Liga Inggris

Cerita Erik Ten Hag jadi Pelatih Tottenham Hotspur, Gagal Karena Sikap Datar di Wawancara

Kisah Tottenham Hotspur memutuskan untuk tidak menunjuk Erik ten Hag sebagai pengganti

Editor: Dedy Kurniawan
ANDY BUCHANAN /
Manajer Manchester United asal Belanda Erik ten Hag menyaksikan pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Newcastle United dan Manchester United di St James' Park di Newcastle-upon-Tyne, timur laut Inggris pada 2 Desember 2023. ANDY BUCHANAN / AFP 

Tribun-Medan.com - Kisah Tottenham Hotspur memutuskan untuk tidak menunjuk Erik ten Hag sebagai pengganti Jose Mourinho, setahun sebelum ia mengambil pekerjaan di Manchester United.

Baca juga: Baznas Tingkatkan Efektivitas, Efisiensi dan Pengelolaan Zakat

Baca juga: PREDIKSI Skor Timnas Indonesia vs Jepang, Rangking FIFA Bak Langit dan Bumi

Seperti diketahui, Klub asal London Utara tersebut melakukan pembicaraan dengan manajer Ajax saat itu, Ten Hag, pada musim panas 2021, tetapi ia gagal meyakinkan hierarki Spurs dalam wawancara yang kurang memuaskan.

Mengontrak Nuno Espirito

Mereka justru memutuskan untuk mengontrak Nuno Espirito Santo, yang dipecat oleh klub Liga Utama Inggris setelah hanya empat bulan menjabat.

Baca juga: VIRAL! Pernikahan di Grobogan jadi Perhatian Publik, Maharnya Mobil Pajero Sport, Motor Hingga Sapi

Baca juga: Biomethane Ada di Langkat, Syah Afandin: Ini Pertama Kali di Indonesia, Patut Dicontoh

Jadi, mengapa mereka tidak memilih Ten Hag? Menurut Daily Mail, ia terlalu "datar" dalam wawancara dan membuat permintaan yang membingungkan para pemangku jabatan di klub.

Baca juga: Biomethane Ada di Langkat, Syah Afandin: Ini Pertama Kali di Indonesia, Patut Dicontoh

Konon, ia bersikeras hanya membawa satu pelatih bersamanya, Sjors Ultee, bukannya seluruh staf pelatih, yang juga dikabarkan membuat kepala para eksekutif terangkat.

Ragukan Ten Hag Soal Bahasa Inggris
Seperti yang diungkapkan dalam laporan terbaru dari The Athletic, eksekutif senior di Spurs memiliki kekhawatiran terhadap "kemampuan Ten Hag berbahasa Inggris dan kemampuannya untuk menyampaikan ide-ide". 

Baca juga: Syah Afandin Buka RKPD dan RPJMD 2025-2045 Langkat, Inilah 6 Poin Capaiannya

Setahun kemudian, Ten Hag diangkat sebagai manajer Manchester United setelah ia berhasil mengesankan direktur John Murtough dan Darren Fletcher dengan filosofi dan visinya untuk klub.

 

Baca juga: PREDIKSI Skor Timnas Indonesia vs Jepang, Rangking FIFA Bak Langit dan Bumi


Manchester United dikabarkan positif dalam pembicaraan dan menawarkan Ten Hag kontrak tiga tahun.

"Selama empat tahun terakhir di Ajax, Erik telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pelatih paling menarik dan sukses di Eropa, terkenal karena sepak bola menyerang yang atraktif dan komitmennya terhadap pemain muda," kata Murtough ketika berita ini diumumkan.

Baca juga: VIRAL! Pernikahan di Grobogan jadi Perhatian Publik, Maharnya Mobil Pajero Sport, Motor Hingga Sapi

Kagumi Visi Ten Hag

"Dalam percakapan kami dengan Erik menjelang penunjukan ini, kami sangat terkesan dengan visinya jangka panjang untuk mengembalikan Manchester United ke level di mana kami ingin bersaing, dan tekad serta determinasinya untuk mencapainya."

Setelah adanya kekhawatiran terkait komunikasi Ten Hag dalam wawancara di Spurs, ia kemudian menepis saran bahwa ia sedang mengikuti pelajaran bahasa Inggris setelah dikaitkan dengan pekerjaan tersebut pada Maret 2022.

Tetapi tekadnya untuk lancar berbahasa Inggris terlihat jelas dalam beberapa minggu awal kepemimpinannya dan seterusnya.

Baca juga: Pemkab Langkat Hadiri Komsos TNI AD Bersama Rakyat Siap Hadapi Dampak Perubahan iklim Global

(*/Tribun-Medan.com) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved