Pilpres 2024
Empat Kali Gagal, Capres Prabowo Janji Berhenti Nyapres jika Pilpres 2024 Tak Menjadi Presiden
Prabowo mengungkapkan bahwa setiap Pilpres dan kalah, ia selalu membuktikan taat kepada undang-undang dengan mengakui kekalahan.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pernah empat kali gagal menjadi Presiden, Prabowo Subianto akan berhenti mencalonkan diri, bila Pilpres 2024 kalah.
Tercatat, Prabowo Subianto pertama kali mencalokan diri pada tahun 2004 dan kedua 2009.
Lalu yang ketiga 2014 dan terakhir 2019 lalu.
Prabowo Subianto mengaku tak masalah jika memang masyarakat Indonesia tidak memberinya mandat untuk memimpin RI.
Baca juga: Begini Cara Perhitungan Hasil dan Bobot Nilai SKB CPNS 2023
Hal ini diungkapnya dalam acara Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Majelis Ulama Indonesia (MUI) III 2023 pada Sabtu (2/12/2023).
Prabowo Subianto mengatakan bahwa untuk terakhir kalinya di Pilpres 2024, dia meminta mandat kepada masyarakat Indonesia agar diizinkan menjadi Presiden RI.
Namun dalam pemaparannya jika nantinya ternyata di Pilpres 2024 ini mandat itu tidak kunjung diberikan kepadanya, maka Prabowo Subianto memastikan akan taat kepada undang-undang.
Ia mengaku akan pensiun menjadi seorang Capres.
Baca juga: Tragis! Pria di Kephiang Bacok Adik dan Istrinya Hingga Tewas, Gegara Tak Mau Urus Ibu yang Sakit
"Tapi, kalau saudara tidak memberi mandat kepada saya, saya tidak apa-apa.
Saya seorang patriot.
Saya akan naik gunung, pensiun," kata Prabowo.
Prabowo mengungkapkan bahwa setiap Pilpres dan kalah, ia selalu membuktikan taat kepada undang-undang dengan mengakui kekalahan.
“Maka dari itu saya terus berjuang tetapi selalu di atas jalan yang benar,” ucap Prabowo.
Baca juga: RSUP Haji Adam Malik Kembali Lakukan Transplantasi Ginjal, Pasien Pertama setelah Pandemi
Prabowo yang menjadi Ketua Umum Partai Gerindra itu mengungkapkan kenapa getol ingin menjadi seorang Presiden RI.
Prabowo menegaskan, dia hanya ingin melihat bangsa Indonesia terhormat.
Oleh karena itu, dia dan calon wakil presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka akan membuat terobosan.
Salah satunya dengan menghilangkan kemiskinan di Indonesia.
Diketahui Prabowo Subianto sudah ikut kontestasi Pilpres sejak tahun 2009.
Baca juga: Nasib Bocah Disabilitas di Tasikmalaya, Meninggal Dianiaya Orangtuanya, Mirisnya Korban Anak Angkat
Saat itu, dia menjadi calon wakil presiden (Cawapres) dari Megawati Soekarnoputri.
Namun, pasangan calon Mega-Prabowo dikalahkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai petahana.
Di Pilpres 2014 Prabowo Subianto kembali maju sebagai Capres bersama Hatta Rajasa, namun Prabowo Subianto dikalahkan oleh Paslon Jokowi-JK.
Di Pilpres 2019, Prabowo Subianto kembali dikalahkan lagi oleh Jokowi sebagai petahana.
Kemudian di Pilpres 2024, setelah hampir lima tahun menjadi menteri Jokowi, Prabowo Subianto gandeng putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapresnya.
Artikel ini diolah Tribuntrends
Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Nasib-Prabowo-Subianto-maju-atau-tidaknya-di-Pilpres-2024.jpg)