Liga Italia

Jadwal Liga Italia AC Milan vs Frosinone, Momentum Luka Jovic Pamer Taji saat Krisis Ujung Tombak

Pekan 14 jadi peluang bagi Luka Djovic untuk tampil menjadi pahlawan. AC Milan praktis tanpa penyerang andalan saat menjamu Frosinone

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Dedy Kurniawan
(Marco BERTORELLO/AFP)
Gelandang AC Milan asal Nigeria Samuel Chukwueze merayakan bersama rekan satu timnya setelah mencetak gol pertama tim selama pertandingan sepak bola Grup F Liga Champions UEFA antara AC Milan dan Borussia Dortmund di stadion San Siro di Milan pada 28 November 2023. (Marco BERTORELLO/AFP) 

Tribun-Medan.com - Pekan 14 jadi peluang bagi Luka Djovic untuk tampil menjadi pahlawan. AC Milan praktis tanpa penyerang andalan saat menjamu Frosinone dalam pekan ke-14 Serie A di Stadion San Siro, Milan, Minggu (3/12) dini hari nanti.

Olivier Giroud terkena skorsing. Sementara Rafael Leao (paha), dan Noah Okafor (hamstring) juga absen karena cedera. Dengan demikian, Jovic seharusnya bisa mendapatkan kesempatan untuk mengakhiri paceklik golnya.

Masuk dari bangku cadangan di tengah pekan, tendangan sang penyerang asal Serbia membentur tiang gawang namun gagal mencetak gol, dan setelah delapan pertandingan liga sejak bergabung dengan status pinjaman, ia belum mencetak gol.

Baca juga: Hasil Akhir Laga PSMS vs Semen Padang 1-2

Baca juga: SOSOK Dio Suharyadi, Damkar Meninggal Saat Bertugas, Sedang Libur Tapi Tetap Berangkat Padamkan Api


Badai cedera yang juga menimpa lini tengah, dan lini belakang, membuat Rossoneri merosot performanya. Dan Kondisi Milan semakin memburuk setelah mereka dilumat Borussia Dortmund 1-3 di Liga Champions, dan juga telah kehilangan kesempatan dalam perebutan Scudetto Serie A. Mereka kini berusaha untuk meraih poin maksimal saat menghadapi Frosinone akhir pekan ini.

Baca juga: PENDETA HKI Binton Simanjuntak: Natalia Nainggolan Santai saat Tandatangani Akta Perkawinan

Baca juga: AC Milan Inkonsisten, Pemecatan Pioli Tinggal Tunggu Waktu, Manajemen Kantongi 3 Nama

Saat kedua tim bertemu di San Siro, Milan hanya memenangkan dua dari delapan pertandingan terakhir. Sementara itu, tim tamu yang baru saja promosi, naik ke papan atas klasemen dengan kemenangan dramatis atas Genoa.

Setelah empat pertandingan tanpa kemenangan beruntun dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan, Milan mengalahkan Fiorentina akhir pekan lalu, saat tendangan penalti Theo Hernandez di waktu tambahan babak pertama memastikan kemenangan yang ditunggu-tunggu oleh tim asuhan Stefano Pioli.


Krisis lini depan, memaksa Pioli menurunkan penyerang berusia 15 tahun, Francesco Camarda dalam kemenangan atas Fiorentina. Camarda yang masuk menit ke-83 gantikan Jovic, tercatat menjadi pemain termuda dalam sejarah Serie A.

 

Namun, tidak lama setelah Rossoneri bernapas lega, penderitaan mereka semakin bertambah setelah dilumat Dortmund. Rossoneri kini berharap keajaiban untuk bisa lolos, dengan mengalahkan Newcastle United di laga terakhir, dan berharap Dortmund mengalahkan PSG.


Duel kontra Frosinone dini hari nanti harusnya jadi pelipur lara bagi para Milanisti. Hanya kemenangan yang dapat memuaskan para pengkritik Pioli saat ini. Dan mereka punya cukup jaminan lantaran Milan hanya
hanya kalah satu kali dalam 33 pertandingan terakhir atas tim-tim promosi.

Tapi tim tamu tak boleh dipandang enteng. Meskipun mereka telah kalah dalam empat laga tandang terakhir di Serie A, penampilan kandang Canarini yang gemilang telah mendorong mereka ke papan atas klasemen.

Mengalahkan Genoa pada pertemuan terakhir, ketika pemain pinjaman berusia 20 tahun, Matias Soule, membuka skor dan Ilario Monterisi mencetak gol kemenangan di babak kedua, membawa tim asuhan Eusebio Di Francesco mengoleksi 18 poin dari 13 pertandingan pertama mereka. Saat ini, mereka bertengger di peringkat sepuluh klasemen sementara.

Dalam musim-musim kompetisi kasta tertinggi Frosinone sebelumnya, mereka belum pernah meraih posisi seperti ini. Dan ini menunjukkan seberapa baik sang juara Serie B beradaptasi dengan kehidupan di kancah kasta tertinggi.


 
Tambahan lagi, mereka merupakan tim yang potensial. Hampir dua pertiga dari gol mereka di liga musim ini dicetak oleh para pemain yang lahir pada tahun 2000 atau setelahnya, dan di antara lima liga top Eropa, hanya Chelsea, Real Madrid, Manchester City, dan Rennes yang memiliki jumlah yang lebih tinggi dalam hal ini. Milan karenanya harus hati-hati. (Tribunnews/den)

Prakiraan Susunan Pemain

AC Milan 4-2-3-1
Maignan; Calabria, Tomori, Krunic, Hernandez; Musah, Reijnders; Chukwueze, Loftus-Cheek, Pulisic; Jovic

Frosinone 4-2-3-1
Turati; Monterisi, Okoli, Romagnoli, Oyono; Bourabia, Barrenechea; Reinier, Soule, Ibrahimovic; Cheddira
 
 
(*/Tribun-Medan.com) 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved