ada. 

"Kita juga meminta kepada KONI Sumatera Utara untuk bisa lebih memperhatikan pembinaan di muaythai dan bisa lebih baik lagi pembinaannya dibandingkan dengan kepengurusan KONI Sumatera Utara sebelumnya," pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved