Sumut Memilih

KPU Deli Serdang Mulai Lakukan Pelipatan Kertas Suara, Warga Datang Berbondong-Bondong

Selain mendatangi kantor KPU Deli Serdang mereka mendatangi gedung Cadika Lubuk Pakam tempat pelipatan dan penyortiran dilakukan. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN
Emak-emak mendatangi gedung Cadika Lubuk Pakam tempat dilaksanakan pelipatan dan penyortiran kertas suara Pemilu dengan harapan bisa diterima Jumat, (5/1/2024).  

TRIBUN-MEDAN.com,DELISERDANG- Kantor KPU Deli Serdang terus didatangi emak-emak yang ingin mendaftar menjadi pekerja pelipat kertas surat suara Pemilu Jumat, (5/1/2024).

Mereka berasal dari berbagai desa tidak hanya dari Kecamatan Lubuk Pakam tapi juga dari Kecamatan Beringin dan Tanjung Morawa.

Selain mendatangi kantor KPU Deli Serdang mereka mendatangi gedung Cadika Lubuk Pakam tempat pelipatan dan penyortiran dilakukan. 

Terhitung sudah dua hari pihak KPU Deli Serdang melakukan penyortitan dan pelipatan surat suara.  Pelaksanaan hari pertama dimulai di gedung Cadika dari Kamis, (4/1/2024).

Di gedung ini masih 80 orang yang dipakai jasanya untuk melakukan pelipatan kertas suara.

Mereka terbagi dalam 8 kelompok yang berbeda. Sementara warga yang saat ini belum diterima untuk bekerja terus berusaha mencari cara.

Mereka terus membujuk-bujuk Pegawai KPU agar diterima termasuk juga membujuk wartawan.

Meski wartawan tidak punya kewenangan dalam hal ini namun tetap saja mereka tidak percaya tidak mungkin wartawan tidak bisa mengusahakannya. 

"Tolonglah saya, kali ini saja. Dari pada di rumah kan duduk-duduk mending kan bisa bantu-bantu di sini. Sudah seringnya melipat kayak gini. Kami warga Desa Jati Sari sininya," ujar Mahani Lubis nenek berusia 59 tahun. 

Selain ada yang datang sendiri ada juga warga yang datang berkelompok.

Mereka mengaku sudah berhari-hari mendatangi kantor KPU bermaksud agar bisa diterima menjadi pekerja pelipat dan penyortir kertas suara.

Ketua KPU Deli Serdang, Syahrial Efendy mengaku saat ini baru 80 orang saja warga yang mereka terima untuk menjadi pelipat dan penyortir.

Diakui kalau sejauh ini sudah ada lebih dari seribu orang yang mendaftar dan datang dengan membawa fotocopy KTP.

Disebut sejauh ini pelaksanaan surat suara masih dilakukan di Cadika namun beberapa hari lagi akan mereka lakukan di tiga tempat lain. 

"Untuk saat ini kertas suara yang dilipat dan disortir masih untuk yang kertas DPR RI dapil Sumut 1. Kita juga masih tunggu kertas suara untuk Presiden dan DPD karena belum datang. Yang daftar ke kita dudah banyak lebih dari seribu itu. Surat suara juga belum datang semua. Yang datang kita tampung tapi ya nggak menjanjikan,"kata Syahrial. 

Syahrial mengatakan tidak ada syarat khusus untuk dapat diterima namun mereka udah ayakan usia dibawah 60 tahun.

Syahrial mengatakan sejauh ini anggaran untuk pembiayaan pelipatan surat suara juga belum turun sehingga belum bisa semua diterima.

Arahan dari KPU Provinsi untuk dilakukan pelipatan sudah mereka terima.

"Kalau untuk harga jasanya untuk surat suara Calon Presiden dan Wakil Presiden Rp 300 perlembar. Kalau untuk DPR, DPD dan DPRD Rp 350 karena lebih besar.

Masyarakat yang belum bisa kita terima bersabar sajalah dulu karena kita juga masih cari pola kerjanya seperti apa supaya dapat estimasinya nanti.

Untuk kedepan ada tiga tempat lagi ini yang mau kita rencanakan. Kalau kendala sejauh ini belum ada," kata Ziaulhaq Siregar Komisioner KPU Deli Serdang Divisi Teknis Penyelenggaraan.

(dra/tribun-medan.com). 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved