Revitalisasi Produktivitas UMKM Melalui Penerapan Mesin Pengupas Bawang
USU melalui LPM menggelar kegiatan Penerapan Mesin Pengupas Bawang untuk Meningkatkan Produktivitas Usaha Emping Jagung dan Bawang Goreng Kemasan.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Universitas Sumatera Utara, melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM), berhasil mewujudkan proyek yang bertujuan meningkatkan produktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor makanan ringan. Kegiatan yang diberi judul "Penerapan Mesin Pengupas Bawang untuk Meningkatkan Produktivitas Usaha Emping Jagung dan Bawang Goreng Kemasan pada UMKM HIPPI Sumatera Utara" dilakukan oleh Tim Dosen dari Fakultas Teknik, dipimpin oleh Ade Irwan, ST., MT. sebagai Ketua, dan didukung oleh Dr. Ir. M. Sabri MT. IPM. Asean Eng., Mahadi ST., MT., dan Andianto Pintoro ST., MT. sebagai Anggota.
Kemitraan dan Lokasi Kegiatan
Dalam kerangka proyek ini, UMKM yang terlibat adalah kelompok UKM Makanan Ringan yang tergabung dalam HIPPI UKM Sumatera Utara, diwakili oleh Ibu Sujiane AK, selaku Ketua HIPPI UKM Sumut dan pemilik usaha Jiane Snack. Lokasi kegiatan berlangsung di Kantor Sekretariat HIPPI UKM Sumut yang terletak di Jalan Darussalam No. 63, Kota Medan, pada hari Sabtu, 25 November 2023, mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.
Tantangan dalam Proses Produksi UMKM
Jiane Snack, sebagai UMKM fokus kegiatan, menghadapi tantangan dalam proses produksi, khususnya pada tahap pengupasan bawang. Proses ini, yang melibatkan pengupasan kulit bawang secara manual dengan pisau, mengakibatkan waktu produksi yang lama, iritasi mata, dan risiko cedera tangan. Untuk mengupas 15 kg bawang merah, diperlukan waktu 4-5 jam dengan bantuan dua karyawan, yang tentu saja tidak efektif dari segi waktu dan biaya.
Solusi Inovatif Melalui Penerapan Mesin Pengupas Bawang
Untuk mengatasi kendala tersebut, proyek ini memberikan solusi inovatif, yaitu penerapan mesin pengupas bawang dalam proses produksi jajanan dan bawang goreng. Selain itu, dilakukan pelatihan intensif mengenai pengoperasian dan perawatan mesin tersebut untuk memaksimalkan umur pakai alat. Disamping itu, penyuluhan mengenai manajemen usaha kecil juga diberikan untuk mendukung peningkatan produktivitas mitra. Selain mesin pengupas bawang, Tim Dosen USU juga menghibahkan satu unit mesin peniris minyak atau dikenal spinner machine kapasitas 1,5 kg agar dapat mendukung UKM secara tepat.
Antisipasi Peningkatan Kualitas Produksi
Harapan dari kegiatan ini adalah tercapainya peningkatan kualitas produksi UMKM Jiane Snack yang berada di bawah naungan HIPPI UKM Sumut. Penerapan teknologi tepat guna melalui mesin pengupas bawang diharapkan tidak hanya menyederhanakan proses produksi tetapi juga mengurangi biaya kerja karyawan. Dengan demikian, diharapkan UMKM dapat bersaing lebih efektif di pasar.
Kerjasama Antar Kampus dan UMKM untuk Kemajuan Bersama
Selain manfaat langsung bagi UMKM, kegiatan ini juga bertujuan membangun kerjasama yang baik antara kampus dan UMKM di Kota Medan. Dengan adanya pertukaran pengetahuan dan teknologi dari para akademisi kepada pelaku UMKM, diharapkan terbentuk ekosistem yang mendukung pertumbuhan dan kemajuan bersama.
Pesan dan Harapan untuk Masa Depan
Melalui langkah-langkah inovatif seperti penerapan mesin pengupas bawang, Universitas Sumatera Utara berharap dapat terus berkontribusi pada pengembangan UMKM di Sumatera Utara. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan tinggi dan pelaku UMKM untuk terus berkolaborasi demi menciptakan perekonomian yang lebih kuat dan berkelanjutan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Revitalisasi-Produktivitas-UMKM-Melalui-Penerapan-Mesin-Pengupas-Bawang-1.jpg)