Liga 1
ALASAN Radja Nainggolan Tertarik Main di Liga 1, Bhayangkara FC Gerak Cepat Nego Saat di Indonesia
Gelandang berusia 35 tahun itu tidak menolak tawaran yang diberikan oleh tim milik Kepolisian Republik Indonesia tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com - Pemain asal Belgia, Radja Nainggolan, memutuskan untuk melanjutkan karirnya dengan bergabung bersama klub Liga 1 2023/2024, Bhayangkara FC bukan tanpa alasan.
Gelandang berusia 35 tahun itu tidak menolak tawaran yang diberikan oleh tim milik Kepolisian Republik Indonesia tersebut.
Radja Nainggolan dikabarkan tertarik untuk bermain di persepakbolaan Indonesia.
Itu setelah ia melihat bahwa sepak bola Indonesia semakin profesional.
Semula Radja Nainggolan didatangkan ke Indonesia atas keinginan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Kehadirannya untuk menjadi brand ambassador Piala Dunia U-17 2023 bersama Sabreena Dressler.
Baca juga: PSMS Medan Vs Semen Padang - Miftah Janji Lanjutkan Tren Positif, Guntur Tak Masalah Main di Pakam
Setelah melihat pertandingan-pertandingan di Piala Dunia U-17 2023, Radja Nainggolan langsung ingin bermain di Indonesia.
Walhasil, mantan pemain AS Roma itu langsung bergabung bersama Bhayangkara FC di putaran kedua Liga 1 2023/2024.
"Ya benar Radja Nainggolan bergabung ke Bhayangkara FC," kata Chief Operating Officer (COO), Bhayangkara FC, Sumardji, Kamis (30/11/2023).
Sumardji menambahkan, saat Radja Nainggolan datang, manajemen klub berjulukan The Guardian itu langsung tertarik.
Bhayangkara FC melihat bahwa Radja Nainggolan menjadi pemain asing yang pas untuk lini tengah tim.
Baca juga: Radja Nainggolan Resmi Gabung Bhayangkara FC, Harga Pasarnya Belum yang Termahal di Liga 1
Manajemen Bhayangkara FC pun langsung membuka pembicaraan dengan Radja Nainggolan ketika berada di Indonesia.
Gayung bersambut, mantan pemain Inter Milan itu setuju bergabung dengan tim yang bermarkas di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, tersebut.
"Kami melakukan negosiasi waktu dia berada di Indonesia," kata Sumardji.
Lanjut Sumardji, pemain keturunan Indonesia itu mendapatkan kontrak selama setengah musim alias sampai Liga 1 2023/2024 berakhir.
Meski begitu, ada opsi perpanjangan kontrak yang diberikan kepada Radja Nainggolan apabila bermain bagus bersama tim asuhan Mario Gomez tersebut.
"Radja ingin bermain di Liga 1 2023/2024 lantaran tertarik dengan Liga Indonesia yang mulai digelar secara profesional," tulis rilis yang diterima BolaSport.com.
Radja Nainggolan digaet Bhayangkara FC usai berstatus tanpa klub.
Tim terakhir yang dibela pemain kelahiran 4 Mei 1988 itu yakni klub divisi ketiga Liga Italia, SPAL.
Bersama SPAL, Radja Nainggolan, tercatat tampil sebanyak 10 pertandingan.
Kemudian, mengoleksi satu gol dan dua assist.
Baca juga: SYARAT Manchester United Lolos 16 Besar Liga Champions, Butuh Keajiban di Laga Terakhir Fase Grup
Kehadiran Radja Nainggolan untuk menggantikan posisi dari George Blackwood.
Belum diketahui alasan George Blackwood dicoret Bhayangkara FC.
Padahal George Blackwood baru didatangkan Bhayangkara FCpada bursa transfer putaran kedua Liga 1 2023/2024.
Dia tercatat baru tampil dalam satu pertandingan.
Kala itu, George Blackwood turun saat Bhayangkara FC bermain imbang 1-1 kontra RANS Nusantara FC pada pekan ke-19 Liga 1 2023/2024 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (9/11/2023).
Adapun Bhayangkara FC saat ini masih berjuang untuk terhindar dari zona degradasi.
Bhayangkara FC berada di urutan ke-18 klasemen dengan torehan 10 poin.
Profile Radja Nainggolan
Perjalanan karier Radja Nainggolan Lahir di Antwerp, Belgia, pada 4 Mei 1988, Radja Nainggolan memulai karier profesional di klub Italia, Piacenza.
Adapun, Piacenza merekrut Nainggolan dari klub kampung halaman Nainggolan, Germinal Beerschot, pada 2005.
Nainggolan melakoni debut bersama tim utama Piacenza pada 28 Mei 2006 saat melawan Arezzo di kompetisi level kedua Liga Italia, Serie B.
Setelah lima musim berseragam Piacenza, Nainggolan kemudian pindah ke Cagliari.
Berkat performa apiknya, nama Nainggolan mulai dikenal publik sepak bola Negeri Piza.
Nainggolan tercatat empat setengah musim membela Cagliari di Serie A.
Pemain berposisi gelandang tengah itu mengemas 137 penampilan di semua kompetisi dan mencetak tujuh gol.
Performa ciamik Nainggolan bersama Cagliari lantas menarik perhatian AS Roma yang merekrutnya pada pertengahan musim 2013-2014.
Nainggolan pun menjadi pemain penting di AS Roma.
Sebanyak 203 laga dan 33 gol ia catatkan bersama Pasukan Serigala Ibu Kota.
Pemain yang dijuluki Ninja itu lantas pindah ke Inter Milan pada musim panas 2018.
Namun, kariernya bersama I Nerazzurri tak bertahan lama.
Semusim mengabdi di Giuseppe Meazza, Nainggolan kembali ke Cagliari dengan status pemain pinjaman.
Ia sempat kembali ke Inter pada awal musim 2020-2021, tetapi pada paruh kedua memutuskan kembali lagi ke Cagliari.
Pada awal musim 2020-2021, Nainggolan pulang ke Belgia untuk memperkuat Royal Antwerp.
Namun, kontraknya diputus pada pertengahan musim 2022-2023 setelah mengendarai mobil dengan SIM kadaluarsa dan ketahuan merokok.
Adapun klub Eropa terakhir yang dibela Radja Nainggolan adalah SPAL di mana ia menghabiskan paruh musim 2022-2023 bersama tim Serie B Liga Italia tersebut.
Di level internasional, Nainggolan mengoleksi enam gol dari 30 penampilan bersama timnas Belgia.
Ia masuk skuad Belgia untuk Euro 2016 di Perancis, tetapi absen pada Piala Dunia 2014 di Brasil dan 2018 di Rusia.
Biodata Radja Nainggolan
Nama lengkap: Radja Nainggolan
Tempat, tanggal lahir: Antwerp, 4 Mei 1988
Kewarganegaraan: Belgia
Posisi: Gelandang tengah
Tinggi badan: 176 cm
Karier klub:
2006–2010 - Piacenza
2010 - Cagliari (loan)
2010–2014 - Cagliari
2014 - AS Roma (loan) 2014-2018 - AS Roma
2018-2021 - Inter Milan
2019-2020 -Cagliari (loan)
2021 - Cagliari (loan)
2021-2022 - Royal Antwerp
2023 - SPAL
(tribun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di BolaSport.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/radja-nainggolan-kembali-perkuat-cagliari-musim-depan.jpg)