FKG USU Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Binjai, Melalui Pembuatan Gigi Tiruan Gratis

Residen dan PS PPDGS Prostodonsia FKG USU menghadirkan pelayanan gigi tiruan

Editor: Aisyah Sumardi
TRIBUN MEDAN
Tim PS PPDGS Prostodonsia FKG USU, pengurus Vihara Binjai, pasien dan warga Binjai pada kegiatan bakti sosial, penyuluhan dan perawatan gigi tiruan gratis di Balai Pengobatan Gratis Vihara Buddha Binjai, Sabtu (17/1/2026) 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Upaya peningkatan kesehatan gigi dan mulut masyarakat terus dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (FKG USU). Melalui Program Pendidikan Dokter 
Gigi Spesialis (PPDGS) Prostodonsia, FKG USU menggelar kegiatan bakti sosial perawatan gigi tiruan gratis di Balai Pengobatan Gratis Vihara Buddha Binjai, Sabtu (17/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 warga yang berasal dari lingkungan sekitar vihara.

Tim PS PPDGS Prostodonsia FKG USU, pengurus Vihara Binjai, pasien dan warga Binjai pada kegiatan bakti sosial, 
penyuluhan dan perawatan gigi tiruan gratis di Balai Pengobatan Gratis Vihara Buddha Binjai, Sabtu (17/1/2026).
Tim PS PPDGS Prostodonsia FKG USU, pengurus Vihara Binjai, pasien dan warga Binjai pada kegiatan bakti sosial, penyuluhan dan perawatan gigi tiruan gratis di Balai Pengobatan Gratis Vihara Buddha Binjai, Sabtu (17/1/2026). (TRIBUN MEDAN)


Bakti sosial bertajuk “Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kota Binjai melalui 
Penyuluhan dan Perawatan Gigi Tiruan” ini merupakan bagian dari program pengabdian 
masyarakat yang dirancang secara berkelanjutan dan komprehensif. Rangkaian kegiatan telah 
dimulai sejak tahap pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, pencetakan rahang, proses pembuatan 
gigi tiruan di laboratorium, hingga pemasangan gigi tiruan kepada pasien yang dilaksanakan pada 
kegiatan puncak kali ini. Sebanyak 13 pasien mendapatkan layanan rehabilitasi berupa gigi tiruan 
cekat dan gigi tiruan lepasan, sesuai dengan kebutuhan klinis masing-masing pasien.


Ketua tim pengabdian masyarakat FKG USU, drg. Ariyani, MDSc., Sp.Pros., Subsp. PKIKG(K), 
menjelaskan bahwa permasalahan kehilangan gigi masih banyak ditemukan di masyarakat, 
terutama pada kelompok usia dewasa dan lanjut usia. Namun, kondisi tersebut sering kali tidak 
ditangani karena keterbatasan akses layanan dan biaya perawatan.


“Gigi tiruan bukan hanya berfungsi untuk estetika, tetapi sangat penting untuk mengembalikan 
fungsi pengunyahan, bicara, serta meningkatkan kualitas hidup dan rasa percaya diri pasien. 
Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan perawatan yang layak dan 
aman,” ujar drg. Ariyani.


Pelaksanaan kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi dengan Balai Pengobatan Gratis Vihara 
Buddha Binjai sebagai mitra pelaksana. Alumni PPDGS Prostodonsia FKG USU yang juga 
berperan sebagai perwakilan mitra drg. Ivana Halim, Sp.Pros., berperan dalam memediasi fakultas 
dengan mitra, berperan aktif dalam memfasilitasi lokasi kegiatan, dan mendukung kelancaran 
seluruh rangkaian bakti sosial, mulai dari tahap persiapan hingga pemasangan gigi tiruan. 


Dukungan mitra dinilai sangat penting dalam memastikan kegiatan dapat berjalan tepat sasaran 
dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.


Kegiatan bakti sosial ini juga dihadiri oleh Ketua Program Studi Spesialis Prostodonsia FKG USU, 
drg. Ricca Chairunnisa, Sp.Pros., Subsp. OGST(K), serta Sekretaris Departemen Prostodonsia 
FKG USU, drg. Siti Wahyuni, M.DSc. Dalam kesempatan tersebut, drg. Ricca menyampaikan 
apresiasi atas sinergi antara sivitas akademika FKG USU dan mitra pelayanan kesehatan 
masyarakat dalam menghadirkan layanan rehabilitasi gigi tiruan secara gratis.


Selain pelayanan klinis, peserta juga mendapatkan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, 
khususnya mengenai pentingnya penggunaan dan perawatan gigi tiruan. Materi edukasi meliputi 
cara membersihkan gigi tiruan, kebiasaan yang perlu dihindari, serta tips menjaga kenyamanan 
dan daya tahan gigi tiruan dalam jangka panjang. Penyuluhan ini berlangsung interaktif dan 
disambut antusias oleh para peserta.


Sebagai puncak kegiatan, dilakukan pemasangan gigi tiruan secara simbolis kepada beberapa 
pasien penerima manfaat. Momen ini menjadi penanda selesainya rangkaian perawatan yang telah 
dijalani pasien sejak tahap pencetakan gigi sebelumnya. Kegiatan kemudian ditutup dengan 
penyerahan cendera mata serta sesi foto bersama.


Melalui kegiatan bakti sosial ini, PPDGS Prostodonsia FKG USU berharap dapat meningkatkan 
kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut, sekaligus memperluas akses 
masyarakat terhadap layanan rehabilitasi gigi tiruan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata 
pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, 
serta memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan dan mitra layanan kesehatan di Kota 
Binjai.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved