Lisbet dan Selamet Diringkus di Binjai, Dua dari Empat Tersangka Pembunuhan Lansia di Riau 

kedua tersangka diamankan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara.

Tayang:
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Eti Wahyuni
IST
PEMBUNUHAN - Tampang pembunuh Dumaris Deniwati Br Sitio (60) warga Jalan Kurnia, Limbangun Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, yang diringkus di Kota Binjai, Sumatera Utara, Minggu (3/5/2026).  

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI -  Dua dari empat tersangka yang membunuh Dumaris Deniwati Br Sitio (60) warga Jalan Kurnia, Limbangun Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, diringkus di Kota Binjai, Sumatera Utara.

Ada pun kedua identitas tersangka ialah Selamat alias Amat (34) warga Jalan Bale Redelong, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dan Lisbet Barasa (22) warga Jalan Pendidikan, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan.

"Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai dan Tim Gabungan Jatanras Polda Riau serta Polresta Pekanbaru mendapat informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya, bahwa tersangka Selamat dan Lisbet berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai," kata Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hizkia Siagian, Minggu (3/5/2026).

Mendapat informasi tersebut, tim gabungan langsung melakukan penyisiran. Pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, kedua tersangka diamankan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara.

"Selanjutnya tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polres Binjai guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. Kemudian tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polresta Pekanbaru via jalur udara dari Bandara Kualanamu," kata Hizkia.

Baca juga: Ternyata Tersangka Pembunuh Lansia di Pekanbaru yang Lari ke Kota Binjai Mau Ngontrak Rumah

Dikabarkan sebelumnya, Dumaris ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/4/2026) siang.

Korban ditemukan oleh suaminya, Salmon Mena, dalam kondisi tergeletak bersimbah darah. Rekaman CCTV mengungkap jejak para tersangka. Dari empat tersangka tersebut, salah satunya diduga wanita berinisial AF yang merupakan menantu korban.

Detik-detik aksi pembunuhan itu juga terekam jelas di kamera CCTV. Awalnya, para tersangka datang menggunakan mobil hitam.

Seorang wanita berkaus hitam yang diduga adalah menantu korban berinisial AF masuk ke halaman rumah disusul wanita lain yang mengenakan jaket hoodie warna biru. Tak lama kemudian, dua orang pria menyusul keduanya.

Tak lama setelah itu, korban keluar dari dalam kamar dan membuka pintu menyambut tamu tersebut. Wanita yang diduga menantunya sempat menyalami korban. Entah apa yang mereka bicarakan. Namun, situasi saat itu terlihat normal-normal saja.

Hingga kemudian seorang pria yang diduga selingkuhan AF datang sambil membawa kayu balok. Seketika itu ia memukulkan kayu tersebut ke kepala korban hingga terkulai.

Kasus ini mendapatkan atensi khusus dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Irjen Herry meminta jajaran Polresta Pekanbaru mengusut tuntas dan menangkap para tersangka tersebut.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved