Sriwijaya FC vs PSMS

Laga Hidup Mati PSMS Lawan Sriwijaya FC demi Tiket 12 Besar, Pelatih Janjikan Happy Ending

Laga PSMS Medan melawan Sriwijaya FC besok adalah laga penentu bagi tim berjuluk Ayam Kinantan untuk mengamankan tiket menuju 12 besar Liga 2.

TRIBUN MEDAN/HO
Para pemain PSMS Medan saat menggelar latihan di stadion Jaka Baring Palembang menjelang laga melawan Sriwijaya FC, Sabtu (16/12/2023). 

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Laga PSMS Medan melawan Sriwijaya FC besok adalah laga penentu bagi tim berjuluk Ayam Kinantan untuk mengamankan tiket menuju 12 besar Liga 2 musim 2023/2024.

PSMS hanya perlu hasil imbang saat menjamu Sriwijaya FC di Stadion Jaka Baring Palembang, Minggu (17/12/2023) besok.

Saat ini PSMS Medan berada di peringkat ke 3 dengan 16 poin. Sementara itu Sriwijaya berada di posisi ke 4 dengan 13 poin.

Kemenangan atau minimal hasil imbang sangat penting bagi PSMS agar mengamankan tiket 12 besar.

Pelatih PSMS Pelatih Miftahudin Mukson mengatakan, 22 pemain yang diboyong ke Palembang telah bersiap melawati laga besok.

Miftah menegaskan, seluruh sudah mengikuti official training agar dapat menampilkan pemain besok.

"Kami berusaha, pascapermainan di Pakam sampai sore ini kami terus melakukan official training dan adaptasi cuaca yang sedang kita lakukan. Muda mudahan itu tidak ada masalah untuk menampilkan pemain besok. Dan tentu kami minta doa dari masyarakat besok," kata Miftahudin, Sabtu (16/12/2023).

Jelang pertarungan besok, Miftah mengaku telah mempersiapkan pemain jauh jauh hari. Melihat dua laga sebelumnya yang tidak maksimal pun menjadi salah satu bagian dari evaluasi tim.

Miftah pun meyakinkan agar pemain dapat bermain lepas tanpa merasa tertekan.

"Sampai official training hari ini kami tidak ada tekanan, artinya sepak bola saya sebagai pelatih hanya bisa mengkontrol permainan namun untuk hasil bagaimana itu nantinya yang menentukan kerja keras. Bismillah besok sore kita akan kerja keras lebih lagi dari dua match sebelumnya," tuturnya.

Laga PSMS dan Sriwijaya besok diyakini akan berjalan sengit. Sriwijaya yang berada diperingkat ke 4 juga ingin memastikan kemenangan besok agar dapat masuk ke putaran selanjutnya.

Apalagi Sriwijaya juga merupakan tim yang memiliki sejarah panjang dengan kualitas pemain yang cukup baik.

Meski mengaku tidak mudah, Miftahudin yakin timnya dapat membawa pulang kemenangan meski tidak diperkuat penyerangannya Jose Valencia yang cidera saat latihan.

"Tidak bisa ambil satu keuntungan karena satu pemain absen. Besok kami berusaha menampilkan happy ending pada laga putaran kedua ini, kami sudah evaluasi, dan kami sudah melihat kedalaman Sriwijaya, kami sudah sampai ke pemain pada saat latihan tim, artinya hari minggu mitos itu terpecahkan," kata Miftah.

Kegagalan mengamankan poin penuh pada saat menjamu PSPS yang berakhir imbang membuat PSMS harus dapat menang atau menahan imbang Sriwijaya jika ingin mendapatkan tiket 12 besar.

Meski tantangan semakin besar, pemain PSMS Yosep Ostanika Malau mengaku siap mengamankan 3 poin pada laga besok.

Dia meminta doa dan dukungannya masyarakat untuk laga penentu melawan Sriwijaya.

"Pasti berharap doa dan harapannya kami dapat poin 3, itu harus," tutupnya.

(cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved