Seluruh Vihara Naungan Keluarga Buddhayana Indonesia Menggelar Doa Bersama untuk Pemilu Damai 2024

Bertepatan dengan 65 tahun Hari Sangha Agung, seluruh Vihara naungan KBI se-Indonesia menggelar doa bersama untuk kelancaran damainya Pemilu 2024.

Editor: Ilham Akbar
Tribun Medan/HO
Bertepatan dengan Peringatan 65 tahun Hari Sangha Agung Indonesia, dilangsungkan doa bersama yang dilaksanakan pada hari Senin (22/1/2024) di Vihara Sakyawanaram, Pacet, Jawa Barat. 

TRIBUN-MEDAN.com, JAWA BARAT - Bertepatan dengan Peringatan 65 tahun Hari Sangha Agung Indonesia, dilangsungkan doa bersama yang dilaksanakan pada hari Senin (22/1/2024) di Vihara Sakyawanaram, Pacet, Jawa Barat.

Doa bersama ini diikuti oleh seluruh vihara yang dibawah naungan Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) se-Indonesia yang dipimpin oleh Mahanayaka Sagin Y.M. Nyanasuryanadi, Mahathera, Ketua Umum Sagin Y.M. Khemacaro, Mahathera, Nakaya Theravada Sagin Y.M. Nyanakaruno, Mahathera, Nayaka Vajrayana Sagin Y.M. Lobsang Gyatso, Sthavira, Nayaka Mahayana Sagin Y.M. Nyanamaitri, Mahasthavira, dan seluruh Biksu/Biksuni Sangha Agung Indonesia untuk menyampaikan harapan dan keinginan akan kelancaran damainya proses pemilihan umum (pemilu) 2024.

Tahun ke 65 tahun hari SAGIN menjadikan momentum refleksi penting untuk menguatkan semangat persatuan dan toleransi.

Melalui doa bersama, diharapkan agar proses pemilu yang akan datang berlangsung dengan damai, adil dan transparan.

Dalam doa bersama ini, agar setiap pemilih diberikan kebijaksanaan untuk memilih pemimpin yang mampu membawa kemajuan, kedamaian dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Peringatan 65 tahun Hari Sangha Agung Indonesia 2
Melalui doa bersama, diharapkan agar proses pemilu yang akan datang berlangsung dengan damai, adil dan transparan.

Harapan bersama adalah agar pemilu menjadi cermin keberagaman dan kemajemukan bangsa serta memberikan hasil yang mencerminkan kehendak rakyat.

Semoga doa bersama ini menjadi titik awal bagi sebuah pemilu yang damai, bermartabat dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik dan menjadi sarana bagi kemajuan dan kebaikan bagi bangsa Indonesia.

Dalam rangkaian kegiatan ini juga dilangsungkan Sarasehan Sangha Agung Indonesia, Y.M. Nyanasuryanadi, Mahathera selaku Mahanayaka Sangha Agung Indonesia menyampaikan sejarah awal mula perjuangan Mahabiksu Ashin Jinarakkhita menghidupkan kembali Agama Buddha di Indonesia dengan peringatan Waisak di Candi Borobudur pada masa awal-awal kemerdekaan.

Beliau menekankan bahwa Mahabiksu Ashin Jinarakkhita sangat berharap agama Buddha yang berkembang di Indonesia adalah ajaran Buddha yang pernah dijalankan oleh nenek moyang Bangsa Indonesia dan berdasarkan pada nilai-nilai yang terkandung di Candi Agung Borobudur.

Dilanjutkan dengan nasehat-nasehat dari Y.M. Nyanamaitri, Mahasthavira tentang disiplin menjalankan latihan sebagai Sangha dan terus berjuang menyebarkan Buddha Dharma kepada seluruh umat Buddha.

Peringatan 65 tahun Hari Sangha Agung Indonesia 3
Semoga doa bersama ini menjadi titik awal bagi sebuah pemilu yang damai, bermartabat dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik dan menjadi sarana bagi kemajuan dan kebaikan bagi bangsa Indonesia.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved