Bola Sumut

Asprov PSSI Programkan Konsep ke Askab dan Askot,Tiap Tim Bermain 30-50 Pertandingan Setahun

Sehingga nanti dengan kompetisi yang kita bikin, setiap tim mempunyai kesempatan bermain 30-50 pertandingan selama setahun.

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/APRIANTO TAMBUNAN
Plt Ketua Asprov PSSI Sumut, Arya Mahendra Sinulingga 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumatra Utara memaparkan konsep program sepakbola kepada Askab dan Askot se-Sumut di Hotel Herper, Kota Medan, Kamis (4/4/2024).

Plt Ketua Asprov PSSI Sumut, Arya Mahendra Sinulingga mengatakan, melalui pemaparan ini, pihaknya ingin mengajak seluruh Askab dan Askot di Sumut agar bisa bekerjasama mengaitkan program yang dimiliki PSSI Pusat dengan Asprov PSSI Sumut.

Sehingga hal ini bisa membawa perkembangan terhadap sepakbola Sumatra Utara, terkhusus terhadap pemain maupun wasit yang ada.

"Jadi pusat itu punya program bagaimana kita bisa masuk ke Piala Dunia U-17, U-20, U-21, U-23 hingga senior.

Tentunya ini kan berangkat dari daerah-daerah juga stok pemainnya. Kemudian juga wasit, kita kan pengen wasit bisa masuk hingga ke FIFA, stoknya kan dari daerah juga. Jadi kita kaitkan dengan Sumatra Utara," kata Arya Mahendra Sinulingga, Kamis (4/4/2024).

Melalui program ini, katanya, Asprov PSSI Sumut ingin melahirkan pesepakbola daerah yang memiliki potensi yang memumpuni.

Sehingga kedepannya perkembangan sepakbola di Sumatra Utara pun akan semakin maju.

"Sehingga nanti dengan kompetisi yang kita bikin, setiap tim mempunyai kesempatan bermain 30-50 pertandingan selama setahun. Nah ini akan menghasilkan pemain-pemain yang sangat banyak dari Sumatra Utara. Dan ini akan ke seluruh Kabupaten/Kota," jelasnya.

Untuk itu, Arya berharap, melalui terobosan baru yang dimiliki Asprov PSSI Sumut ini kedepannya Asprov, Askab dan Askot yang ada di

Sumatra Utara mengetahui tanggungjawab masing-masing.

Dengan begitu, sepakbola di Sumut pun menurutnya akan semakin baik.

"Program ini lah kita hubungkan antara Askab/Askot tanggungjawabnya apa, kemudian Asprov tanggungjawabnya apa. Kemudian juga masalah wasit juga kita buat koordinasi antara wasit ke Askab dan ke Asprov akan kita atur. Kita juga bagaimana standar honor wasit atau perangkat pertandingan," pungkasnya.

(Cr29/tribun-medan.com)

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter    

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved